If you came into my heart part V

Standar

Ji eun Pov

“hemmm..apa yg mereka lakukan di dalam??kenapa begitu lama” tanyaku dalam hati sambil asik menikmati ice cream yg ada di tanganku

Lagi asiknya bersanma ice cream tiba-tiba ada seseorang yg menegurku dari belakang

“aghhhhhhh…kalian curang..!!” teriak orang tersebut yg kalau bukan siapa lagi selain kyu hyun oppa

“weeeehh hai dongseng kesayanganku gmana..??” Tanya heechul oppa padanya sambil merangkul kyu

“bagaimana apanya…??” tanyanya balik

“itu..itu…” kata heechul nyengir sambil menaik turunkan alisnya memandang hyo ri yg lari ke arahku

“oohhh..gak da yg special gitu.gitu ajj” jawabnya

“yaishh..apa maksudmu..padahal hyo ri tiba-tiba jadi diam gini” kataku sambil memandang hyo ri yg ada di sampingku

“yaa..ji eun ayo kita pulang..aku ngantuk” katanya padaku malu-malu sambil menarik lengan bajuku

“ne ne..kkaja oppa..” ajaku pada jungsoo oppa

“ne..dadaaaahhh semua..” katnyya sambil melambaikan tangan pada member yg lain

Ji young pov

Hari ini adalah hari dimana aku janji bertemu dengan ji eun…

“yeppp sudah semua..” kataku selesai mengecek barang-barang bawaan ku

Ku perhatikan lagi diriku di cermin… “wahh kwon ji young kamu gak da bedanya ma hyung-hyung suju yg lain koq..kamu juga gak klah cakep ma mereka..” kataku percaya diri sambil bergaya di depan cermin…(omoooo…narsiss gila nampyeon saya..)

Aku memandang kearah jam tangan ku dan kulihat sudah saatnya untuk ku menjemput ji eun di rumahnya

Aku pun bergegas mengambil kunci mobil di atas meja dan berlari kea rah pintu depan

“yae rin.ah aku pergi dulu ya..” kataku sambil pergi berpamitan pada adiku itu

Dalam perjalanan aku benar-benar gugup dan sesampainya di rumah ji eun pun jantungku masih terus berdegup kencang… “ayolah ji young jgn gugup seperti ini..nanti kau malah gak bisa ngomong lagi” kataku dalam hati sambil mengelus-elus dadaku.

Aku melangkahkan kakiku keluar dari mobil, kulihat di depan pintu rumah ji eun, leeteuk hyung dan ji eun sudah ada di sana menugguku, aku pun segera menghampiri mereka ber-2

“ahh ji eun kau sudah siap??” tanyaku pada seorang yeoja yg berada di hadapanku sekarang

“ne sudah” jawabnya sambil tersenyum

“baiklah hyung aku pinjam dongsaengmu dulu ya” kataku pada leeteuk hyung

“ne..kembalikan dia tanpa lecet ya” katanya sambil cengar-cengir

“yaa oppa..kami kan Cuma mau ke taman bermain” jawab ji eun pada leeteuk hyung

“yahhh siapa tau ada rencana lain kan” sambung leeteuk hyung sambil mengerling ke arahku

“mwo..??” Tanya ji eun bingung pada oppanya

“ahh sudahlah ayo kita pergi sekarang ji eun” kataku mengalihkan pembicaraan sambil menarik ji eun

Ji eun pov

“omoo..udah lama gak kesini banyak wahana baru yah..??” kataku gembira karna memang sudah lama sekali aku tidak kesini semenjak oppa ku sibuk dengan suju

“heeii ji eun ayo kita kesana” ajak ji young padaku sambil menunjuk kearah rollercoaster

“ayooo siapa takut..” kataku

Satu per satu wahana yg ada di sana kami coba tak ada satupun yg terlewatkan

Hari ini benar-benar menyenangkan

Sampai akhirnya kami lupa waktu, hari sudah hampir gelap

“sepertinya akan ada acara di sini” kataku sambil melihat sekelilingku yg begitu banyak orang, dan sebuah panggung yg sudah di hias dengan indahnya

“ehhh..mana ji young” kataku yg tersadar bahwa ji young tidak di sapingku sekarang ini

“yaissshh kemana dia..” kataku yg panic

Aku pun mencari-cari ji young di kerumunan orang-orang yg padat ini tapi aku tak kunjung menemukanya..

