I Was Wrong Part III

Standar

Chae rin pov

Aku pergi kesekolah seperti biasanya, tapi entah mengapa aku sama sekali tidak bersemangat sedikitpun

Aku terus menyusuri lorong kelas yg pada saat itu sangat ramai oleh para murid-murid lainya

Tapi tiba-tiba aku di kejutkan oleh kedatangan 4 orang namja di depanku yg menghentikan langkahku

Wajah mereka benar-benar tidak enak di lihat, aku mulai takut

Apakah mereka akan memarahiku kali ini..??ya aku sudah bersiap untuk itu

Tapi……betapa kagetnya aku, mereka tidak memarahiku melainkan menyodorkan setangkai bunga ilalang ke hadapanku..

Tiap namja itu memegang setangkai ilalang sambil tersenyum manis ke arahku, mengingatkanku pada kejadian masa kecil kami
Baca lebih lanjut

If you came into my heart part V

Standar

Ji eun Pov

“hemmm..apa yg mereka lakukan di dalam??kenapa begitu lama” tanyaku dalam hati sambil asik menikmati ice cream yg ada di tanganku

Lagi asiknya bersanma ice cream tiba-tiba ada seseorang yg menegurku dari belakang

“aghhhhhhh…kalian curang..!!” teriak orang tersebut yg kalau bukan siapa lagi selain kyu hyun oppa

“weeeehh hai dongseng kesayanganku gmana..??” Tanya heechul oppa padanya sambil merangkul kyu Baca lebih lanjut

Au revoir mon amour [One Shoot]

Standar

Disclaimer:

this is a fanfic, just a fanfic. Don’t ever think you want to try this, I’ll feel so guilty  =,=”

Although I’m sure some of you’ve feel the same way as this character—me.

Just remember every single problem in your life can be solved, Believe in your GOD and you’re self, it’ll help you to get out from it.

Some words are writing in French, I’m not an expert so if there’re some mistakes in grammar, I’m sorry..

Hope you understand this, Comment please -thx-

by : sparkyu^^

 

Baca lebih lanjut

I Was Wrong Part II

Standar

haihaihai…ni part selanjutnya dan lagi-lagi saya buatnya ngebut….fyuuuhhhhh



Author POV

Bel sekolah tanda berakhirnya sekolah sudah berbunyi

Dengan tergesa-gesa chae rin merapikan bukunya dan pergi meninggalkan kelas..

Tapi kyuhyun menghentikanya dengan segera

“lee chae rin..” katanya sambil menarik tangan chae rin

Chae rin tidak menoleh sedikitpun ke arahnya

“chae rin..benarkah ini kamu..??” Tanyanya ke pada chae rin

Dengan ragu-ragu akhirnya chae rin membalikan tubuhnya dan berkata

“ne oppa…apa kabarmu..??lama tak bertemu denganmu” katanya sambil tersenyum manis di depan kyuhyun

“apa yg kau lakukan di sini..??”

“apa yg kulakukan..??tentu saja belajar..kau pikir buat apa aku kemari,dasar babo kau ini” katanya sambil menunjul kepala kyu

“sudah ya aku harus segera pulang” jawabnya sambil meninggalkan kyu yg masih memegangi kepalanya

Sesampainya di depan pagar siwon sudah menunggu chae rin dengan motornya

“naiklah” katanya sambil melemparkan helm yg saat itu di pegangnya ke chae rin

Tanpa bertanya chae rin langsung naik

“kita mau kemana oppa” kata chae rin membuka pembicaraan

Tapi siwon tidak menjawab sedikitpun dan meneruskan perjalananya

Selama perjalanan tak ada satu pun kata yg diucapkan siwon maupun chae rin

Akhirnya siwon berhenti di sebuah lapangan yg cukup luas

“kenapa kita kesini…??”Tanya chae rin bingung

“gak apa aku hanya ingin saja” jawabnya tenang

“ya..choi siwon kau ini aneh..” katanya sambil melihat ke seliling lapangan tersebut

“ya aku memang aneh” jawabnya pelan sambil menatap chae rin yg sedang asiknya bermain di lapangan itu

heechul pov

“chae rin ah..” pangillku pdanya sambil tergesa-gesa..

“ada apa oppa..??kenapa buru-buru banget??” tanyanya bingung padaku

Tanpa menjawab pertanyaanya aku menarik tanganya untuk mengikutiku

Sesampainya kami di tempat tujuan aku menariknya masuk ke dalam

“oppa,,,ini kan pub..mau ngapain qta kemari..??” tanyanya bingung sambil memegang lengan bajuku erat-erat

“sudah tenang ajj” kataku menenangkanya

Aku membawanya ke atas panggung..awalnya dia bingung, tapi akhirnmya dia mengikutiku juga..

“aku dj disini..jadi tenang saja” kataku meyakinkanya

Aku mulai memainkan musikku kulihat dia disampingku sangat bersemangat

“chae ri ah..ayo coba ini.” Kataku padanya sambil memberikan earphone (bener kea gini kan tulisanya??) yg sedang kupakai saat itu

Dia mencobanya setelah itu dia tersenyum gembira sambil menggoyangkan badanya (bukan tarian erotis loh..)

2 jam setelah itu aku mengantarnya pulang..

“oppa terimakasih untuk hari ini..aku bener-bener bahagia” katanya padaku sambil membungkukan tubuhnya padaku..

“ne..chomanaeyo..aku pulang dulu ya…” kataku padanya

Dari kejauhan  dapat kulihat dia melambaikan tanganya padaku

Aku pun membalasnya… “yahh..sangat menyenagkan hari ini” gumamku dalam hati

Kesokanya di sekolah…

Chae rin pov

Bisa kurasakan angin sejuk yg melewati tubuhku

Sedang asiknya aku menikmati angin sejuk ini kulihat seseorang yg berjalan di depanku tampaknya tidak asing di mataku

“hemm…yesung oppa”

“Haruskah aku menegurnya??tapi aku takut apakah dia mau bicara denganku lagi??”pikirku

“apa salahnya jika kucoba” kataku dalam hati sambil tersenyum

Aku pun mencari selembar kertas dan melemparkan kearahnya..dan…yappp tepat pada sasaran..

Saat dia berbalik untuk mencariku..aku bersembunyi di balik pohon dan berlari melewati pohon pohon itu..

Aku sudah berada di depanya sekarang dan

“dooorr…!!!” kataku mengagetkanya..dapat kulihat dia benar benar kaget setengah mati

“oppa…!!” sapaku padanya lagi..

“apa kabar..??lama tak berjumpa banyak yg berubah darimu ya”

Kulihat wajahnya kebingungan saat melihatku mungkin dia akan mengusirku

“chae rin-ah” katanya “aku baik-baik saja bagaimana denganmu..??” tanyanya padaku dengan lembut

Apa-apan ini dia tidak mengacuhkanku bahkan dia menyapaku dengan lembutnya

“ah ne oppa aku juga baik-baik saja” kataku pelan “baiklah oppa bagaimana kalu kita ke kelas bareng” ajaku padanya

“hemm boleh saja” balasnya sambil tersenyum

Akupun mengandeng tanganya dan kami pun pergi ke kelas bersama..

*****************************************************************************************

Bell tanda istirahat berbunyi aku pun pergi meninggalkan ruang kelas dan berkeliling sekolah…tanpa sadar ternyata sekarang aku berada di gedung olahraga sekolah ini

Kulihat sekelilingku ternyata ada seseorang disana

“kyu…oppa” kataku ragu

“chae rin”

“hahha ternyata benar..apa yg kaulakukan disini” tanyaku padanya

“aku..??ahh aku hanya sering kesini jika istirahat”

“yaa..oppa” teriaku padanya

“mwo..??”…… bukkk aku melemparkan bola basket kearahnya

“ayo lawan aku..kita lihat siapa yg lebih hebat”kataku menantangnya

Kyu hyun hanya bengong melihatku yg sudah bersiap di lapangan..

“hemmmmh baiklah” katanya sambil menghampiriku

Setelah beberapa menit bermain kami pun beristirahat di sana..banyak kejadian aneh yg diceritakannya padaku..

Benar-benar menyenangkan..sama seperti dulu ketika kami masih sering berkumpul bersama-sama

Author pov

Tanpa disadari chae rin dan kyu hyun ternyata di pintu masuk gedung itu siwon sedang memandang mereka berdua

“chae rin.ah..you breaking my heart,and you hurting my heart too” katanya sambil tersandar di dinding

Siwon masih memandangi mereka berdua..di pintu lainya heechul pun mendapati kyu dan chae rin yg sedang asiknya bersama (ni gedung da berapa pintu sihh??)

“chae rin.ah.. kenapa kau begini..tidak berubah sedikitpun..” katanya sedikit kesal melihat chae rin bersama kyu hyun disana

Mereka berdua terliahat sangat kesal sekaligus sedih jika melihat chae rin..

………………………………………………………………………………………………….

Pada akhirnya mereka ber4 memutuskan untuk bertemu..mereka janji bertemu di kolam renang kosong di sekolah mereka tanpa sepengetahuan chae rin

Siwon adalah yg terakhir datang..mereka sudah lengkap..

Terlihat wajah kekesalan di wajah mereka, sampai akhirnya heechul memulai duluan

“bukkk” terdengar suara pukulan keras yg mendarat di pipi yesung..

Dengan segera kyu hyun menghampiri heechul dan yesung

Kyu hyun menarik lengan baju heechul dan memukulnya

Di saat itulah siwon menarik kaki kyu dan menyeretnya kelantai lalu memukul kyu hyun juga

Mereka saling memukul satu sama lain sampai akhirnya teriakan seseorang menghentikan mereka

“YAAAA….!!!!” Teriaknya orang tersebut yg tidak salah lagi adalah chae rin

Mereka menghentikan perkelahian mereka karna melihat chae rin yg menangis..

Chae rin pov

Betapa kagetnya aku..mereka saling memukul satu sama lain..aku benar-benar takut..

“sinii biar qu obati dulu lukanya” kataku pada siwon oppa yg saat ini berada tepat dihadapanku

“aghhh..” teriaknya

“mianhae oppa..” kataku pelan

Aku pun kembali menuju yg lainya..muka mereka semua babak belur

“kenapa semuanya jadi seperti ini..??”gumamku dalam hati sambil menatap wajah mereka berempat

Air mataku menetes tanpa sadarku..mereka kaget melihatku..

Aku pun berlari meningalkan mereka ber 4 di ruangan itu..

Merekapun hanya terlihat diam melihatku

Aku terus melangkahkan kakiku menuju rumahku

Sesampainya di rumah ku lihat ada tamu

“aku pulang..maaf terlambat tadi ada pelajaran tambahan” kataku

Betapa kagetnya kulihat ayah dan ibuku duduk di ruang tamu bersama dokter pribadiku

“waeyo eomma,appa…??” tanyaku pada mereka

“ahh anii chae.ah..dokter kesini hanya ingin memeriksa keadaanmu” jawab eommaku  pelan

Apa yg terjadi??,raut wajah eomma dan appaku aneh

Akhirnya aku memutuskan ke kamar untuk di periksa dokter

Setelah di periksa oleh dokter,eomma dan appaku pergi meninggalkan ku sendirian di kamar..perasaanku benar-benar tidak enak

*********************************************************************************************************

mian..ampe sini dulu..rencana mau dibuat finish ampe part 2 ajj

tapi modemnya lagi tak bersahabat jadi di tunggu sajalaahh…okokok

don’t forget to comment plissss…

chihaehyuk XP

Confession of A Friend Part I

Standar

By sparkyu^^

Inspired from 2 AM – Confession of A friend

Ini adalah FF balas budiku pada Unoppaku tersayang, yang telah bersedia menerimaku sebagai dongsaengnya tersayang *ditabok*
FF pembalasan, karena di FF bawang merah, bawang putih dan bawang Bombay dia tak berhasil mendapatkan cinta si bawang putih yg sok itu *diinjek*
Tapi dia berhasil mendapatkan seorang pengganti yang jauh lebih cantik *dimutilasi*
Anyway, please read and kommen 😀 –thx-


*Yunho’s POV*

Aku memandangnya yang sekarang sedang mengeluh di depanku, lagi-lagi tentang lelaki yang di sukainya.Sesekali ia menghentakkan kakinya kesal dengan ulah yang telah dibuat lelaki itu padanya.

