One Love Part II

Standar

anyyeong readers sekalian yang pasti sudah saya tahu sapa aja orangnya,

Ga usah dikasih review ya, kan uda tau ampe mana part kemaren..

saya minta kommennya tetep~

mohon maaf kalo kata-katanya kurang puitis dan lebay gimanaaaa gitu~

Kalo ada kesamaan karakter dan nama itu semua bukan rekayasa semata-mata alias asli, ceritanya doang yg boongan

wkwkwkwk *menggila*

selamat membaca, ok :*

by : 3vilmagnae😄

*Eunhyuk’s POV*

Aku merasa terasing, hanya mengikuti kemana langkah kaki membawaku pergi.Menuju keramaian tapi aku merasa sendiri disini.Ponselku bordering daritadi, tak tahu siapa yang mencoba menghubungiku tapi aku tak berniat mengangkatnya.

“Hai anak muda, ayo mampir di kedai kami!” panggil seorang ajusshi dan ajjumha sambil menarikku.Aku lagi-lagi hanya mengikuti mereka yang mengajakku masuk ke dalam kedainya.

“Kau sepertinya banyak masalah, aku berikan kau diskon!Kedai kami baru saja di buka dan kau adalah pelanggan pertama kami”

Aku merogoh kantong celana dan menyerahkan beberapa lembar won pada beliau lalu duduk dipojok dan menyandarkan kepalaku pada sebuah tiang sambil memejamkan mata sejenak.

“Ini, nikmatilah” ajusshi itu meletakkan beberapa botol soju dihadapanku.Aku membuka tutup botol dan menuangkannya di sebuah gelas dihadapanku.

Satu tegukkan. Aku mengingat ketika pertama kali aku bertemu dengannya di audisi SMEnt saat aku dan main dance member SJ lainnya diminta menjadi salah satu juri tamu.

Aku menuangkan soju lagi. Aku ingat ketika dia memarahiku karena menjahili donghae—idolanya dan memanggilnya dengan sebutan ‘panda’ bukan namanya. Aku meneguk gelas ke dua.

Ketika aku melihatnya menangis karena tidak lolos audisi, dan menenangkannya.Disitulah aku merasakan getaran itu, aku jatuh cinta padanya. Gelas ketiga telah kosong.

“Na do, sarangheyo monkey” suaranya masih tergambar jelas di memoriku. Gelas ke empat kosong seiring dengan airmata yang mengalir di pipiku.

“Mianhe Oppa, kurasa ini adalah pertemuan terakhir kita…Aku memang bukan wanita yang tepat untukmu, lebih baik kita putus oppa” Aku mengerang dan mengambil sebotol Soju dan menegaknya tanpa fikir panjang.

Setiap kali memori tentangnya berkelebat di fikiranku, semakin banyak pula soju yang ku teguk.Aku tak perduli kalau aku mabuk, aku muak dengan keadaan ini.Kenapa aku tak bisa melupakannya bahkan sedetik pun ? Kau bodoh Hyuk Jae!Berapa kali Kang In hyung bilang untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang lebih darinya.

Donghae juga sudah sering menasihatiku untuk melepaskannya, aku memang bodoh karena tidak bisa membiarkannya pergi dari sisiku.Airmataku mengalir semakin deras, aku kehilangan akal sehatku.Aku merogoh kantong mencari ponselku, tak memperdulikan 15 missed calls dari donghae dan member lain.Aku menekan nomor ponsel yang masih ku hapal dengan jelas, aku mencoba menghubunginya sekali lagi.Jika kali ini tak ada jawaban, aku berjanji pada diriku sendiri aku akan berhenti mencarinya.Aku akan melupakannya.

“Ji Eun ahhh~sarangheyo” isakku. Tak ada suara diseberangan sana. “Mianheyo…Jeongmal mianheyo~” isakku.

Aku berniat menutupnya ketika aku mendengar suara isakan tangis diseberang sana.Aku terbelalak kaget, “Ji Eun ah…Ji Eun ahh!!” panggilku masih terisak.

Aku mencoba berdiri, ingin mencari tempat yang lebih sepi dan berbicara dengannya.Tapi aku sekarang sedang mabuk, keseimbanganku terganggu.
Aku hampir menabrak sebuah kursi ketika sebuah tangan hangat menangkapnya, “Hyung!Gwenchana yo ?!” pekik donghae kaget.