Ya yang benar saja ada beribu-ribu manusia di sini mana mungkin aku bisa menemukanya dengan mudah, dan sampai akhirnya aku kelelahan dan hanya bisa menghela nafas

“BAIKLAHHH PENGUNJUNG SEKALIAN APA KALIAN SIAP…” terdengar suara yg keras dari atas panggung, ternyata memang ada acara di sini

“INI DIA KITA PANGGILKAN GUEST STAR KITA HARI INI MBLAQ”

Saat mendengar nama mblaq di sebutkan para pengunjung langsung brlarian kea rah panggung…dan aku pun terbawa arus para A+

Badanku terasa sakit karna mereka semua menabraku..mereka tidak peduli apa pun dan terus-terusan menabraku..sampai akhirnya rasanya tubuhku sudah tidak kuat lagi dan aku rasa aku akan jatuh dan terinjak-injak oleh mereka, tapi……Tiba-tiba tangan  seseorang menariku keluar dari siksaan itu

“ji eun..gwaenchana..??” tanyanya panic sambil memeluku erat-erat

Aku melepaskan diriku dari pelukanya masih dengan nafas yg tersengal-sengal

“yaa ji young kau dari mana hah..??aku bingung gara-gara nyari ka..” kata-kataku terpotong

Karna ji young lagi-lagi memeluku dengan eratnya

“mian,,mianhae ji eun” katanya pelan di kupingku

“ahh sudahlah gak apa, yg penting udah ketemu kan sekarang” kataku sambil menepuk punggungnya

Dan ji young pun melepaskan pelukanya padaku, wajahnya terlihat begitu menyesal

“sudah-sudah aku gak marah lagi” kataku padanya

Aku tidak suka meliahat wajah ji young yg seperti itu

“aku tadi hanya berniat membelikan mu ice cream coklat kesukaanmu, tapi aku gak tau bakal gini jadinya” katanya tertunduk lesu

“yaa..kenapa kau  begitu lesu..ayolah aku sudah tidak apa-apa” kataku meyakinkanya lagi

“jinca…??” tanyanya padaku

“ne jinca..” kataku lalu berdiri “kkaja..habis ini kita kemana??” sambungku

“sebentar lagi matahari akan terbenam” kataku lagi sambil melihat ke langit

ji young terlihat sangat kaget setelah mendengarkan perkataanku itu

“ayo ikut aku ji eun..sebelum telat” katanya yg dengan tergesa-gesa menarik tanganku dan membawaku berlari

Dan akhirnya kami sampai di sebuah tempat yg aku tidak tahu dimana ini..tapi pemandanganya cukup indah..laut yg luas tehampar di sana..sesekali dapat kurasakan angin yg lembut melewatiku..benar-benar menenangkan hati…

“ji young buat apa kita kesini..??” tanyaku bingung padanya

“aku ingin kau melihat pemandangan sore hari disini..untung masih sempat” katanya sambil tersenyum tipis

Entah mengapa aku sangat kaget melihat senyumnya itu..kenapa aku baru sadar bahwa ji young tampan juga..

“nah sebentar lagi, ayo ji eun cepat kita duduk di sana” katanya sambil menunjuk kea rah jembatan di depan kami..

“ahh ne” kataku yg sedikit kaget

Kami pun duduk di sana sambil menunggu matahari terbenam..

Dan akhirnya apa yg di tunggu-tunggu datang juga, matahari terbenam yg indah

“omooo…yeppeoyo…” kataku kagum.. “kau memang hebat ji young bisa menemukan tempat seperti ini” sambungku lagi

Tapi ji young tidak membalas perkataanku dan dia hanya tersenyum, dan lagi-lagi aku tanpa sadar memandang kearah wajahnya, ahh ada apa denganmu park ji eun, namun lamunanku tersadarkan oleh suara seperti sirine kapal

“tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnn (bunyi ngasal nihh)”

Aku langsung memalingkan wajahku kearah laut, dan disana ada sebuah kapal besar

Dan betapa kagetnya aku ternyata para member suju ada di sana..dan ada hyo ri juga disana, ada apa sebenarnya aku bingung..