“Kau tahu, bahkan dia mengomeli ku hari ini!Apa sih maunya dia ?” gerutunya.

Aku tersenyum mendengar setiap keluhannya, sahabatku ini…Sahabatku yang paling ku sayang, dan tanpa ku sadari rasa sayang itu lebih dari sekedar sahabat.

“Sudahlah, kamu kan sudah sering bertengkar dengannya…” komentarku sambil membelai rambutnya pelan.

“Tapi dia selalu melakukan hal itu berulang-ulang…HAHHH!!!” ia berteriak lalu menjatuhkan kepalanya di bahuku.

Aku suka setiap kali ia melakukan itu, bersandar padaku.Aku bisa mencium harum rambut hitamnya yang tergerai indah…

“Yunho, gomawo sudah mau mendengarkan keluhanku” ucapnya.

“Aku tidak bilang ini gratis lho!” kataku namun ia tak merespon sedikitpun perkataan ku.Aku menoleh dan melihatnya memejamkan matanya, ia tertidur.Dasar, kesal sampai kelelahan lalu tertidur.Aku membelai rambutnya lembut lalu ikut tertidur dibawah pohon rindang di kampus kami.

***

Aku Jung Yunho, dan wanita yang tadi bersandar di bahuku adalah Shin Hyo Yoo.Kami bersahabat sejak SMA, karena pertemuan kami yang tak terduga saat kami sama-sama menjadi panitia di perayaan festival sekolah.

–flashback start–

“Yunho-sshi, tolong angkat meja disana ya ?” pinta Choi Won Gun salah satu rekanku.

“Ne!” jawabku sigap.Aku mengangkat meja itu dan memindahkannya menjauhi panggung tiba-tiba…BRUUK!

Aku tak tahu ternyata di dalam laci terdapat banyak kertas, entah siapa yang dengan sembrononya meletakkan didalam situ.Padahal songsaenim sudah mengingatkan agar mengosongkan laci-laci meja dan membuang sampahnya.

Aku memungutnya sambil sesekali menyeka keringatku karena kelelahan, tiba-tiba ada sebuah tangan yang membantu ku membereskan kertas-kertas itu.Aku mendongak dan mendapati wajah yang asing bagiku.

“Kamsahamnida” ucapku ketika ia menyerahkan tumpukan lembaran-lembaran itu padaku.

“Chonmaneyo, ada yang bisa ku bantu lagi…?” tanya lembut.

Aku menyerahkan lembaran kertas yang ku pegang, “Tolong buang ini, aku mau angkat meja ini kesana…” ujarku.

Dia mengangguk, “Ne…Hwaiting” ujarnya menyemangatiku.

Semenjak kejadian itu, aku sering melihatnya bersenda gurau dengan teman-temanku yang lain.Dan dari situlah aku mulai mengenalnya, namanya Shin Hyo Yoo…
Lama kelamaan aku mulai tertarik dengan kepribadiannya, pernah suatu hari kami membicarakan tentang tanaman yang kami sukai.Hampir semua gadis menjawab ‘bunga mawar’ kecuali dia.

“Aku suka dandelion” ujarnya sambil tertawa.

“Kenapa dandelion ?” tanyaku heran.Dia menatapku, mungkin ia barusan mendengarku berbicara dengannya.
Hyo Yoo menganggkat bahu ringan, “Aku juga tak tahu kenapa, hahaha” jawabnya lalu tertawa membuatku tersenyum.

Aku tahu hidupku akan lebih berwarna jika berada di dekatnya.

–flashback end–

Singkat cerita semenjak hari itu aku dan Hyo Yoo berteman dan bahkan bersahabat hingga sekarang.Meskipun sekarang kami tidak berada dalam fakultas, kami masih sering bertemu dibawah pohon rindang dibelakang kampus.

Aku mengambil jurusan seni musik sedangkan Hyo Yoo memilih bisnis sebagai jurusannya.Ia ingin melanjutkan kesuksesan perusahaan ayahnya yang memiliki cabang hampir di seluruh Asia.

Akhir-akhir ini dia sering mampir ke fakultasku, alasannya yakni ingin bertemu denganku tanpa harus menunggu lama di tempat favorit kami.Tapi sebenarnya aku tahu apa alasannya.

Pria itu, pria yang juga satu jurusan denganku.Hyo Yoo menyukainya, ia sengaja datang sebelum kelas ku selesai agar bisa bertemu dengan pria itu.Aku tahu hal itu meski awalnya ia tak mau jujur mengatakannya padaku.Namun lambat laun ia akhirnya mengaku, pria itu berhasilkan meluluhkan hatinya.

Tahu perasaan ku saat dia menceritakan tentang pria itu ?

I kept hearing it but I kept cool
I was too scared to lose you but…

***

*Hyo Yoo*

Kemana si aneh satu itu, kenapa dia belum menampakkan wajah cantiknya ? Tiba-tiba pundakku disentuh seseorang hingga dengan refleks aku menepisnya.

“YA!Kasar sekali” gerutu pria itu.

“Kau membuatku kaget tau!” balasku.

Ini dia orang yang ku cari dari tadi, Kim Heechul! Pria yang berhasil membuatku tidak bisa tidur beberapa hari ini, bahkan penjelasan dosenku tidak bisa ku cerna dengan baik karena fikiranku hanya tertuju padanya.

Hari ini ia mengenakan baju pink yang dibalut dengan jas hitam, rambut blondynya dibiarkan tergerai seperti biasa.

“Kenapa melihatku begitu, aku cantik ya ?” Seperti biasa~~ dia akan selalu memuji dirinya sendiri, tapi kurasa hal itulah yang membuatku tertarik padanya.

“Iya, kau SANGAT cantik!” kataku memberi penekanan pada kata sangat.Ku lihat dia tersenyum bangga lalu merangkul pundakku dan mendekatkan wajahnya ke arahku membuat jantungku berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya.

“Kaa…ka..u ma..u a..pp..a ?” tanyaku gugup.

Dia mengerlingkan matanya nakal, “Menurutmu ?”

“Hyo Yoo!” panggi seseorang dengan suara datar.Aku menoleh dan mendapati sahabatku, Yunho sedang memandang kami dengan tatapan dingin.

Aku melepaskan diri dari rangkulan Heechul dan berlari ke arahnya, “Yunho!” jeritku.

Yunho menghampiri Heechul, “Kau tadi mau melakukan apa ?” tanyanya jutek.

Heechul tertawa sinis, “Memangnya kenapa ? Kau cemburu ? Kau pacarnya ?” balasnya tak kalah dingin.

Aku menarik-narik lengan Yunho mengajaknya pergi dari sini, namun Yunho tetap tak bergeming.Tatapan matanya makin terlihat ingin melumat Heechul habis-habisan. “Aku sahabatnya” jawab Yunho.

“Lalu ? Memangnya kenapa kalau kau sahabatnya ?” Heechul menekankan kata ‘Sahabat’ sambil melirik sinis ke arah Yunho.

“Yunho, ayo pergi dari sini” Aku menarik tangan Yunho lebih keras, sehingga ia menoleh ke arahku.Aku memasang tampang memelasku yang selalu berhasil membuatnya luluh,

“Baiklah” ucapnya.Aku tersenyum lalu menggandengnya, ku dengar Heechul mendengus kesal di belakang kami.

Aku menoleh ke arahnya lalu melambaikan tangan ke arahnya entah dia melihatnya atau tidak.

“Kau ini, jangan terlalu dekat dengannya” Yunho memperingatkan ku lagi.Ini sudah kesekian kalinya ia mengingatkanku untuk tidak mendekati Heechul.

“Wae yo ?” tanyaku lirih.

“Dia hanya akan membuatmu terluka, tahu ?” jawabnya.

Kau juga membuatku terluka dengan menyuruhku menjauhinya babo!’ batinku.

Yunho membelai rambutku lembut, “Aku hanya tak ingin melihatmu terluka” ucapnya membuatku merasa bersalah karena telah membuatnya khawatir.

***

*Yunho’s POV*

I’d rather protect you,
Although I don’t know if it will make it better

Apa yang dilakukan Kim Heechul tadi membuatku geram, dia mencoba mencium Hyo Yoo.Aku marah, marah karena tak suka melihat sahabatku diperlakukan seperti itu.Marah sebagai seorang pria yang cemburu melihat wanita yang disayanginya berdekatan dengan pria lain.

“Wae yo ?” tanya Hyo Yoo lirih ketika aku menyuruhnya jangan terlalu dekat dengan pria itu.

“Dia hanya akan membuatmu terluka, tahu ?” jawabku datar.

Ia tertunduk lemah mendengar jawabanku, aku tahu ia pasti merasa kesal karena aku menyuruhnya menjauhi pria yang disukainya.Tapi aku benar-benar tak ingin melihatnya terluka, aku pernah merasakannya dan tak ingin hal itu menimpa dirinya.

“Aku hanya tak ingin melihatmu terluka” ucapku sambil membelai rambutnya lembut.

“Ne, aku tahu…Kau memang sahabatku yang paling baik” ucapnya.Seharusnya aku senang, tapi itu dulu.

Aku ingin kau menganggapku lebih dari sekedar sahabat, aku menyayangimu bukan hanya sebagai sahabat tapi lebih dari itu, kau tahu ?

Aku ingin menyatakannya padamu, tapi aku takut hal ini malah akan membuatmu menjauh dariku.Tapi aku juga tak bisa membohongi diriku sendiri, aku mencintaimu…Tanpa kau ketahui.

****

Heechul mengetik beberapa baris pesan di ponsel lalu mengirimnya.Ia tersenyum, menunggu balasan atas pesan yang ia kirimkan.Tiba-tiba ponselnya berbunyi, sebuah sms balasan masuk membuatnya menyeringai puas.

“Selamat datang dalam permainan ku” ucapnya sambil tertawa licik lalu menjalankan mobilnya.

“Hari ini aku ada janji dengan teman-temanku, Ji Eun dan Sung Young…Jadi kau pulang duluan saja ya ?” Hyo Yoo

memasukkan ponselnya ke dalam tas.

“Mau kemana ?” tanya Yunho.Hyo Yoo memutar bola matanya mencari alasan, “Umm, ke mall…” jawabnya cepat.

Yunho menatap Hyo Yoo curiga, “Aku boleh ikut tidak?” tanyanya.

“A..a..ah tidak usah, lagipula ini acara khusus wanita…Masa’ kau mau ikut” tukas Hyo Yoo cepat.Ia tahu Yunho tak akan semudah itu mempercayainya terlebih lagi akhir-akhir ini ia sering tertangkap basah sedang mengobrol dengan Heechul.

Yunho menghela nafas berat, “Baiklah, beritahu aku kalau kau sudah selesai bermain-main dengan teman-temanmu…Ada yang ingin ku bicarakan, nanti malam” ujar Yunho.

“Ne, arraso…Aku pergi ya!” pamitnya lalu berlari menghilang dibalik kerumunan mahasiswa yang baru saja menyelesaikan kewajiban mereka.
Senyum tipis terlihat di wajah Yunho, ia meraih ponselnya lalu menekan nomor yang sudah di hapalnya,

“Yobseo ?” sapanya.

