Me (plus) Baby (minus) Him part II

Standar

8bulan kemudian

Ji eun pov

“adit…ayo liat kesini” kataku pada adit, anaku yg sudah berumur 8bulan ini..
Aku sedang asiknya memotret wajahnya yg imut-imut itu dan “jeprettt” aku mendapatkan fotonya yg imut itu

Bagaimana..??bukankah dia mirip denganku…

“aegyoo~~~ anakku..” kataku sambil memperhatikan hasil fotoku tadi

Sedang asiknya aku memperhatikan foto aditku, ponselku berdering, saat ku lihat tertulis di layarnya “shin hyo ri calling”, dengan segera ku jawab telponya

“yobosaeyeo..hyo ri..wae..??” tanyaku padanya

“yaa jangan bilang kalau kau lupa lagi ji eun..” katanya

“ahh aku ingat koq, hari ini kita mau pergi ke ultahnya nee sha kan..??” kataku lagi padanya

“ne..kupikir kau lupa dengan janji kita, baiklah aku tunggu kau di rumahnya oke..” katanya lagi

“oke…” jawabku lagi sambil memutuskan telponku

Dan kembali focus pada anakku ini

“ayo dit, kita ganti baju kita akan ke pesta sebentar lagi” kataku sambil memmanggilnya dan dia pun mulai merangkak menghampiriku

Ahhh tidak ada salahnya aku mengurusnya sendiri, aku bahkan merasa lebih bahagia dari sebelumnya

Setelah selesai berpakaian aku pun dengan segera menggendong adit, menaruhnya di kursi depan di samping kursi ku, ku pasangkn sefti belt padanya agar dia tidak terjatuh

Aku pun segera memasukan barang-brang yg harus di pakai adit nanti, setelah ku pastikan semunya lengkap aku segera mengemudikan mobilku dan pergi ke rumah nee sha dia adalah teman hyo ri tapi dia temanku juga, hanya saja kami tidak terlalu akrab

***********

Author pov

Sesampainya di rumah nee sha, ji eun pun turun untuk menggendong anak kesayanganya itu, terlihat dari kejauhan hyo ri yg melambai-lambaikan tanganya pada ji eun
Ji eun pun segera menghampirinya

“apa acaranya sudah di mulai..??” Tanya ji eun pada hyo ri

“ini baru saja akan mulai” katanya

“syukurlah..kupikir aku telat” lanjut ji eun

“ahahhaah halo adit..wahh kau ganteng sekali ya, sama seperti appamu” kata hyo ri sambil memegang pipi adit

Mendengar perkataan hyo ri, raut wajah ji eun jadi berubah kaget

“apanya yg mirip?? tidak ada yg mirip, anak ini murni semuanya mirip denganku” kata ji eun tidak mau anaknya di samakan dengan orang itu

“ahh kau ini sudah dengan jelas dia sangat mirip denganya” lanjut hyo ri lagi

“yaishhh hyo ri..kenapa kau selalu bilang kalau anakku mirip dengan monkey itu, lagipula siapa appanya, dia hanya punya eomma dan itu aku” jelas ji eun yg tak terima anaknya di katakan mirip dengan appanya

“yaa park ji eun kau ini, kau gak boleh gitu, ingatlah pada akhirnya dia memanglah appa dari anakmu adit” kata hyo ri lagi

“sudahlah gak usah di bahas, ayo kita masuk ke dalam nanti kita ketinggalan pestanya” kata ji eun menarik tangan hyo ri masuk ke dalam

Selama acara berlangsung ji eun terus terdiam jika teringat kata-kata hyo ri tadi padanya

Sampai akhirnya nee sha datang dan menegur ji eun dan hyo ri

“heii ji eun, hyo ri ternyata kalian datang, ku pikir kalian tidak akan datang” katanya pada mereka berdua