Kebingunganku berubah menjadi kekagetan setelah aku melihat sebuah kain putih yg mereka rentangkan di kapal itu..penuh dengan tanda tangan disana..dan di tengah-tengah kain itu tertuliskan kalimat yg sangat besar

PARK JI EUN…SARANGHAEYO

(sssssshhhhh pas aku ngetik ni kalimat omku bekejar-kejaran ma biawak di depan rumahku,)

Tak ada satupun kata yg bisa ku ucapkan, aku hanya terdiam di sana sambil terus-terusan memandang kea rah kalimat itu

(kaget habis ngeliat biawak diaa…kikiikikikikik)

Aku merasakan angin bertambah kencang, sedangkan para member suju dan hyo ri disana masih terus melambaikan tangan mereka padaku

Dan aku masih dan masih mematung memandangi tulisan itu, warna air laut sudah berubah menjadi kemerahan karna pantulan dari matahari yg terbenam itu dan aku tidak tahu bagaimana dengan warna wajahku sekarang, sama kah dengan warna laut sekarang..???

Ji young pov

Pasti dia kaget..ya dia pasti kaget, dari tadi dia hanya diam tidak berbicara sedikitpun

Rambutnya yg terurai berterbangan karna di tiup angin yg begitu kencangnya

“ji eun.ni” panggilku padanya sambil memegang kedua tanganya

“saranghaeyo ji eun, aku sudah lama menyukaimu, tapi kau tidak pernah tau itu, saat aku tau kau di sakiti oleh yoochun, aku benar-benar marah, yeoja yg selalu ingin kulindungi di sakiti oleh namja lain, aku benar-benar gak bisa terima itu” kataku sambil menatap tajam matanya

Tapi masih tidak ada komentar sedikitpun yg keluar dari mulutnya

“aku mengumpulkan tanda tangan satu sekolah kita..agar menyetujui dan mau mendoakan usahaku ini, dan hasilnya aku mendapatkan restu mereka semua, yah tak terkecuali bahkan bu kantin pun kumintai” sambungku sambil menyengir

Masih tidak ada jawaban darinya, aku pun menjadi semakin takut, ku genggam tangannya lebih erat

“oleh karena itu aku berjanji gak akan membuatmu menangis lagi jad..” kalimatku terputus saat kulihat dia menangis..

“ji eun..gwaenchana..??waeyo..??” tanyaku berkali-kali padanya

Dia menudukan kepalanya

“geotjimal..” katanya “kau telah melanggar janjimu padaku” sambungnya lagi

“mwo..??yg mana..??” tanyaku lagi

“sekarang ini kau telah membuatku menangis kan” katanya masih dalam keadaan kepala yg tertunduk

“ahh mianhae ji eun” kataku sambil mengangkat kepala ji eun dan menghapus air matanya…

Ku hapus air matanya satu per satu sampai akhirnya dia menegakan kepalanya sendiri dan seperti sudah siap mengatakan sesuatu padaku

“yaa..maukah kau berjanji padaku” Tanya ji eun padaku

“mwo..??” jawabku lagi

“tetaplah di depanku, kamu gak boleh menghilang seperti tadi lagi, atau aku akan pergi membelakangimu” katanya dengan masih terisak-isak

Betapa kagetnya aku mendengar kalimatnya itu, sinar matahari yg terbenam membuat wajah ji eun menjadi merah, tanpa ijin darinya aku langsung memeluknya “ I would run, I would fly if you came into my heart” bisiku di telinganya

Dan dia pun memelukku balik, di tengah-tengah matahari tenggelam, di laut yg terlihat hanyalah bayangan ku dan ji eun yg sedang berpelukan

“pantas saja rasanya ada yang aneh dengan sekolah..dan kau pun seperti menghindariku, ku pikir kau marah padaku” katanya lagi

“ahhh…mian itu karna aku harus mengumpulkan tanda tangan mereka semua, bukan maksudku untuk menghindarimu” jawabku sambil melepaskan pelukanku padanya dan memegang kedua pipinya yg basah karna habis menangis

Disaat itulah terdengar suara rebut dari arah kapal tersebut dan ternyata Para member suju yg lain saling berpelukan juga dgn couplenya masing-masing

Seolah-olah mengejek kami berdua,

Tapi apa itu, apa gak salah peluk tuh kyuhyun hyung..dia malah memeluk sungmin hyung yg ada di sampingnya, dan hyo ri juga..dia malah memeluk heechul hyung–> *nd : aku dibunuh rida*

(kyuri couple kan emang aneh..XP)

Aku dan ji eun hanya tertawa melihat tingkah mereka.