“Mianhe, aku ambil barangnya nanti malam ya ?” katanya.

Suara diseberang mengiyakan permintaan Yunho. “Kamsahamnida” ujarnya lalu menutup telfon.

Yunho tersenyum bahagia, malam ini…Akan menjadi malam yang sangat penting dalam hidupnya.

Baby come to me now,
And be my lady

***

Hyo Yoo merapikan dandanannya sekali lagi di depan cermin toilet umum, rambut hitamnya dibiarkan tergerai seperti biasa, bluse putih dan rok pink-nya membuatnya terlihat lebih manis dan feminim dari biasanya.
Lantunan toki wo tomete mengalun dari dalam tasnya, itu handphonenya, sebuah pesan masuk dari Yunho.

Bagaimana jalan-jalannya ? Selamat bersenang-senang, jangan lupa belikan aku oleh-oleh!

Hyo Yoo menggigit bibirnya, merasa bersalah karena telah membohongi Yunho.Ia sedang berada di bioskop sekarang, tapi bukan dengan Ji Eun dan Sung Young melainkan dengan Kim Heechul.

Ya, tadi siang sms yang masuk ke ponselnya bukanlah sms dari salah satu temannya melainkan dari Heechul yang mengajaknya kencan.Ia sengaja tak memberitahukan Yunho karena Yunho pasti akan melarangnya pergi.

Ne, tenang saja…Aku akan membawakanmu makanan yang enak nanti!Tunggu aku ya!’

‘Jeongmal mianhe Yunho, untuk kali ini saja biarkan aku menikmati kesempatanku bersama Heechul’ batin Hyo Yoo.

“Kenapa lama sekali ?” gerutu Heechul begitu melihat Hyo Yoo keluar dari toilet.Hyo Yoo mencibir, “Wajarkan, namanya juga wanita!” balasnya.

“Ya sudah, sebentar lagi filmnya dimulai” ujar Heechul mengangkat lengannya ke arah Hyo Yoo.Hyo Yoo tersenyum dan melingkarkan tangannya di lengan Heechul lalu berjalan menuju teater.

Selama di dalam teater Hyo Yoo tidak henti-hentinya menjerit ketakutan.Film yang mereka tonton adalah film horror yang sedang naik daun.Heechul tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Setiap Hyo Yoo menjerit dan menyembunyikan wajahnya di balik lengannya, Heechul akan membelai rambut Hyo Yoo lembut.Dan setiap kali Hyo Yoo serius memperhatikan film, tangan Heechul berusaha untuk menggenggam tangan Hyo Yoo namun sayangnya Hyo Yoo selalu mengangkat tangannya untuk mengambil popcorn.

Sementara disisi lain Yunho sudah berusaha menghubungi ponsel Hyo Yoo berkali-kali namun tak ada jawaban.Ia menekan nomor ponsel Sung Young,

“Yobseo, Yunho-sshi ada apa ?” tanya Sung Young.

“Ah mianhe menganggumu, apa Hyo Yoo ada disitu, aku ingin bicara dengannya” kata Yunho.

“Hyo Yoo ? Dia tidak ada disini, aku sedang mengerjakan tugas di rumah Ji Eun” Jawab Sung Young membuat Yunho terbelalak kaget.

“Bukankah kalian sedang berbelanja di mall ?”

***

*Yunho’s POV*

Aku menutup telfon dari Sung Young, pikiranku kacau sekarang! Hyo Yoo, kenapa ia harus berbohong padaku ?! Kemana ia sekarang ?!

Ponselnya benar-benar tidak bisa dihubungi, tidak ada yang tahu dia pergi dengan siapa…Bahkan Bibi Shin pun tak tahu dengan siapa Hyo Yoo pergi.

Aku mengamati sebuket bunga mawar yang daritadi aku pegang, SIAL! Kenapa aku bisa gegabah begini ?! Pasti sekarang dia sedang bersama playboy itu…

“ARRGGGGHHH!!!” teriakku frustasi.

Detik demi detik berlalu, jamku sudah menunjukkan pukul 10 malam.Aku memutuskan untuk menunggu dirumahnya.Melangkahkan kakiku berat, aku tak mengharapkan hal ini terjadi.Harusnya malam ini menjadi malam yang membahagiakan buatku.

Aku hanya beberapa meter dari rumahnya ketika sebuah sedan hitam berhenti di depan rumah Hyo Yoo.Membuatku membeku dan tak bisa bergerak ketika melihat Hyo Yoo turun dari mobil itu dengan Heechul. Lidahku kelu bahkan hanya untuk memanggil namanya, Hyo Yoo terlihat bahagia dengan pria itu.

Detik berikutnya, membuatku tak sanggup berdiri lebih lama disini.Bunga mawar yang ku pegang meluncur dengan pasti ke tanah, rasa sesak membuatku sulit bernafas dengan normal, aku memutuskan melangkahkan kakiku pergi ketika melihat Heechul memeluk Hyo Yoo dan mengucapkan sebuah kata yang harusnya ku katakan lebih dulu.

I’ve watched you for too long
I stood there with no words,

Hiding my pitiful heart

***

*Hyo Yoo’s POV*

Wajahku masih terasa panas, jantungku masih berdegup dengan kencang.Heechul memelukku, dan satu hal lagi yang membuatku hampir pingsan adalah sebuah kata yang ia bisikkan padaku.

“Sarangheyo”

Ottokhae ? Aku bahkan tidak bisa membalas apa-apa selain mengangguk!

KYAAAAAAA!!! Aku segera melompat kegirangan sambil tertawa girang, ternyata perasaanku terbalas…

Mulai malam ini aku resmi menjadi kekasih seorang Kim Heechul!

KYAAAAAA!!

“YA!Jangan ribut, aku terganggu” suara cempreng itu menganggu kesenanganku, aku menoleh dan mendapati kepala Hyo Ri menyembul dari balik pintu.

“Kenapa ? Iri ?” balasku.

Ia memonyongkan bibirnya, “Yaish, iri ? Padamu ? Cih!” ujarnya lalu menutup pintuku.Aku melanjutkan khayalanku akan hari besok, ketika Heechul menggandengku dan mengumumkan hubungan kami.

“Ah ya~!Tadi Yunho oppa menelfonku, katanya dia menghubungimu tapi tak bisa!” kata Hyo Ri lalu menutup pintuku, membanting lebih tepatnya.

“OMO!YUNHOOO!!” aku segera pencari ponselku di dalam tas.Hyo Yoo babo, bukankah kami berjanji untuk bertemu. 8 missed calls dari Yunho dan 28 sms darinya, aku membacanya satu persatu, astaga! Kenapa aku bisa lupa begini!

Aku menekan nomor ponselnya, berharap ia masih belum terlelap saat ini meskipun jam sudah menunjukkan jam 11 malam.

Ayolah Yunho angkat…

Tuuut…Tuuttt…

CLERK!

OMO!Di reject ?! Yunho pasti sudah benar-benar marah padaku, ottokhae ?

T.T

***

*Yunho’s POV*

Doushite kimi wo suki ni natte shimattan darou
Donna ni toki ga nagarete mo kimi wa zutto
Koko ni iru to omotteta noni
Demo kimi ga eranda no wa chigau michi

Aku membanting ponselku ke samping, aku tahu itu Hyo Yoo yang menelfonku. Jangan harapkan aku untuk mengangkatnya, aku masih terluka dengan kejadian tadi.Ya, luka yang sangat dalam dan bahkan akan sangat sulit untuk disembuhkan.

Apa yang bisa ku lakukan sekarang ?

Hanya merutuki diriku sendiri, kebodohanku yang tak menyatakan perasaanku dari dulu hingga ada pria lain yang lebih berani dan mendahuluiku.

Jung Yunho, kau pengecut!

Penyesalanku sekarang tidak berguna lagi, dia bukan milikku lagi sekarang.

Tidak, memang sedari awal dia bukan milikku.

–flashback start–

“Saengil chukkae hamnida…saengil chukkae hamnida…” aku mendongak, Hyo Yoo membawa sebuah cake dengan lilin berjumlah dua puluh satu diatasnya.Aku tersenyum lalu menyingkirkan tumpukan buku dihadapanku.

“Make a wish dulu!” ucapnya sambil tersenyum.Aku memejamkan mata, bersyukur pada Tuhan atas apa yang telah Dia berikan padaku selama ini, keluarga yang menyayangiku sepenuhnya, teman-teman dan sahabat-sahabat yang selalu ada disampingku, serta seorang bidadari tanpa sayap yang tak pernah absen dari sisiku.

Aku ingin selalu bersama orang-orang yang kusayangi, Amin.Hyo Yoo bertepuk tangan saat aku meniup lilin lalu berdiri disamping dan memelukku.

“Kau meminta apa tadi ?” tanyanya.

“Rahasia” kataku sambil mengedipkan mata.

Dia memukul lenganku pelan, “Jangan-jangan kau minta jodoh ya ?” tanyanya.

Aku tersenyum, “Hmmm, gimana yaaaa”

“Tentu saja, dia mana pernah pacaran…Ini saatnya dia cari jodoh” sahut Won gun, teman SMA kami yang juga satu fakultas dengan Hyo Yoo sekarang.

“Yah, kalau kau sudah menemukannya kau harus kenalkan dia padaku, arraseo”

“Shireo” jawabku singkat.Raut wajahnya langsung berubah masam, “Wae yo?!”

“Aku tak mau tahu, pokoknya kau harus membawanya kehadapanku titik”

Aku mencolek kue dihadapanku tanpa mengubris perkataannya, “Yaaaah!!” teriaknya kesal.

Kurasa tak perlu,

karena dia sudah ada di hadapanku

I’d rather protect you,
Although I don’t know if it will make it better

–flashback end–

tbc, comment please 🙂

If You Came Into My Heart Part IV

Standar

kawan-kawan panda sekalin silahkan membaca ya..


Author pov

Ji young pun pergi meninggalkan mereka saat ji young sudah tidak terlihat eeteuk bertanya pada siwon

“heeii wonnie apa yg kau katakana pada bocah itu hingga dia tergesa-gesa seperti itu” tanyanya

“iyaa apa yg kau katakana” lanjut heechul

Siwon hanya membalasnya dengan senyum kecil di bibirnya

Membuat para member yg lain terpesona

“yaishhh pasti dia memberi ide yg aneh-aneh” kata eunhyuk

“emank kamu!!” jawab donghae pada eunhyuk

“jadi..apa yg kau katakan padanya hyung” Tanya kyu yg makin penasaran

“hemmmm..ini siini semuanya” kata siwon sambil memanggil member yg lain untuk berkumpul

Siwonpun menjelaskan rencanaya pada semua member

“nahhh begitu…” kata siwon pada yg lainya

“choi siwon…kau memang hebat” kata leeteuk kagum

“hemmm..tapi masih keren caraku tetep” lanjut kyuhyun percaya diri

“ne iya iya kyu caramu memang lebih…MEMATIKAN” sambung heechul

“aishhh hyung….” Kata kyu dgn wajah cemberut

Mereka pun tertawa bersama di dorm tapi tiba-tiba

“wah sepertinya ada hal gembira ya di sini rebut sekali”

Terdengar suara seorang wanita dari belakan mereka

Para member sujupun berbalik ke belakang berusaha mencari asal suara tersebut

Dan sampai akhirnya heechul berteriak “ji eun…!!!”

Sontak para member yg lain kaget..dengan segera heechul menghampirinya

“ji eun sejak kapan kau datang…??” tanyanya

“baru saja..waeyo..??” Tanya ji eun balik..