“Hae-ya, Ji Eun!Dia mengangkat telfon ku!” ujarku senang.Aku menyerahkan ponselku, “Dengarkan lah…”

Donghae mengambil ponselku, aku tersenyum bahagia.Tiba-tiba saja raut wajahnya berubah, “Kau mabuk hyung” ucapnya mengembalikan ponselku.

“Tidak, tidak dengarkan lagi…Tunggu” aku menekan kembali nomor Ji Eun dan menunggu.

“Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi” Aku terduduk lemas, tidak aku tidak mungkin mengigau!Aku mendengarnya sendiri, suara Ji Eun menangis di telfon saat aku meminta maaf padanya.Aku kembali menangis, sakit.Aku sudah tidak tahan lagi.

“Hyung, uljima” donghae memelukku erat.

Ya, mungkin ini terakhir kalinya aku menangisimu Ji Eun-ah.

***

*donghae’s POV*

“Benar, ini memang nomor ponselnya…Tapi sudah tidak aktif semenjak kejadian itu” terang Hyo Ri—sahabat Ji Eun.Aku sedang menanyakan perihal nomor ponsel yang kemaren ditelfon Eunhyuk hyung.Dia berkata bahwa dia mendengar suara tangisan tapi kurasa itu pengaruh ia minum terlalu banyak.

“Apa tidak ada kabar terbaru darinya ?” Kyuhyun buka suara.Hyo Ri menggeleng, “Dia benar-benar menghilang, aku sudah menghubungi orang tuanya dan mereka tidak tahu dimana dia…Ji Eun hanya bilang kalau dia akan pergi dari Seoul entah kapan akan kembali” terangnya lagi.

Aku mengela nafas berat, Eunhyuk hyung sedang berisitrahat di dorm sekarang.Kejadian tadi malam benar-benar membuatnya terpuruk, beruntung tadi malam tidak ada ELF maupun AF yang melihat kami.

Leeteuk hyung memarahiku karena lalai mengawasinya, ya aku tahu dia sangat mengkhawatirkan Eunhyuk apalagi sebentar lagi kami akan menggelar super show di Beijing.Aku menyadarkan kepalaku disofa, lelah sangat lelah.

“Oppa, aku minta maaf karena tidak bisa membantu banyak” ujar Hyo Ri lirih.

“Ah, jangan berkata seperti itu Hyo Ri ah” kataku cepat.

“Aku akan berusaha menemukan Ji Eun!Oppa, tolong bersabarlah sedikit…

Aku akan membawa Ji Eun kehadapan Eunhyuk Oppa…” Hyo Ri menggenggam tanganku member semangat.

Aku tersenyum sambil membelai punggung tangannya yang masih menggenggam tangan ku, “Ne, gomawo yo!” jawabku.

Kyuhyun berdehem, aku tahu dia cemburu. “Jangan takut, aku takkan merebutnya darimu” ujarku tersenyum usil ke arah Kyuhyun.

***

*Eunhyuk’s POV*

Aku menyantap sarapanku dengan lahap bersama Ryeowook, Yesung hyung dan Sungmin hyung. “Nafsu makanmu bertambah ya ?” gumam Yesung hyung.Aku hanya tersenyum sambil melanjutkan makan.

Aku memang kelaparan, kejadian tadi malam membuatku kelelahan dan melewatkan makan malam.Alhasil, aku kelaparan pagi ini.

“Hari ini jadwal kita apa hyung ?” tanyaku pada Sungmin hyung.

“Latihan untuk SS2 di Beijing, ku dengar akan ada beberapa member yang diperkirakan untuk melakukan solo, tapi aku tak tahu siapa saja” jawab Sungmin hyung.

“Apa kah hyung sudah baikan ?” Ryeowook meletakkan segelas susu hangat di sampingku.

Aku menyeruputnya perlahan, “Tentu saja, aku bahkan merasa lebih baik!!” ucapku semangat.Padahal aku sendiri belum tahu bagaimana nasib ku nanti.

“Selamat pagi semua” sapa donghae yang baru datang. “Hae-ya, darimana saja kau…Aku mencarimu tadi!Aku bahkan sampai membangunkan Leeteuk Hyung” ucapku.

Donghae langsung menyuruput susu hangat milikku, “Mian hyung, ada perlu sebentar hehehe” ujarnya.Aku tersenyum melihatnya, aku benar-benar berterima kasih dengan apa yang telah ia lakukan padaku.

“Hei, kalian semua!Segera bersiap-siap!Aku tunggu dibawah” teriak Leeteuk hyung dari pintu depan.

“NE!!!” jawab kami serempak.
Aku menghela nafas panjang, ini saatnya aku kembali memulai kehidupanku.Kembali menjadi the jewel guy, Lee Hyuk Jae!!