Author pov

Sudah 6bulan berlalu sejak pernyataan cinta ji young ke ji eun, dan sampai sekarang hubungan mereka makin baik saja, sampai pada akhirnya sesuatu terjadi di tengah-tengah mereka

Ji young pov

“chagi..mian hari ini gak bisa pulang bareng, aku harus buru-buru nganter yae rin ke kantornya, mian yah, jeongmal mianhae” kataku sambil melipatkan ke2 tangan dan berwajah menyesal di hadapanya

“ne gwaenchana chagi..pergilah” katanya padaku

“gomapta chagi..” kataku lagi sambil mengecup pipinya lalu pergi meninggalkanya

Ku lihat dia terdiam sejenak dan begitu sadar dia mneriakiku “yaa kau ini..dasar..” teriaknya padaku

Tapi aku harus segera pergi atau yae rin akan membasmiku nanti

Akupun bergegas keparkirran dan menjemput yae rin yg dari tadi sudah menelponku untuk di jemput

Setelah mengantar yaeri ke kantornya aku berniat pulang untuk beristirahat, tapi tiba-tiba rasanya dadaku begitu sakit..seperti ada yg menusuknya, ini sudah yg kesekian kalinya, “haaaahh..apa yg terjadi sebenarnya??” keluhku dalam hati

Aku memarkirkan mobilku ke pinggir, makin lama rasa sakitnya makin memuncak, dan kepalaku mulai pusing, dan semuanya terasa mulai gelap…….

Ji eun pov

“kenapa ji young belum juga memberi kabar, apakah dia belum pulang” tanyaku dalam hati

Aku menghela nafas dan menghempaskan tubuhku di tempat tidurku, setelah 2 jam berlalu dan ji young sama sekali belum mengghubungiku dan aku makin merasa capek menunggu

“ahh apa aku harus menelponya duluan” kataku dengan wajah sedikit cemberut

“haishhhhh…kwon ji young babo..!!!” teriakku sambil berguling-guling di tempat tidurku sampai akhirnya hpku berbunyi

Dengan cepat ku ambil hpku dan kulihat di layarnya tertulis nama seseornag yg memang sudah dari tadi ku tunggu telfonya, dan aku pun mengangkatnya

“yobosaeyo..yaa kwon ji young kenapa begitu lama, sudah 2 jam aku menunggu” kataku panjang lebar

“yobosaeyo..ji eun eonnie..” kata orang tersebut

Betapa kagetnya aku mendengar suara seorang yeoja yg menyapaku

“ahhh ne nugusaeyo..??mana ji young..??” tanyaku

“onnie.ah ini aku kwon yae rin” balasnya dengan pelan

“yae rin..waeyo..kenapa kau menelfonku dgn no ji young..?” tanyau lagi makin bingung

“onnie.ah..bisakah onnie ke rumah sakit sekarang..??”

“rumah sakit..??apa kau sakit yae rin..??” tanyaku lagi padanya

“ani onnie” katanya yg tiba-tiba terdiam

Setelah dia melanjutkan kata-katanya betapa kagetnya aku…aku langsung bergegas mengambil jaketku dan keluar dari kamarku

Di bawah para pelayan kaget dengan tingkahku sehingga salah satu dari mereka bertanya padaku

“ahh nona ada apa, kenapa panic seperti itu..??”

“bibi mana kunci mobil, berikan padaku” kataku yg tidak menghiraukan pertanyaan kepala pelayan itu

“ahh ne nona..ini kuncinya” katanya sambil memberikan kunci itu padaku

“berhati-hatilah nona” teriaknya padaku yg sudah berlari keluar

Aku mengemudikan mobilku secepatnya, dan aku pun teringat kembali dengan perkataan yae rin tadi di telfon

“ji yong oppa sekarang dia ada di rumah sakit..dokter sedang memeriksanya sekarang..cepatlah kesini onnie..” katanya dengan suara yg bergetar

Sesampainya aku di rumah sakit aku pun mulai mencari yae rin dan kulihat di depan sebuh kamar yae rin sedang berbicara dengan seorang dokter, degan cepat aku menghampirinya

“yae rin.ah..apa yg terjadi…?? Bagaimana keadaanya..??” tanyaku dengan terengah-engah

“onni..” katanya sambil menangis

“yaa..waeyo..kenapa kau menangis??ada apa cepat beritahu aku” tanyaku lagi yg semakin panic

Tapi yae rin tetap tidak menjawabku dan terus-terusan menagis

“yae rin.ah..”