“ahhhh..gak apa, kenapa gak bilang dulu kalau mau ke sini” sambung heechul

“hemm aku kesini Cuma mau jemput eeteuk oppa” kata ji eun lagi dgn polosnya

Serentak para member yg lain langsung menatap kea rah leeteuk..dan heechul pun segera manghampirinya

“hyung kenapa gak bilang kalau dongsaeng kesayanganmu ini mau kemari..” kata heechul dengan mimik wajah yg sedikit di paksakan tersenyum

“ahhhhh….aaa..ayo kita pulang ji eun” kata eeteuk lari menjauhi heechul dan menarik tangan ji eun

“tunggu sebentar oppa..” kata ji eun menahan leeteuk “sepertinya ada yg mau temu kangen di sini dulu bentar” lanjutnya sambil melirik kearah hyo ri yg dari tadi bersembunyi di belakangnya

“ohhhh..arraseo..heii ada yg mau…” kata-kata leeteuk terpotong

“mau apa hyung..??” Tanya hyuk bingung

“hemm mau apa ya…” kata leeteuk binggung sendiri

“mau makan ice cream..”kata ji eun

“ahh iya ice cream..” lanjut eeteuk

Serentak semua member pun pergi meninggalkan dorm tersebut meninggalkan kyu dan hyo ri berdua saja


Kyu pov

“aiissshhh dasar mereka kaya gak pernah makan ice crem ajj” kataku

Aku mengalihkan pandanganku pada hyo ri gadis yg saat ini berdiri di hadapanku

Yahh bisa di bilang dia sekarang yeoja chingu ku sekarang..gara-gara kejadian lebah kemaren..

“huuuftt ada hikmahnya juga aku ngikutin dia diam-diam waktu itu” pikirku dalam hati sambil tersenyum sendiri

“heii kenapa kau tertawa sendiri..??” Tanya hyo ri padaku

Aku tersadar dari lamunanku dan menjawab pertanyannya “ahh gak apa, hanya teringat kejadian yg lucu dulu” kataku sambil tersenyum simpul padanya

Kulihat wajahnya langsung memerah seperti kepiting rebus

“aaa..aa oppaa..gwaenchana..??bagaimana dgn lukamu??” tanyanya gugup

Melihatnya gugup seperti itu membuatku semakin ingin menjahilinya

Aku pun menghampirinya dan mendekatkan wajahku ke wajahnya

Dapat kurasakan panas dari wajahnya yg makin memerah tersebut

Melihatnya seperti itu aku makin geli

“ne..gwaenchana..aku sudah punya penawar rasa sakitnya” kataku sambil tertawa kecil di hadapanya

“jinca..baguslah..apa obatnya??boleh aku tau??” Tanyanya padaku lagi dengan wajah yg tertunduk

“hemm NEORAGO!!! Kataku padanya

Hyo ri terlihat kaget dengan kalimat ku barusan dan tampaknya wajahnya tak henti-hentinya memerah

“oo..oppa..apa maksudnya…??aku kan bukan obat” katanya lagi

Aku terdiam sejenak dan kuperhatikan dirinya dengan seksama

Ku hampiri lagi dirinya dan ku bisikan sesuatu padanya

*“dareun saram piryo eoppsseo, nan geunyang neorago,dasi hanbeon mureobwado, nan geunyang neorago” kataku pelan

*(I don’t need anyone else ,its only you,when you ask again, its only you)

Wajahnya kaget bukan main..seperti habis tertimpa sesuatu yg menakjubkan sekali

Akupun memegang tanganya dan berkata * “miryeoneopssi baro neoreul seontaekaesseo, geurae nan neorageo” kataku lagi

*(I have no regret, I choose you, that’s right its you)

Ku lihat dia menangis sambil tersenyum…aku menghapus air matanya perlahan

“kenapa kau tidak kreatif..itu kan kalimat donghae dan eeteuk oppa” katanya sambil terisak-isak

“biar saja..terus kenapa kau menangis” tanyaku pelan

Dia hanya diam tidak menjawab pertanyaanku..apakah dia marah padaku..

“hyo ri” panggilku

Dia masih menundukan kepalanya..dan tiba-tiba dia mengangkat kepalanya dan berkata

“yaa..cho kyuhyun..saranghaeo..” katanya dengan wajah yg sedikit malu dan sesangukan..

Mendengarnya aku begitu kaget..ini pertama kalinya dia bilang seperti itu padaku

“nee nado saranghaeo shin hyo ri” kataku sambil memeluknya


to be continue again

ahahahhahah aku nulis niihh ketawa-ketawa sendiri kea orgil

ohh iya nii part keanya partnya nanda deh…isinya dia semua..

huuuuhhh….

terinspirasi part ini waktu dengar lagunya suju yg its you..

hhohohhoh comment plissss…

If You Came Into My Heart Part III

Standar

hayo hayo saya sudah post nii part lanjutanya

di baca dengan seksama ya…

enjoy reading

chu~~~~~~~~~

Ji eun pov

“ji eun….ayo kita kencan…!!!”

Terdengar suara seseorang kepadaku…saat ku berbalik ternyata ji young ada di sampingku..

“ji young..kau lihat seseorang barusan di sini??” tanyaku padanya

“mwo..??”

“ne..tadi tampaknya ada seseorang yg mengajaku bicara di sini” lanjutku

“haishhh…nona park kau benar-benar babo” katanya padaku

“mwo..??kau bilang aku babo hah dasar bocah tengik” kataku

“habisnya..udah jelas-jelasnya aku disini kmu masih nanya lg” sambungnya

“heeemmm..so wae..??” Tanya ku lagi padanya

“ahhh ya itu tadi”

“apaan??” tanyaku makin bingung

Wajah ji young terlihat sedikit memerah.. “heiii jawab..” kataku lagi

“yaishhhh…yaa park ji eun hari minggu ini kau tunggu aku di depan rumahmu!!” katanya sambil berlalu pergi..

“yaa..ji young” teriaku, tapi terlambat ji young sudah menghilang bagaikan di telan bumi (author lebay ihhh)

Ji young pov

“haahh..haaahh…akhirnya kesampean juga..” kataku dengan tersengal-sengal

Aku pun beristiraahat sejenak di bawah pohon..

Angin yg lembut melawati wajahku benar-benar menenangkan

Aku berfikir sejenak kira-kira apa ada sesuatu yg terlewatkan dan ternyata memang ada

“aghhhhhhhhhhhh………ji young babo,kenapa aku gak bilang jamnya sama dia..yaishh ottokhae..???” kataku bingung sendiri

Akhirnya aku memutuskan untuk meng-sms dia

Kupikir dia akan bertanya-tanya lagi.tapi ternyata diia menjawab. “ne arraseo”

Author pov

“hyungggggggg….!!!” Teriak ji young dari kejauhan…

“wae..??” Tanya eunhyuk padanya.
“hyung..bantuin aku..gmana caranya nembak ce dgn cara yg romantic hyung..”

“mwoo..??napa Tanya ma aku sana Tanya ma siwon ato gak hae” katanya sambil menjuk kea rah 2 orang co yg saling berfoto bersama

“ahh hyung alasan mu saja..kau pasti iri dgn mereka” katanya lagi…

“enak ajj ngapain aku iri”

“kalau begitu ayo ajari aku hyung,,” rengek ku lagi

“hemmm ne ne baiklah..” katanya sambil memangil anak-anak suju yg lain..

…………………………………………………………………………………………………………………………….

Ji young pov

“oke,,,,,,,apa ada yg punya ide??” tanyaku membuka pembicaraan

“engg ahh aku tau gmana kalo kaya gini..” kata heechul hyung mulai angkat bicara

“gimana ntar pulang sekolah kamu nungguin diia di depan gerbang trus kamu nyanyi deh akustikan gitu” katanya

“ahhh..hyung itu mah udah biasa.” Sambung yesung

Mereka pun kembali berfikir..

“ahh aku aku tau gimana kalo kamu nyewa hoteln trus candle light diner ma dia trus di kolam kamu nyalain lilin bertulisan I LOVE U gitu..gimana?? sambung sungmin

“ehmm..romantis sih hyung tapi kan aku Cuma anak SMA biasa bukan pengusaha kaya..mana bisa aku nyewa hotel kaya gitu” sambungku

“hemm iya juga ya,,” lanjut sungmin

Dan mereka pun kembali berfikir

“yahh gimana kalo kamu bawa dia ke gedung tinggi terus kamu teriak ke seluruh dunia kalo kamu suka dia…” kata heechul lagi

“ahh hyung,ji young kan takut ketinggian..mana bisa dia” jawab kyu “gini ajj ji young kamu buat pesawat-pesawatan dari kertas terus di tengah-tengah keramain kamu terbangin deh tu pesawat kea rah dia..” lanjutnya pecaya diri

“kyu babo” kata eunhyuk sambil memukul kepalanya “itu kan susah kyu gimana kalo pesawat itu gak nyampe ke jieun tapi malah ke orang lain..” sambungnya

“haisssh hyung kepalaku sakit” kata kyu sambil memegang kepalanya

“ahh sudah-sudah hyung malah jd repot gini..mian aku dah buat kalian repot” kataku dgn wajah menyesal

“ahh gak apa koq gak masalah” jawab donghae “jadi..apa ada yg punya ide lain..??” Tanya donghae kepada member suju yg lainya

“haissshh padahal kalian semua pujaan wanita masa gak da satupun yg punya ide yg romantic” sambung leeteuk

“yaa hyung..kau jga dari tadi gak ada ngasih ide..buat dia padahal kan yg mau di tembak dongsaengmu..” jawab heechul

“yaa gak keren kan kalo dongsaengku yg mau di tembak tapi oppanya sendiri yg ngasih ide…” kata eeteuk

Di tengah-tengah kebisingan mereka seorang evil kecil mengeluarkan suaranya lagi

“yaa hyung-hyung semua kalian mau yg romantic,unik dan penuh perjuangan kan..??” Tanya kyu pada para hyungnya

Mereka hanya terdiam mendengar kyu

“ji young kamu pukul ajj sarang lebah terus biar mereka kejar kamu..tapi kamu larinya ke ji eun sambil meluk dia seolah-olah ngelindungi dia terus lebahnya dah pergi bilang deh kalo kamu suka diia..” jelasnya dgn wajah yg polos

Para member suju yg lain dan ji eun hanya ternganga mendengar ide dari kyu tersebut

“yaa kyu bisa-bisa ji young mati duluan” teriak eeteuk

“tapi aku gk mati koq, malah dapet hasil yg memuaskan” jawab kyu pelan

“oooohhh jd itu caramu nyatain cinta ke siapa nto hyo yung..pake lebah tohh..” lanjut eunhyuk

“hyo ri hyung…” jawabnya malu-malu

“ya terserahlah siapa..” jawab eunhyuk membela diri

Dan mereka pun mulai berfikir lagii..lalu tiba tiba siwon bicara

“heii kwon ji young kemari kau” katanya

(gak sopan kaya manggil pembantu ajj)

Aku pun segera mandatanginyya “ne hyung ada apa..??” tanyaku penasaran

Siwon hyung pun mendekatkan dirinya padaku dan tiba-tiba eunhyuk hyung berteriak “yaa siwon.ah jgn melakukanya di siini sana jauh jauh ajj” katnya sambil mengusir siwon

Siwon hyung pun menghela nafasnya “huuftt hyung kenapa yg ada di pikiranmu hanya yadong..” jawabnya

“mwoo..??” Tanya hyukie

“kau memang babo mongkey lee hyuk jae” sambung eeteuk hyung sambil menjitak kepalanya

“awwww hyung sakit…” kata hyuk jae

“hhhaaaahhh sudahlah ji young sini.” Kata siwon lagi

Siwon hyung pun membisikan sesuatu di telingaku..setelah mendengarnya ekspresiku langsung berubah dan aku pun berteriak “hyung kau memang jenius…gomawo hyung” kataku bersemangat

Aku pun bergegas pulang dan berpamitan dengan member suju yg lainya

Terlihat dari wajah mereka,ekspresi yg bingung

Biarlah siwon hyung saja yg menceritakanya pada mereka semua..karna aku terburu-buru untuk menyusun rencana selanjutnya

to be continue

maaf sampai sini saja ahulu

saya sudah mengantuk dan handak tertidur

ohh iya special thnks bwt nanda,ibeh,rida yg udah menyalurkan idenya disini love you muaaaaaaahhhhh…

dont forget to comment…

One Love (Last Part)

Standar

This is the last part of One Love, please read it seriously..

serapi dan hayati terutama kalo ada kyuhyunnya :p

I’ll be waiting for your comment-compliements or critics*

-kamsa-kamsa-kamsahamnida-

13evilmagnae^^

*Donghae’s POV*

Aku mencarinya ditengah para kru yang sibuk, kamu sudah berada di Beijing sekarang dan SuperShow akan segera dimulai.Tapi pikiran ku hanya tertuju pada si magnae itu, kemana dia ?