***

*donghae’s POV*

Eunhyuk hyung sudah kembali menjadi dirinya sendiri, aku bahagia.Aku sempat khawatir dia akan begitu terus -,-

“Jadi untuk SS2 Beijing nanti akan ada beberapa member yang akan melakukan solo…” Manager hyung sedang menjelaskan konsep SS2 Beijing pada kami.Eunhyuk hyung dengan serius memperhatikan penjelasan manager hyung.

“Hyung, lagu yang dinyanyikan apakah boleh ciptaan sendiri ?” Sungmin hyung bertanya.

“Ya, akan lebih baik kalau kalian menciptakan lagu sendiri…Jadi ada kah diantara kalian yang sudah mempersiapkan lagu ?”

Aku menganggkat tangan, “Aku sudah punya satu lagu hyung” jawabku.Manager hyung mencatat di dalam agendanya, “Terhitung akan dipilih 5 member, donghae sudah mendaftarkan diri…Apa ada yang lain ?”

“Aku”

Kami semua menoleh, Eunhyuk hyung mengangkat tangan.Di…dia ? 0_o

***

*Eunhyuk’s POV*

Entah dari mana ide gila ini berasal, aku mendapatkannya secara tiba-tiba ketika Sungmin hyung bertanya apakah lagu yang akan kami nyanyikan secara solo adalah buatan sendiri dan manager hyung mengiyakannya.

Sebuah lagu, lagu yang akan merefleksikan perasaan pembuatnya.Lagu yang akan kutujukan untuknya, mungkin aku ini lelaki plin plan.Aku telah berjanji bahwa aku takkan lagi mengungkit-ungkit dirinya dalam hidupku.Tapi kali ini, aku benar-benar ingin mempersembahkan sebuah lagu untuknya.

Kejadian di café kemaren membekas di benakku.Ketika aku mengingat semua hal yang pernah ku lewati dengan Ji Eun.Aku ingat saat kami belum bersama, aku pernah bertanya padanya hadiah apa yang paling dia ingin kan.Dan dia menjawab bahwa ia ingin seseorang yang dicintainya menyanyikan sebuah lagu dihadapannya.

Aku terlambat menyadarinya, aku tak pernah bernyanyi untuknya sekali pun padahal aku adalah seorang penyanyi.Alasan dia marah saat di pameran beberapa hari lalu adalah dia cemburu.Dia cemburu aku menyanyikan lagu untuk seorang gadis yang baru aku kenal sedangkan aku tak pernah menyanyikan sebuah lagu untuknya, kekasihku.

Terlebih lagi lagu itu adalah lagu yang sangat diinginkan oleh seluruh wanita, sebuah jembatan untuk melengkapi sebuah tahap untuk menjadi seorang wanita yang seutuhnya.Dan lagu itu lagu kesukaannya.

Aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku, tidak salah memang.Tapi itu menjadi sebuah kesalahan ketika kesibukanku menyita waktuku untuk bersamanya.Penyesalan memang selalu datang terakhir, aku hanya bisa merutuki diriku sendiri sekarang.

Ketika rasa sakit menggerogoti hatiku setiap kali teringat senyum dan tawa bahagianya aku hanya bisa menangis.

Ketika sesak memenuhi rongga dada ku setiap kali aku merindukan suaranya dan semua yang ada padanya, aku lagi-lagi hanya bisa menangis.

Aku memang lelaki yang cengeng, tapi air mataku jatuh untuk sebuah alasan yang berharga.Aku kehilangan orang yang ku cintai, bukan kah itu sepadan ?

Tapi kali ini aku akan membuktikannya, aku bisa memperbaiki segalanya meskipun sudah terlambat.Sebuah lagu yang akan mewakili seluruh perasaanku untuknya, sekaligus sebagai persembahan ku hanya untuknya.

Aku mengangkat tanganku dengan mantap, “Aku”

***

Aku meremas kertas dihadapan ku untuk ke sekian kalinya.Aku sudah berkutat berjam-jam di depan meja untuk mengarang sebuah lagu.Tak semudah yang ku bayangkan. -,-a

“Hyung, ini minumlah dulu” Ryeowook menyodorkan segelas teh hangat padaku.Aku menyeruputnya pelan, “Gomawo” ujarku.

Ryeowook duduk disampingku, “Apa hyung perlu bantuan ?” tanyanya.