“kwon ji young.ssi dia menderita leukemia yg sangat parah..dan penyakit ini sudah menyebar di tubuhnya” kata dokter yg saat itu ada di belakangku

Saat mendengarnya berbalikpun aku tak sanggup, aku hanya terduduk di lantai seakan tak percaya apa yg dikatakan oleh dokter itu

Dan sedikit demi sedikit air mataku mulai mengalir..dan akhirnya semakin menderas..membuat yae rin memelukku dengan eratnya

**********

Ji young pov

Bau apa ini..ahh aku tau ini bau rumah sakit, ya ini bau rumah sakit, ternyata aku ada di rumah sakit sekarang..aku membuka mataku perlahan, kulihat di sebelah kanan ku ada seorang yeoja yg memang sangat ingin ku temui, park ji eun, dia tertidur di sebelahku, saat aku memandangi dia yg sedang tertidur di sampingku tiba-tiba “ceklleeekkk” terdengar bunyi pintu yg di buka dan ternyata itu adalah yae rin

“oppa, kau sudah sadar..??” tanyanya yg begitu panic

Aku hanya memberi isyarat pada yae rin untuk memelankan suaranya, karna bidadariku sedang tertidur sekarang

Yae rin pun menganguk dan mendekatiku perlahan,

“oppa..gwaenchana..??” tanyanya padaku

“mwo..waeyo..??” tanyaku balik “ohh iya kenapa aku sampai dirawat di rumah sakit seperti ini..aku sakit apa..?? tanyaku lagi..

Mendengar pertanyaanku ekspresi wajah yae rin terlihat pucat dan sedikit sedih

“yaa yae rin..ada apa sebenarnya” kataku dengan sedikit menninggikan nada suaraku

Daan aku lupa bahwa sekarang ji eun sedang tertidur di sini, sehingga kata-kataku barusan membuatnya terbangun

“chagiya..kau sudah bangun..gwaenchana..??” tanyanya yg tidak kalah khawatirnya dengan yae rin sebelumnya

“ne…chagi sebenarnya aku sakit apa..??” tanyaku lagi dan kali ini aku bertanya pada ji eun

Setelah mendengar perkataanku ji eun pun sama kagetnya..ku lihat matanya berkaca-kaca

“chagi waeyo..??” tanyaku lagi padanya

Tapi dia mengalihkan pembicaraan dan dia langsung berdiri dari tempat duduknya

“ahhh..biar aku beritahu dokter dulu kalau kau sudah sadar” katanya sambil tersenyum dan pergi meninggalkanku

Itu bukan senyuman ji eun yg selama ini sering ku lihat, dia hanya memaksakan untuk tersenyum

Aku kembali menghela nafasku dan kembali menatap yae rin yg masih terdiam di sampingku

“yae rin kam…” kata-kataku belum selesai tapi yuri memotongnya

“ahh oppa, aku harus beritahu yg lainya kalau kau sudah sadar” katanya dengan cepat

Aku hanya memandangi yae rin yg akan meninggalkan ku, tapi tiba-tiba yae rin menghentikan langkahnya di depan pintu seperti terkagetkan oleh sesuatu

“waeyo yae rin..??” tanyaku padanya dan dia terlihat sedikit kaget mendengarnya

“ahh gwaenchana oppa” jawbnya lalu meninggalkan ku sendirian di kamar ini…

ku pandangi langit-langit kamarku, kenapa rasanya ada perasaan tidak enak..

to be continue🙂

3 pemikiran pada “If you came into my heart part V

  1. lahhh….kenapa da…???

    gak mau liat matahari kenapa…???

    mau endingnya masih binggung ehh aku…
    tapi udah buat ff baru lagi…T.T

  2. ampun ce, aku aja kaget pas baca itu…
    itu si chikong meong yang buat, kalo mau bunuh org dia aja yang dirimu bunuh..
    lagi pula kalo ak deket ichul bukannya pelukan, malah jambak2an ntarrrrr
    AMPUUUUNNN >/\<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s