“Hyung!” seseorang menepuk pundakku, Kyuhyun.

“Bagaimana ?” tanyaku cemas.Dia mengatur nafasnya pelan, “Sudah, mereka sudah ada disini” ucapnya.

Aku menghela nafas lega, “Baguslah, apa sebaiknya kita beritahu dia sekarang ?” tanyaku sambil melihat ke arah Eunhyuk hyung yang sedang melatih koreo-nya.

“Jangan dulu, tunggu sampai waktunya tiba!” ujarnya Kyuhyun tersenyum licik.Aiggoo~ ini dia salah satu jurus ‘pemikat’ ELF yang dimilikinya. “Baiklah terserah kau saja iblis kecil” ujarku.

Aku mengintip ke arah panggung, ELF sudah berkumpul disana…Hhh~ inilah saat yang ku tunggu.Disana, aku mengenali mereka dengan sangat jelas meskipun dari jarak jauh.Tuhan, aku mohon…Semoga rencana kami berjalan dengan sukses.

***

Kami berkumpul dibalik backstage, “Eunhyuk-ssi, bersiap lah!” aku mendengar teriakan itu langsung memutar bola mataku mencari Eunhyuk hyung.

Ya, dia disana…Sudah siap untuk membawakan lagu khusus ciptaannya.Inilah saatnya, aku memberitahunya.

“Hyung…” ujarku menepuk pundaknya pelan.Dia menoleh lalu tersenyum,

“Do’akan aku” katanya lagi.Aku mengangguk pasti lalu melanjutkan kata-kataku, “Hyung dia…Ji Eun…” kata-kataku terpotong ketika dia tersenyum.

“Iya aku tahu, aku dapat merasakan kehadirannya disini”

Aku kaget, dan akhirnya memaklumi.Wajar kalau dia bisa merasakan kehadiran Ji Eun karena hati dan fikirannya saat ini hanya terpaut pada satu wanita, Kwon Ji Eun. “Semoga sukses hyung!” ucapku sebelum melihatnya menghilang ke arah panggung.

***

*Author*

Super Show II Beijing digelar dengan sangat meriah.Para member Super Junior menunjukkan jati diri mereka sebagai seorang Entertainer sejati.ELF pun sangat terhibur dengan performance yang mereka sajikan.

Disalah satu bangku penonton, tepat di tengah panggung Hyo Ri memandang cemas ke arah panggung sambil sesekali melirik ke kursi penonton di sampingnya.Ji Eun duduk disana dengan wajah ditekuk.Dia marah, karena Hyo Ri telah membohonginya dengan mengatakan bahwa mereka akan merayakan kesuksesan Hyo Ri yang baru saja memenangkan proyek di Beijing.

Pertemuan mereka tidak direncanakan, Hyo Ri menemukan Ji Eun sedang berjalan-jalan di pusat kota Beijing dan saat itu juga ia segera menelfon Donghae. Kemaren, Hyo Ri berjanji untuk mentraktir Ji Eun tapi traktiran yang dimaksud bukanlah traktiran makan melainkan menonton Super Show II.

“Hyo Ri, aku mau pulang!” rengek Ji Eun.Hyo Ri dengan cepat menahan tangannya, “Tunggulah sebentar lagi, aku mau melihat Kyuhyun Solo” kata Hyo Ri berbohong.

Ji Eun mendengus kesal, “Baiklah, tapi setelah itu kita pulang!” ancamnya.Hyo Ri mengangguk sambil tetap memandang cemas ke arah panggung.Lampu di stadion perlahan mulai padam, ELF mulai berteriak kencang sambil menyalakan stick.Lautan blue sapphire menyelimuti stadion itu, termasuk Hyo Ri yang juga menyalakan stick miliknya.

Lagi-lagi Ji Eun mendengus kesal, pelariannya ke Beijing—kota kelahiran ibunya dan kota favoritenya adalah untuk menghindari Eunhyuk bukan malah menonton performance mereka.

Rasa sakit yang menyelimutinya beberapa hari lalu kembali datang, penyesalan itu… ‘Tapi keadaan sudah tidak bisa dirubah, aku sudah menyakiti Eunhyuk oppa’ batinnya.Perlahan air mata menggenangi pelupuk matanya, Ji Eun menunduk dan tepat saat itu VCR diputar sehingga membuat para ELF berteriak nyaring.

“Annyeong Haseyo, Eunhyukkie Asia Monkey and Anchovy imnida”

Sebuah kalimat yang membuat ELF berteriak sekaligus membuat airmata Ji Eun jatuh dengan sukses.Eunhyuk memperbaiki kamera dihadapannya, rekaman itu adalah rekaman yang ia buat sendiri.

“Huff, aku tidak tahu apa yang aku fikirkan saat membuat tayangan ini…Tapi hanya inilah satu-satunya yang melintas difikiranku…Sebelum aku menyanyikan laguku, aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk seseorang, untuk panda kecilku”

ELF menjerit, Ji Eun mengangkat kepalanya dan dengan jelas bisa melihat wajah Eunhyuk.Eunhyuk yang dirindukannya selama beberapa minggu ini.Eunhyuk yang selalu mengusik fikirannya sehingga membuatnya sulit tidur dengan nyenyak.

“ELF, bolehkah aku meminta bantuan pada kalian ?”

“NNNNEEEE!!” teriak ELF bersamaan.

“Bantu aku menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya, aku yakin dia sedang melihat tayangan ini sekarang…Dia adalah orang yang sangat ku sayangi, tapi tenanglah…Kalian para ELF juga sangat sangat ku sayangi karena kalian adalah keluarga ku…Jadi, maukah kalian ?”

ELF kembali berteriak nyaring, mereka tahu idola mereka punya kehidupan pribadi.Rela atau tidak, idola mereka pasti memiliki seorang wanita yang akan menjadi pendamping hidup mereka.Sebagai seorang ELF sejati, mereka harus mendukung semua yang idola mereka lakukan, selama perbuatan itu membuat mereka bahagia.

ELF dan Super Junior adalah sebuah keluarga, dan keluarga akan selalu berada disamping dan mensupport Super Junior.

“Hana…Dul…Set, Happy birthday to you…Happy birthday to you…”

Lagu ‘Happy Birthday’ mengalun indah dari mulut Eunhyuk dan ELF.Ji Eun menangis, tangisannya tenggelam dalam alunan lagu ‘Happy Birthday’ untuknya.Dia tak menyangka Eunhyuk melakukan ini untukknya, ia juga tak mengira bahwa para ELF mau menerimanya.Dia merasa bersalah telah cemburu pada semua ELF, karena dia juga salah seorang ELF yang mencintai Super Junior terlebih lagi Eunhyuk, di kehidupan nyata.

ELF masih bernyanyi sementara Eunhyuk yang mengangkat sebuah muffin dengan lilin kecil diatasnya melanjutkan kata-katanya,

“Untukmu yang selalu ada dalam fikiran dan hatiku, aku berharap kau mendapatkan apa yang kau inginkan selama ini, aku berharap kau akan selalu bahagia..”

Ji Eun meresapi kata-kata Eunhyuk sambil memejamkan mata, “Aku ingin…Kau selalu ada disisiku”

Ketika Ji Eun membuka mata tepat bersamaan pada saat itu, Eunhyuk meniup lilin dihadapannya,

“Saengil Chukkae, sarangheyo… youngwonhi”

ELF menjerit lagi tepat saat layar kembali gelap, mereka menanti-nanti dimanakah Eunhyuk akan muncul.Ji Eun menghapus airmatanya, “Lihatkan betapa ia mencintaimu ?” ia langsung memeluk Hyo Ri, sahabatnya.

“Gomawo, jeongmal gomawo yo” isaknya.

Hyo Ri membalas pelukan Ji Eun, “Ne, saengil chukkae Ji Eunnie~!” bisiknya.

I thought It’s gonna be okay

But I miss you more and more

I’m still waiting for you so listen..

Musik mulai mengalun, ELF menjerit ketika sosok seorang pria muncul dari tengah panggung.Eunhyuk tampil dengan balutan jas namun terkesan non-formal, menyesuaikan dengan lagu yang dia bawakan.Dari arah panggung lain Super Junior K..R.Y muncul juga dalam balutan jas berwarna putih.Eunhyuk mulai menyanyikan bait demi bait lagu yang ia ciptakan sendiri.

I’ve lost so much weight lately and my friends tell me

that I should never meet a girl like you again

You’ve made me disturbed and made me cry

And your last word was “You should meet someone better than me”

Yeah, I’m dead drunk again I press your number

And my voice is shaking

I can’t even say a word

I’m just crying

But why are you crying again, you silly girl


Do you want love

What should I do?

And I want love I still love you

Ji Eun terpana, bukan hanya karena ketampanan Eunhyuk tapi karena lirik lagu yang dibawakannya persis dengan apa yang pernah terjadi pada mereka.Eunhyuk menatap Ji Eun sekarang, meskipun berada ditengan ribuan penonton.

Ji Eun menarik Hoodienya lebih turun dan merapatkan kacamata bening yang dikenakannya.Penyamarannya selama di Beijing agar tak satupun orang yang mengenalinya.Tapi Ji Eun meremehkan Hyo Ri yang sudah bersahabat dengan sejak dahulu,Hyo Ri dengan mudah mengetahui hal itu dan membawanya Ji Eun kemari.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

I can’t do anything now

I can never forget you

Please don’t go my girl

*One love, one love, the memories are beautiful

Always be my girl

One love, one love, the memories are beautiful

I don’t wanna ever say good bye

Tepat saat kata-kata itu tatapan mereka bertemu, Eunhyuk tersenyum pada Ji Eun sedangkan Ji Eun masih membatu mendengar lagu yang Eunhyuk bawakan.

Oh, your birthday is still a fresh memory to me

I could only give you a small gift

So I hated myself

But you said “thank you” and cried

I anxiously sing my sincere heart

Will my heart reach you soon?

Now say you love me if you feel the same as me

Please say you will never leave my side

Airmata Ji Eun merebak lagi, dia menangis.Dia merasakan apa yang Eunhyuk rasakan, Ji Eun masih mencintainya sama seperti dulu sebelum mereka putus.Eunhyuk berjalan ke arah para ELF, tersenyum atau sekedar melambaikan tangan.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

Eunhyuk berjalan menghampiri penonton yang berada di tengah, ditangannya tergenggam sebuah bunga matahari.Bunga favorite Ji Eun, ELF semakin berteriak nyaring ketika Eunhyuk meniti tangga menuju tempat Ji Eun.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

I can never forget you

“Babo-ya, ngapaian dia kesini sih!” gerutu Ji Eun.Duduknya semakin tidak tenang, tapi tangan Hyo Ri menggenggam tangannya. “Tenanglah, biarkan dia melakukan apa yang dia ingin lakukan padamu, anggap saja ini hadiah untukmu” ujarnya.