Aku menghela nafas, “Membuat lagu itu tak semudah yang ku bayangkan ya…Padahal aku benar-benar ingin membuatnya”

“Jangan putus asa hyung, aku yakin hyung pasti bisa…Kalau hyung ingin membuat lagu untuk seseorang, pikirkanlah semua kenangan-kenangan yang pernah hyung lewati dengannya” aku memperhatikan setiap kata yang Ryeowook ucapkan.

“Kalau hyung membuatnya dengan hati, aku yakin hasilnya pasti akan bagus” ujarnya.

“Ne, gomawo Ryeowookie…” ucapku.

Dia berdiri dari sampingku dan berjalan keluar dari kamarku, “Ah! Ya, kalau butuh bantuan aransemen beritahu aku saja…Dan lagipula hyung bisa belajar dari Donghae hyung, dia kan sudah membuat dua lagu yang dia nyanyikan selama Super Show” katanya lagi.

Aku tersenyum, “Ne, nanti aku akan belajar darinya” jawabku.

***

*Donghae’s POV*

Kemana sih si Hyo Ri, kenapa sulit sekali di hubungi ? Padahal aku berencana mengajaknya makan siang setelah latihan ini.

“Ya, hyunnie kemari!” Kyuhyun yang lewat di hadapanku langsung menoleh,

“Ada apa hyung ?” katanya langsung duduk disampingku.

“Kenapa gadismu sulit sekali di hubungi ?” tanyaku.

“Mwo ? Gadisku ? Sungmin hyung ada di dorm kok” jawabnya polos.

PLAK!

“Dasar babo, makanya jangan banyak-banyak main game!Otakmu jadi lamban!”

Kyuhyun mengelus kepalanya, “Kenapa memukulku ? Memang aku ada salah apa ?” tanyanya.

“Maksud ku Hyo Ri !” kataku cepat.Dia terdiam sebentar, “Oh dia sedang sibuk di Beijing sekarang, ada tugas dari perusahaan jadi mungkin sulit untuk dihubungi”

Aku mengangguk, yah padahal aku ingin bertanya soal keberadaan Ji Eun kepadanya.Ternyata dia sedang sibuk di Beijing.

“Ya sudah sana…” ujarku mendorongnya menjauh dariku. “Fishyyy!!!” teriaknya kesal sambil menjulurkan lidah lalu terdiam lagi,

“YAH!Hyung!Dia bukan gadisku!!” teriaknya lagi, salah tingkah.Aku tertawa, dasar sampai kapan dia mau pura-pura seperti ini.Memangnya aku buta tak bisa melihat tatapan matanya saat melihat Hyo Ri.Hyo Ri juga sama bodohnya dengan Kyuhyun, padahal mereka sama-sama saling menyukai tapi kenapa tidak jadian saja ?

“Arraseo, dia memang bukan gadismu…” ujarku.Dia tertawa menang, lalu kembali ke dalam studio. “Tapi dia calon adik ipar kami!” teriakku lagi.

“HYUUUUNGGGG!!”

Aku berlari keluar sebelum Kyuhyun melakukan aksi pembalasan.Sebaiknya aku kembali ke dorm sajalah.Baru saja aku melangkah tiba-tiba ponselku berbunyi, Hyo Ri menelfonku.

“Yobseo ?” jawabku.

“OPPPPPAAAAAAAA” teriaknya membuatku menjauhkan ponselku dari telinga.

“YA!Jangan berteriak, memangnya kau kenapa ?” tanyaku.Dan akhirnya dia mengucapkan dua kata yang bisa membuatku terduduk lemas.

***

*Eunhyuk’s POV*

Kemana si fishy itu, aku sedang butuh bantuannya sekarang! -,-

“HYUKIIEEEEEE” aku menoleh Hae berlari ke arahku dan berhenti tepat di hadapanku. “Ada apa ? Darimana saja kau ? Aku sedang mencarimu!” gerutuku.

“Ada apa mencariku ?” tanyanya.Aku menunjukkan beberapa lembar kertas ke hadapannya. “Bantu aku membuat lagu, aku tak punya inspirasi” pintaku.

Dia terlihat berfikir sejenak, “Hyung….” Kata-katanya menggantung.

“Apa ?” tanyaku.

“Ani, sudahlah lupakan…Aku harus bantu apa ?” tanyanya padaku.Aku mengamati wajahnya, sepertinya ada yang tak beres dengannya.Apa dia sedang ada masalah ?

“Hae-ya, apa kau sedang ada masalah ?” tanyaku.

Dia menggeleng cepat, “Ani, aku hanya bingung kenapa tiba-tiba hyung memutuskan untuk membuat sebuah lagu ?”