Eunhyuk datang kehadapan Ji Eun dan memberikan bunga itu kepadanya, Ji Eun menerimanya sambil cemberut.Bibirnya bergerak membentuk sebuah kata, “Babo-ya!” ucapnya.Eunhyuk hanya tersenyum dan meraih tangan Ji Eun,

You will always be the one for me

You will always be my heart forever (only you forever)

Always be my love~~

Lirik yang harusnya dinyanyikan oleh K.R.Y, Eunhyuk nyanyikan sendiri, tepat di hadapan ribuan penonton dia mencium tangan Ji Eun dengan lembut.Seiring dengan jeritan ELF yang menggema memekakkan telinga, Ji Eun memukul lengan Eunhyuk pelan.

(Yeah here we go!!)

Seluruh member SJ muncul ke atas panggung bersamaan dengan kembang api dari pinggir panggung.Sedangkan Eunhyuk masih berdiri menggenggam tangan Ji Eun sambil melanjutkan nyanyiannya.

One love (SJ to the E to the H) one love (SJ to the E to the H)

The memories are beautiful (SJ to the E to the H)

always be my girl (Can’t forget you)

One love one love

The memories are beautiful I don’t wanna ever say good bye!

Ji Eun tersipu malu, Eunhyuk masih menggenggam tangannya dan berbisik, “Please, by my girl…again” bisik-bisik riuh terdengar, ELF berusaha mencuri dengar apa yang dikatakan Eunhyuk tadi.

Ji Eun menghela nafas, “Babo Monkey!” ejeknya lalu tertawa, “I do…” jawabnya.

Intro ‘Marry U’ terdengar, Eunhyuk menyanyikan rap bagiannya sambil sesekali tertawa ke arah Ji Eun.Setelah mencium tangan Ji Eun sekali lagi, Eunhyuk kembali ke atas panggung bersama member yang lain.

“CHUKAAAEEEE!!” Hyo Ri berteriak nyaring sambil memeluk Ji Eun erat.Ji Eun tersenyum simpul, wajahnya masih merah karena malu, banyak orang yang menatap dirinya sekarang.

“Chukkae-yo” ujar seseorang di sampingnya membuat Ji Eun menoleh, seorang gadis tersenyum padanya, “Kalian serasi, tolong jaga Eunhyuk oppa ya ? Jangan kecewakan dia lagi” pintanya.

Ji Eun mengangguk, “Pasti, kamsahamnida” ujarnya lalu menikmati lagu kesukaannya yang kini dinyanyikan oleh 13 member SuperJunior ^^

***

Eunhyuk memarkirkan mobilnya di depan sebuah rumah bergaya minimalis.Beberapa orang terlihat sibuk berlalu lalang dirumah yang cukup besar itu.Ia merapikan jas putihnya serta rambutnya yang sedikit berantakan.Setelah memastikan dandanannya rapi, dia bergegas turun dari mobilnya.

“Oppa!”

Eunhyuk meringis ketika punggungnya dipukul, “Ya!Sopan-sopan sedikit pada Oppamu, yaish kau ini sama saja seperti dia!” Eunhyuk menunjuk seorang pria yang bermain PSP.

Hyo Ri mencibir, “Kenapa lama sekali, acara sudah mau dimulai!” gerutu Hyo Ri. “Iya, iya mianhe” ujar Eunyuk kesal.

“Semua sudah siap ? Silahkan mencari pasangan masing-masing” suara In-Young onnie—kakak Leetuk terdengar member komando.

Kyuhyun menarik Hyo Ri, “Heh, jangan kemana-mana disini aja!” ujarnya ketus.

“Aku mau ama Ryeowook Oppa!” balasnya mencari Ryeowook.

Kyuhyun menarik lengan Hyo Ri, “Ryeowook udah ada pasangannya, babo!”

Hyo Ri meronta dan menjitak kepala Kyuhyun, “Yang babo itu kau bukan aku!” Kyuhyun balas menjitak Hyo Ri, “Kyaaaa~ rambutku rusaaaakk!” jeritnya.

“Hei…hei, mau sampai kapan disitu ? Acaranya sudah mau dimulai!Kalian ini” tegur Eunhyuk yang sudah menggandeng Ji Eun.Kyuhyun dan Hyo Ri mencibir, “Cih, padahal kan dia yang terlambat” gerutu Kyuhyun yang diiyakan Hyo Ri.

Hari ini mereka semua sedang menghadiri resepsi pernikahan leader mereka Park Jung Soo, yang resmi telah menikah beberapa minggu yang lalu.Keputusan ini ia ambil dengan penuh pertimbangan, awalnya banyak fans yang merasa kecewa namun sebagai seorang fans sekaligus keluarga, ELF akhirnya menerima keputusan itu.

Para pendamping pengantin yang terdiri 12 member superjunior termasuk 2 member dari Super Junior M masuk ke dalam tempat acara yang di gelar dengan konsep garden party dengan menggandeng pasangan mereka masing-masing.

Wajah mereka terlihat bahagia, dibelakang mereka sang mempelai pria dan wanita berjalan dengan anggun.Leeteuk dibalut dengan jas putih—warna kesukaannya sedangkan istrinya mengenakan gaun putih off shoulder dengan sebuket mawar putih ditangannya.

Acara berlangsung meriah meskipun hanya dihadiri oleh keluarga, sahabat dan kerabat dekat Leeteuk.Masing-masing member mempersembahkan lagu untuk leader mereka yang akan memasuki wajib militer tahun depan.Salah satu alasan mengapa ia memilih menikah lebih dulu karena takut pujaan hatinya akan direbut orang lain ^^

“Leeteuk oppa ada-ada aja, takut banget Mi Young onnie direbut orang lain” komentar Hyo Ri disusul gelak tawa member yang lain.

“Oppa, Mi Young onnie cantik yah ?” puji Ji Eun yang duduk disamping Eunhyuk.

“Masih cantikkan kamu ah!” balas Eunhyuk mengerling nakal.Ji Eun memalingkan wajahnya, “Cih”

“Aigooo~ Ji Eunnie, jangan gitu ama Eunhyuk oppa, dia udah belajar keras untuk ngegombalin cewek!Heran kamu kok gak mempan ya ?” tanya Hyo Ri.

“Wajar!Aku udah hapal dia luar dalam!” jawab Ji Eun.

“Mwo ? Luar dalam ? Yang bener~” goda Eunhyuk genit.

Ji Eun mencubit lengan Eunhyuk, “Dasar otak yadong, kalau sampai ku temukan film itu di laptopmu awas saja!” gerutunya.Eunhyuk menciut, “Aku kan sudah berhenti chagi~” rayunya sambil menggelayut manja di bahu Ji Eun.

Hubungan Eunhyuk dan Ji Eun membaik setelah pernyataan cinta yang dilakukan Eunhyuk di SS2 Beijing setahun yang lalu.Hingga sekarang banyak yang tidak menyangka Eunhyuk bisa melakukan hal seromantis itu pada seorang wanita.

“Lalu kapan kalian akan menyusul ?” tanya Hyo Ri pada Ji Eun.Eunhyuk berdehem nyaring member isyarat, “Kenapa tanya padaku, tanyakan padanya!Mana ada wanita melamar pria” jawab Ji Eun.

Donghae tertawa nyaring, “Lho, bukannya kau yang pria dan dia yang wanita” celetuk Donghae yang diikuti jitakan dari Eunhyuk.

“Tapi aku ingin tahu bagaimana hyukkie kalau melamar wanita, apa akan seperti tahun lalu ya ?” Sungmin ikut-ikutan bertanya.

Eunhyuk berdiri dengan tegap, “Tunggu saja, kalian semua akan terkejut!Dan lagi, kau Hyo Ri jelek akan iri melihatnya” katanya menunjuk Hyo Ri.

“Mwoo?!Oppa kau…” kata-kata Hyo Ri terputus ketika MC mengatakan bahwa acara pelemparan bunga akan segera dimulai.

“Untuk apa kalian berdua masih disini, kesana cepat!Kazha!” perintah Heechul.Hyo Ri dan Ji Eun berdiri dengan ogah-ogahan dan berlari ke arah panggung,

“Heechul Oppa gak ikutan juga ?Kan harusnya Oppa yang nangkap bunga bukan Hyo Yoo onnie!” ledek Ji Eun lalu berlari sebelum dimarahi Heechul.

Mi Young sudah siap dipinggir panggung, sebuket mawar putih ditangannya sudah siap dilempar.Menurut tradisi, barang siapa yang menerima bunga tersebut akan menjadi calon penggantin berikutnya.

Untuk hari ini, barang siapa yang mendapatkan bunga tersebut mereka harus berdansa di tengah-tengah para undangan.

“Onnie berusalah, aku akan mengalah untukmu” ucap Ji Eun pada tunangan Yesung, Sung Young yang juga menantikan hari-hari bahagianya.

Sung Young tersenyum kecil, “Tak perlu mengalah, aku juga tahu kau ingin segera dilamar oleh Eunhyuk” ucapnya mengerling nakal.

“3….2…..1!!!!” Buket bunga dilempar seiring dengan teriakan para hadirin, suasanan menjadi riuh dan sulit untuk menebak siapa yang akan menerima bunga tersebut.

Hyo Ri tahu bahwa bunga itu akan datang padanya, segera menarik Ji Eun untuk menggantikan posisinya.Buket bunga tersebut mendarat dengan mulus ditangannnya.

“Hyo Ri!!!” teriak Ji Eun tapi Hyo Ri hanya tersenyum usil ke arah Ji Eun sambil memberikan semangat padanya.Para member Super Junior yang lain memberikan selamat ke arah Eunhyuk yang juga masih terkejut dengan apa yang dilihatnya.Ji Eun yang mengenakan gaun putih dengan rambut yang disanggul ke atas memegang buket bunga mawar putih yang membuatnya semakin cantik.

“Yaish, monkey!Kau mau mendahuluiku yak?!” tegur Heechul.

Tapi Eunhyuk masih terpana, Donghae lalu mendorongnya ke arah Ji Eun “Cepat, calon pengantin wanita mu sudah menunggu” Eunhyuk berjalan dengan tegap tanpa ragu lalu meraih tangan Ji Eun dan meletakkannya di pundaknya sedangkan ia meletakkan tangannya di pinggang Ji Eun.

Intro lagu TVXQ- toki wo tomete mengalun mengiri langkah mereka, wajah mereka memerah karena malu.Malu berdansa hanya berdua ditengah para hadirin.

“Kenapa bunganya kamu kasih ke Ji Eun ?” tanya Yesung. “Ahaha, memangnya kenapa ? Oppa kesel ya gara-gara Sung Young onnie ga dapet bunganya ?” tanya Hyo Ri.

Yesung menggeleng, “Kalo aku sih cukup ngelamar pake ttangkoma udah beres, tapi aku kasian sama dongsaengku tuh…” Yesung menunjuk ke arah Kyuhyun yang bermain PSP dan menjauh dari kerumunan.

Hyo Ri duduk di samping Kyuhyun, “Hei” sapanya tapi Kyuhyun malah membelakanginya.Hyo Ri tersenyum geli, “Masa’ kau tega menghancurkan rencana hyungmu, kita kan sudah mempersiapkan ini semenjak berbulan-bulan lalu bahkan saat Leeteuk oppa merencanakan untuk menikah”

“Cih, sekarang aku tanya siapa yang tadi hampir membocorkan rencananya ?” ujar Kyuhyun ketus.

“Iya, memang aku salah tadi hampir membocorkannya!Puas kau ?” balas Hyo Ri.

Mereka terdiam, “Sudahlah, jangan ngambek lagi!Lebih baik kita kesana, aku gak mau ketinggalan peristiwa penting!” Hyo Ri menarik tangan Kyuhyun dan kembali ke dekat panggung.

“Oppa, mau sampai kapan kita gini ? Aku malu” bisik Ji Eun.

Eunhyuk terdiam, melepaskan tangannya begitu pula dengan Ji Eun.Musik masih dimainkan, Junsu-Jaejoong-Yunho-Yoochun dan Changmin masih melantunkan toki wo tomete.

Eunhyuk merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah kotak berlapiskan beludru hitam, ia berlutut di hadapan Ji Eun yang kaget, “O..opp..oppa mau apa ? Jangan bikin aku malu” bisiknya.

Eunhyuk meraih tangan Ji Eun sementara tangan yang satunya memegang kotak yang berisi cincin emas putih, “Kwon Ji Eun, will you marry me ?” tanyanya penuh harap.

Riuh terdengar dari arah para undangan, Leeteuk tersenyum melihat tingkah Eunhyuk.Dia sudah tahu bahwa Eunhyuk akan melamar Ji Eun tepat pada saat hari resepsi pernikahannya digelar.

Ia meminta bantuan pada semua member untuk merahasiakannya hingga harinya tiba.Dan sekarang seorang Lee Hyuk Jae yang tidak pernah terlihat serius, berlutut dihadapan wanita pujaannya yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.

“Mianhe oppa, aku gak bisa…” ucap Ji Eun lirih membuat Eunhyuk tertunduk lemas.

Hyo Ri terkejut, “A..apa apan Ji Eun itu!” katanya gusar namun Kyuhyun menahannya.

“Aku gak bisa nolak oppa!” jawabnya lalu tertawa.

Kepala Eunhyuk langsung terangkat begitu mendengar jawaban Ji Eun, kini cincin bertahtakan batu permata berwarna hijau itu melingkar dijari manis Ji Eun.Semua hadirin bertepuk tangan bahkan Yesung merangkul Ryeowook meneteskan air mata haru.

“Yah, aku jadi janda deh” gumam Donghae dalam hati.

“Gomawo chagi ya” Eunhyuk berdiri dan memeluk Ji Eun erat.

“Cium…cium…cium” teriak Junsu dan Jaejoong dari atas panggung.Eunhyuk mengerling nakal ke arah Ji Eun dan mendekatkan wajahnya ke wajah Ji Eun.

“Kyaaa~ apa-apaan mereka” ujar Hyo Ri yang menyembunyikan wajahnya dibalik lengan Kyuhyun.

Donghae menggeleng-gelengkan kepalanya heran, “Mereka yang melakukan kenapa kau yang malu sih” celetuknya.

CUP~♥!!

Eunhyuk mengecup kening Ji Eun dengan mesra lalu memeluknya lagi. “Cih apaan itu, gak seru” komentar Heechul.

“Aniiyo, hyung!Itu konsumsi pribadi” ujar Eunhyuk genit.

Hari itu hari yang sama saat mereka merayakan hari jadi mereka yang ke dua.Namun perbedaannya, tahun lalu mereka lalui dengan tangis kesedihan namun tahun ini mereka lalui dengan tangis haru dan bahagia.Mereka belajar dari pengalaman untuk lebih bersikap dewasa dalam menghadapi segala hal.

Lee Hyuk Jae sudah menjadi dirinya lagi, dia yang selalu dianggap tidak serius telah membuktikan bahwa ia tak kalah dengan Choi Siwon yang dikenal romantis.

Lee Hyuk Jae adalah seorang truly Casanova, dan semua orang tahu bahwa dia takkan bisa lepas dari panda kecilnya yang akan segera berubah status menjadi nyonya Lee.  🙂

-The End-

April, 27th 2010 special for chiq, my last present for you…

Congrats for our graduation, Don’t wanna say goodbye,

let’s say see you again my panda ^^

Hope You’ll like it.

Popo~ ♥ :*

-NANDZ-> 3vilmagnae^^

If You Came Into My Heart Part II

Standar

Everyday I just can’t control….
Everynight the lonliness my love…..

Bunyi hpku membuatku tersadar dari lamunanku
dan ternyata itu adalah telpon dari hyo ri

“yoboseyeo..” jawabku

“yaa ji eun odie…??” Tanya hyo ri

“aku??aku dirumah lah waeyo” tanyaku balik

“mwo..ji eun jgn bilang kau lupa??” tanyanya lagi

“lupa apa..??” tanyaku sambil berpikir sejenak “aaaaa…babo…mian hyo ri aku segera kesana” kataku panic sambil menutup telpon dan memakai jaketku

………………………………………………………..

“hyo ri..!!!” teriaku

“yaa..bisa-bisanya kau lupa janji kita” katanya sedikit merajuk

“mianhae hyo ri..aku benar-benar lupa” jawabku dengan wajah menyesal

“ahh sudahlah ayo kita masuk kesana” katanya sambil menunjuk kearah bangunan besar tersebut

“hyo ri sebenarya apa yg mau kau lakukan di sini..??” tanyaku bingung

“heeiii apa kau tidak kangen oppa mu??sesekali lihatlah latihanya” katanya sambil mencari-cari seseorng

“iyaa siihh aku kangen,trus ngapain kamu juga ke sini??” tanyaku lagi

“aissshh ji eun masa kau gak ngerti??” tanyanya

“ani..aku gak ngerti” jawabku yakin

“huuuuhh sudahlah nanti saja ku kasih tau kalo udah masuk” katanya sambil mnarik tanganku

………………………………………………………………………

“JI EUNN…!!” teriak seseorang dari kejauhan
Dan ternyata itu adalah jungsoo oppa

“oppa..” kataku bahagia Jungsoo oppa pun mendekatiku

“apa yg kau lakukan disini??” tanyanya padaku

“aku hanya menemani temanku kesini” kataku sambil menunjuk kearah hyo ri yg sedang terpana mlihat oppa ku

“haiiii..gomawo sudah mau brteman dengan dongsaengku” kata oppaku sambil mengeluarkan senyum mautnya

“ahhh oppa jgn seperti itu..dia bisa-bisa meleleh” kataku

Tapi terlambat hyo ri benar-benar sudah meleleh

“Hyuung…!!” teriak seseorang memanggil oppa ku

“nae waeyo??” tanyanya

“ahh yg lain mencarimu katanya kita akan gladi bersih untuk pertunjukan besok” jawabnya

“ahh baiklah” jawab jungsoo oppa

“oohh iya perkenalkan ini adikku” kata oppa sambil menunjuk ke arahku yg masih memegang hyo ri yg meleleh

“ahh annyeonghasaeyeo park ji eun imnida” kataku sambil membungkuk

“annyeonghasaeyeo cho kyuhyun imnida” jawabnya sambil membungkuk juga

“jadii..kyu bagaimana menurutmu??” Tanya jungsoo oppa padanya

“apanya hyung..??” tanyanya bingung

“adikku, bukan kah dia cantik..??” Tanya nya lagi

“ahh ne hyung diaa cantik” katanya tersipu malu boong!

“ahahahha sudah kuduga pasti kau berkata seperti itu” kata jungsoo oppa dengan bangganya

Sedang asiknya jungsoo oppa membangga-banggakan qu tanpa sengaja aku melihat kearah kyuhyun oppa

“emmm..apa yg kyu oppa lihat??” tanyaku dalam hati

Aku pun memperhatikan arah matanya dan ternyata yang dia pandangi adalah hyo ri..
Betapa kagetnya aku melihat itu..apakah dia tertarik dengan hyo ri??

“ahhh baiklah aku harus segera kembali jaga temanmu baik-baik ya” kata jungsoo oppa mengagetkanku

“ahh ne oppa fighting!!!” kataku menyemangatinya

“ne..ayo kyu” katanya sambil mengajak kyu pergi

Akhirnya mereka ber-2 pun meninggalkan kami
Aku pun membawa hyo ri duduk untuk menyadarkanya“aishh hyo ri..shin hyo ri bangun..” kataku sambil mengguncan-guncang tubuhnya

“ahhhhhh….ne ji eun” katanya yg masih setengah sadar

“akhh ayo cepat sadar kataku” masih menguncang-guncang tubuhnya

“ahhh iya iya aku sadar” katanya lagi

“baiklah sekarang katakan padaku apa tujuanmu kesini??” tanyaku lagi padanya

“ahh iya” katanya sambil mencari-cari seseorang

“kau cari siapa??” kataku makin penasaran

Hyo ri tidak menjawb dan terus mencari-cari sesuatu miliknya dan tiba-tiba dia berteriak

“ahhhh di sana katanya…” sambil menunjuk ke pada seseorang lelaki yang memakai kemeja putih yang dilapisi oleh jas hitam dan memakai celana jeans biru tua

“nugu..??” tanyaku padanya

“cheondung oppa personil MBLAQ” katanya

“kenapa dengan dia??” tanyaku lagi

“ahhh ternyata dia memang menawan” katanya dengan mata yg berbinar-binar

“haaaa..begitu rupanya” kataku mengerti maksud temanku tersebut

Dan hyo ri pun masih menatapnya dengan wajah yg berbinar-binar

“dasar….” Kataku dalam hati

“ahhh ji eun WC nya dimana ya..??”tanya hyo ri padaku

“hemm mana ku tahu emank aku yg punya ni gedung” jawabku

“aku mau pippis ji eun” katanya dengan wajah yg menahan pipis

“ahhh di tahan dulu biar ku Tanya pada kru-kru disana” kataku sambil menunjuk kea rah kru-kru yg sedang berkumpul

“iiyyyaaa…cepatlah” katanya dgn wajah masam
Aku pun berlari mendekati para kru itu dan bertanya pada mereka

“hyo ri ayo kesini aku sudah tau dimana WCnya” kataku

Sesampainya d WC aku pun menunggu hyo ri di depan tapi tiba-tiba seseorang menegurku

“ternyata kau di sini” sapa seseorang padaku dan ternyata itu adalah kyuhyun oppa

“ahh ne oppa..waeyo??” tanyaku padanya

“eeteuk hyung mencari-carimu tadi cepatlah temui dia” katanya

“emm baiklah gomawo oppa” kataku sambil tersenyum

“ne chomanaeyeo..” jawabnya dengan tersenyum juga

(kyu gak kreatif banget yaaa….ngopy gayaku terus)– >*cekek chiq*

Aku pun langsung meninggalkan kyu oppa dan mencari jungsoo oppa
Tanpa ku sadari aku lupa pada hyo ri dan meninggalkanya di WC sendirian
Kulihat banyak sekali boy band dan girl band yg berkumpul di belakang panggung

Ada T-ara Yang sedaang berlatih

2NE1 Yang sedang mencoba kostum baru mereka

B2ST Yang sedang berfoto-foto di depan para wartawan

SHINEE Yang sedang bersantai

Dan akhirnya aku menemukan oppaku diia ada di antara para personil SUJU yg lainya

Yang sedang beristirahat di kursi mereka masing-masing

Tapi aku tidak ada melihat para personil MBLAQ satupun
Entah dimana…?? (udah mulai gelo buatnya….ahhahhahha maklum bawaan waktu yg sudah menunjukan jam 1 malam )

………………………………………………………………………

Hyo ri POV

“huaaaaa..leganya sudah keluar juga” kataku lega

“eehhhh..mana ji eun” kataku sambil mencari-cari temenku tersebut

“aisshhh…dia pasti ninggalin aku lagi haaahhh..dasar ji eun..” keluhku dengan bibir yang sedikit di majukan

Akhirnya aku berjalan sendiri mengelilingi tempat itu
Dan akhirnya aku menemukan taman belakang yang indah

“uwaaaa indahnya..gak nyangka ternyata di sini ada tempat kaya gini” Kataku sambil memutar-mutar badanku

“tapi koq rasanya dari tadi ada yg ngikutin aku ya..??” tanyaku dalam hati sedikit takut

“ahhhh..mungkin hanya perasaanku saja” kataku nyaring sambil bermain-main dengan bunga yg ada di taman itu

Sangking asiknya aku bermain dengan bunga-bunga itu aku tak sengaja menyenggol sebuah sarang lebah yang ada di sebuah pohon kecil yg berada tepat di belakangku

“brukkkk!!!” tanganku menyenggol sesuatu

“ahhh ini kan sarang lebah” kataku

“bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz” bunyi sarang lebah tersebut dan aku yakin pasti para lebahnya sudah siap mnyerangku

“omo ottokhae…??” kataku panic setengah mati

“bzzzzzzzz”

Tampaknya para lebah sudah sangat marah padaku

“bzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz”

dan akhirnya para gerombolan lebah tersebut menyerangku

“a.a.a ANDWAEEE….!!!” Teriaku sambil berusaha menjauh dari para lebah itu..