Aku terdiam, “Ini lagu untuknya, ceritanya panjang…Nantilah, sekarang yang penting kau harus membantuku bagaimana cara membuat lirik yang bagus” gerutuku.

Donghae terlihat berfikir, “Kalau memang lagu itu untuknya, hyung harus mengingat semua kenangan tentang dirinya…Misalnya kalau lagu ini sebagai permintaan maaf, liriknya harus mengandung makna bahwa hyung benar-benar menyesali semua perbuatan yang telah hyung lakukan” jelasnya panjang lebar.

“Hmm~” aku bergumam sambil berfikir, memutar kembali memori di otakku.Mencari semua kenanganku bersamanya, jangan tanya bagaimana perasaan ku sekarang.Seperti membuat luka di atas luka yang masih belum sembuh benar.Sakit.

“Aku mengerti, terima kasih fishy!” ujarku menepuk pundaknya pelan.

Donghae tersenyum simpul, “Ne, lakukan yang terbaik hyung” ucapnya.

***

Aku mengamati Iphone ku, memperhatikan tanggal yang tertera disana.Tiga adalah hari ulang tahunnya, aku tak mungkin lupa.Aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuknya, tapi bagaimana caranya ? Bahkan keberadaannya tak ku ketahui hingga sekarang.

Lagu yang kubuat sudah ku selesaikan, member yang lain memuji kepiawaan ku.Lagu itu berhasil juga karena bantuan dari Donghae dan Super Junior K.R.Y yang nanti akan melakukan featuring dengan ku.

Aku mengamati seorang bocah lelaki di taman, dia sedang berbicara dihadapan sebuah kamera.Serius, dan kadang tertawa…Memberikan ku sebuah ide, ide yang akan ku buat menjadi sebuah pertunjukkan di Beijing nanti.

***

TBC

segini dloooee~

tebak yo ditebak apa yg Hyo Ri alias saya bilang ke hae~ dua kata aja wkwkwk

Oppa sarangheyo~ ? Hae ganteng ? love you ? :p

tunggulah kelanjutannya nyehehehe~

kamsa kamsa kamsahamnida~ ^^

16 pemikiran pada “One Love Part II

  1. Suka sm ff ini.
    Bangett!
    Krn sjujurnya ff ini mampu membuat diriku mrasa trsinggung hampir ksluruhan T.T

    tp slalu ketawa pas bagian kyu dan ehm siapa ya it namanya? *get kicks* xp

    pesan tramat khusus buat hae:
    cuci tangan ya ganteng,
    wkwk

    • KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA APE LU BILANG ? CUCI TANGAN ?!!!!

      cuci tangan ya opaa, cuci kaki jangan lupa sikat gigi udah gitu jgn lupa mimpiin aku *diinjek cq*

      EHEM~ namanya itu Nandz😄
      *hack blognya chiq, males ganti acc*

      terima kasih, saya senang kalo anda suka😄 nyahahahahahaha

  2. Da 4 kalimat buat ni ff

    1.Wehh. .kenapa ad kalimat “panda” di situ. .

    2.kyu gk babo koq..sungmin kn emank wanitanya. .

    3.fishyqu tak boleh selungking ma tu nanda. .

    4.terakhir. .teganya kmu ng.buat anchovyqu terpuruk seperti itu. .

    • aku jawab pertanyaan anda,

        1. panda itu karena Ji Eun itu dalam bayanganku mirip panda nyaahahahaha
        2. kyu emang babo, sungmin itu bukan gadisnya kyu, tapi ummm *malas ngomonginnya*😄
        3. sah sah aja kan oppa ? *kedip2 ke hae-di injek unyuk*
        4. hei, bukan aku yg buat begitu…itu sih si hae pegang2 tangankuuuu eh ? unyuk terpuruk krna hae kan ya ? XP

      mwahahahahahahahahahahahah~ *peluk chiq*

      • awas yah kamu…

        aku mau post my new ff nah..

        kea mana loginya…

        *yg satunya ajj belum kelar…

  3. ekh. .ekh jgn bwt blog qu jd blog yg aneh.aneh ya. . .

    kamu ajj yg bwt nc gunk. .kan kmu jago. .wehehehe
    *di tendang agung ahjuma. .

    • pada begila ngomongin NC😄
      chi, ada kesalah itu aku ngepost if you came part II hahaha😄

      eh ajummha mau buat NC ajusshi ? aw aw,
      kalo perlu bantuan call unyuk aja..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s