“eomma help me..” kataku masih berkejar-kejaran dengan para lebah
akhirnya aku tak sanggup lagi berlari dan aku pun terjatuh

“brukk!!ahh sakit” kataku sambil memegang kakiqu yang sakit

“ji eun….jebal, somebody help me!!!” teriaku keras

Para segerombalan lebah sudah hampir mencapaiku dan aku hanya bisa duduk terdiam di tanah..aku menutup mataku dan menutup rapat-rapat mulutku

Aku bisa mendengar para lebah yg datang menghampiriku

“habislah aku di sini” kataku dalam hati sambil menangis

Tapi tiba-tiba seseorang memeluku, dan para lebah menyerang punggung orang tersebut…

“aghhh….”jeritnya kesakitan

Para lebah masih terus menyerang punggung orang tersebut
Dan dia masih memeluku dengan erat

Melihat orang itu melindungi aku dengan sekuat tenaga, air mataku makin mengucur derasnya
Setelah beberapa menit kemudian para lebah pun berhenti menyerang kami
Dan mereka pun meninggalkan kami..
Tapi pria tersebut tetap memeluku

“lebahnya sudah pergi” kataku padanya masih sambil terisak-isak

Saat aku melepaskan pelukanya betapa kagetnya aku melihat wajahnya

“omooo..kyu oppa” jeritku dalam hati

“oppa gwaenchana..??” tanyaku khawatir padanya

Kyu oppa tidak menjawab ku, aku pun semakin takut

“oppa aku akan panggilkan yang lain tunggulah di sini” kataku dengann wajah yg panik
Saat aku bermaksud meninggalkanya untuk mencari bantuan kyu oppa menarik tanganku lalu..

“jangan pergi..tetap di sini” katanya dengan lemas

Aku pun kembali duduk

“tapi oppa, kau harus segera di obati” kataku padanya

“telponlah sesorang untuk kemari dan tetaplah di sini” katanya dengan sedikit meringis kesakitan dan tanganya tidak melepas tanganku sedikitpun

“baiklah aku akan menelpon ji eun agar membawa bantuan kemari” kataku menenangkannya

Aku pun cepat-cepat mengambil ponselku dan menghubungi ji eun

Tuuuututttttuuuuuuttttuuututututtuutuuuuuttttttt

“yobosaeyeo” jawabnya

“ji eun cepat kemari” teriaku padanya

“mwo..??” tanyanya bingung

“sudahlah cepat kemari” kataku panic

“baiklah-baiklah kau dimana??” tanyanya padaku

“aku ada di taman belakang gedung ini” kataku jelas

“baiklah aku akan kesana tunggu ya..” katanya sambil memutus telponnya

Aku pun menghela nafas berharap mereka datang seepatnya

“bagaimana apa mereka akan kesini..??” Tanya kyuhyun oppa padaku

“ne mereka akan segera kemari” kataku

“baguslah..” katanya merasa lega

“uhmm oppa boleh aku bertanya sesuatu padamu??” tanyaku pada kyuhyun oppa

“hemm..” jawabnya

“apa kau tadi yang mengikutiku??” tanyaku penasaran

Kyuhyun oppa yg mendengarnya terdiam sejenak dan lalu

“ne..itu aku” jawabnya tanpa ragu

“waeyo..??kenapa kau mengikutiku dan kenapa kau melindungiku sampai seperti ini??tahukah kau jika kau terluka seperti ini hanya untuk melindungi gadis seperti aku, para ELF pasti tidak akan terima” kataku menyesal sambil menatap punggung kyuhyun oppa

“heeiii lihat aku” katanya sambil mengangkat wajahku

“apa salah jika aku melindungi gadis yg ku sayangi dari bahaya” sambungnya
Kata-kata kyuhyun oppa tersebut membuatku kaget

*KYAAAA mampus mampus bunuh aja saia bunuh ajaaaaa*

“para ELF pasti mau menerimanya jika mereka tau itu semua demi kebaikan ku” katanya sambil tersenyum

“ta..ta..tapi oppa kita pun baru bertemu hari ini” jawabku tersipu malu

“mungkin kau yang baru bertemu denganku..tapi aku sudah lama memperhatikanmu,setiap kali kau melihat kami para boyband bersiap-siap di panggung aku selalu memperhatikanmu yg selalu tersenyum lepas kapanpun dan di manapun,walawpun aku tahu yang kau perhatikan bukanlah aku” jelasnya panjang lebar

“a..aku benar-benar tidak tahu hal itu” kataku tertunduk malu

“sudahlah tak apa toh sekarang gadis itu sudah mulai memandangku sekarang” katanya sambil tersenyum usil

“oppa kau membutku malu” kataku dengan wajah yg merah

“ahahhaha..benarkah coba ku lihat wajahmu” ejeknya padaku

“oppa…” teriaku padanya sambil mendorong tubuhnya menjauh dariku

“awwwww…” jeritnya

“ahh oppa mianhae gwaenchana..??”kataku padanya panik

“hemmm tentu saja aku tak apa kan saat ini aku sedang bersama malaikat kecil yg menjagaku di sini” katanya sambil tersenyum manis ke arahku

“omo oppa dasar kau ini” kataku mendorongnya lagi

Dan kyu oppa pun menjerit lagi..ohh tidak aku tak menyangka bahwa cintaku akan bersemi seperti ini..ini semua karna lebah itu..

“gomawo lebah” kataku dalam hati sambil tersenyum simpul *DIED*

Beberapa menit kemudian ji eun dan yang lainya pun datang

Para oppa suju pun sangat khawatir dengan keadaan kyu oppa tapi dia hanya tersenyum dan meliaht ke arahku
Mereka pun mengerti dan mengacak-acak rambut kyu dan segera membawa kami ke rumah sakit

TBC

Bagi yang punya nih cerita, cepet lanjutin..

penasaran gila nih lanjutannya :p

kommen please 🙂 kamsa kamsa hamnidaaa~

photo credit : google-sorry, randomly as usual forgot the web *bow*
re-up by : 3vilmagnae

i was wrong part I

Standar

cerita nii diambil dari lagunya 2AM..tapi karakternya diubah..

enjoy reading..

Kyuhyun pov

Setahun lamanya sudah semua itu terjadi..dan setahun sudah juga kami seperti ini..tidak bertegur sapa sedikitpun
Jangankan bertegur menoleh pun tidak mau…
Apa hanya sampai sini saja kah persahabatan yg telah kami lalui selama bertahun-tahun ini..??
“anak-anak kita kedatangan anak baru hari ini” kata songsaenim membuyarkan lamunanku
“ayo masuk..” ajak songsaenim pada murid baru itu
“annyeonghasaeo chonun lee chae rin imnida” katanya
Betapa kagetnya aku mendengar namanya
Apa-apaan ini pasti ini lelucon kan mataku masih terfokuskan pada gadis itu tiba-tiba aku teringat akan sesuatu,aku pun menoleh kearah lelaki yg ada di samping kiri dan kananku..lalu aku juga menoleh ke balakang..
Mereka terlihat kaget setengah mati melihat gadis itu..
Kenapa..??kenapa kau harus dating disaat seperti ini..kedatangan mu makin memperburuk kami sekarang ini

Siwon POV
“chonun lee chae rin imnida”
Betapa kagetnya aku saat melihat ke arah gadis itu, gadis yg sudah pergi selama setahun ini, meninggalkan kami dan akhirnya dia kembali lagi
Apa yg diinginkanya..kurang puaskah dia menyakiti kami hingga kami terpecah seperti ini
Apa yg kau inginkan dari kami chae rin..??

Yesung POV

Chae rin benarkah itu kamu…??kenapa chae rin kenapa kamu kembali lagi..??
Apa lagi yg ingin kau lakukan…apa kau ingin kami brlutut padamu..??
Pergilah chae rin jgn begini..jgn seperti ini

Heechul POV

Lee chae rin benarkah itu kamu..??lihatlah dirimu..kau semakin kurus
Apa yg kaulakukan setahun belakangan ini…apa yg membuatmu kembali kesini chae rin..taukah kau betapa sakitnya hatiku saat kepergianmu meninggalkan ku..dan taukah kau apa yg terjadi pada kami semenjak kau pergi..??

Author POV
“baiklah anak-anak bertemanlah yg baik denganya..chae rin adalh murid pindahan dari Inggris jadi kalian harus ramah padanya aracii..!!” kata seongsaenim membuyarkan lamunan ke-4 pemuda itu
“baiklah chae rin kau duduk di…” kata-kata seongsaenim menggantung sambil mencari-cari tempat duduk untuknya
“nah di sana..di samping cho kyuhyun.”kata seongsaenim sambil menunjuk kea rah tempat duduk kyuhyun
Chae rin yg kaget mendengar nama kyu hyun terdiam membatu.. “chae rin..kau tidak apa-apa ??” Tanya seongsaenim padanya
“ah..ani seongsaenim” katanya sambil menundukan kepalanya
“baiklah kalau begitu silahkan ketempat dudukmu sekarang nona lee”
Chae rin mengikuti kata-kata seongsaenim dan segera menuju tempat duduknya
Tiba-tiba langkahnya terhenti ditengah-tengah dia lagi-lagi membatu
“ada apa nona lee??kau sakit..??” Tanya seongsaenim lagi
“aniyo..mianhae” katanya sambil kembali berjalan dgn menundukan kepalanya

Cha rin POV
“nah di sana..di samping cho kyuhyun.”
Kata-kata seongsaenim membutku sangat kaget..cho kyuhyun katanya
Yg benar saja..pasti aku salah dengar..ya aku pasti salah dengar
“chae rin..kau tidak apa-apa ??” Tanya seongsaenim padaku
“ah ani seongsaenim” kataku sambil menunduk dan berjalan menuju kearah tempat duduku
Di tengah-tengah betapa kagetnya aku..tepat di belakang tempat dudukku
Dapat kulihat jelas orang yg sudah kukenal bertahun-tahun
Kim heechul, benar-benar tidak bisa di percaya di sampingnya ada yesung
Dan ternyata orang yg duduk di sampingku memang benar cho kyuhyun
Dan di sampingnya ada choi siwon, mengapa bisa begini..
“ada apa nona lee??kau sakit..??” Tanya seongsaenim padaku yg menyadarkanku
“aniyo..mianhae” kataku sambil kembali berjalan dgn menundukan kepalaku

aku pun kembali duduk dan terus menundukan kepalaku..entah kenapa ini bisa terjadi


to be continue………

maaf kalo geje..ngerjainya ngebut siihh

ahahahah..dimohonkan komennya..