“tentu saja kami akan datang, kau kan sudah mengundang kami” kata hyo ri

“ahhh iya terima kasih ya..wahh siapa malaikat kecil itu, aegyo..” kata nee sha memandang kearah adit yg saat itu ada di pangkuan ji eun

“ahh diia..diaa” hyo ri tak bisa melanjutkan kalimatnya

“dia anakku” kata ji eun yakin

“mwo…??anakmu…?? berapa umurnya sekarang..??” Tanya nee sha lagi makin penasaran

“ne dia anakku, umurnya sudah 8bln” kata ji eun sambil tersenyum manis

“jinca..semuda ini kau sudah punya anak, siapa appanya..??kenapa kau tidak mengundangku ke acara pernikahan mu..??” katanya lagi sambil bermain main dengan adit

“appanya..??” jawab ji eun yg sedikit kaget

“ahh appanya orang Indonesia..dan sekarang dia ada di Indonesia” kata hyo ri mebantu ji eun..

“ohh begitu..” kata nee sha yakin “ahh tunggu di sini aku ingin memotret kalian boleh kan..??” tanyanya pada ji eun

“tentu saja, kenapa tidak..” jawab ji eun

“baiklah aku akan mengambil kameraku dulu” kata nee sha tergesa-gesa masuk ke kamarnya

Setelah beberapa menit, akhirnya nee sha datang dengan kamera digital di tanganya

“baiklah ayo pasng pose..” kata nee sha memberi aba-aba pada ji eun dan adit

“oke..hana, deul, set…jepppretttt”

Akhirnya nee sha berhasil mengambil foto ji eun dan adit, mereka pun melihat hasilnya bersama

“aigoo…aku gak nahan liat muka malaikat kecilmu ini ji eun” kata nee sha lagi

Mereka kembali mengambil foto bersama adit, hingga akhirnya acara selesai, ji eun dan hyo ri pun kmbali berpamitan bersama nee sha

*****************

Ji eun pov

“aghhh akhirnya sampai juga..aku benar-benar lelah” kataku ketika memasuki rumahku

Ku pandang malaikat kecil yg ada di gendonganku sekarang, aku jadi ingat lagi dengan kata-kata yg di katakana hyo ri padaku

Aku menaruh adit di keretanya, dan melangkahkan kakiku ke kamar untuk mengambil sesuatu, dan akhirnya ku temukan juga, sebuah foto yg tidak seharusnya kusimpan

Akupun kembali keluar menghampiri adit, dan menaruh foto itu di samping wajahnya

“gak da miripnya emang, dilihat dari manapun” kataku lagi sambil membandingkan wajah mereka berdua
Aku menghela nafas sebentar, dan kembali menatap adit yg sedang bermain di keretanya

“adittya..apa kau perlu seorang appa??” tanyaku putus asa pada bayi kecilku itu

“kau tidak butuhkan..??kau hanya butuh eomma di sini” kataku lagi sambil mengelus pipi anaku tersebut

Tanpa sadar adit langsung merampas foto hyuk jae yg saat ini kupegang

Dia memandangi foto itu sangat lama

“adiittya kembalikan pada eomma” kataku sambil mengambil kembali foto itu, tapi gerakan ku terhenti ketika mendengar adit mengucapkan sesuatu dari mulutnya

“appa~~~” katanya pelan

Aku begitu kaget mendengarnya, adit yg biasanya hanya bisa mengucapkan eomma, mamam, dan terkadang dia mengomel tidak jelas sendiri sekarang bisa mengucapkan appa, padahal sedikitpun aku tak pernah mengajarkan hal tersebut padanya

Saking kagetnya aku cepat-cepat merampas foto itu dari adit, dan menyembunyikanya dari pandangan anakku itu, tapi tiba-tiba dia menangis, tidak biasanya dia seperti ini bahkan yg di tangisinya adalh appanya

“appa….appa..~~~” tangis anakku makin nyaring

Karna panic aku langsung menggendongnya, untuk mendiamkannya

“adittya jgn menangis seperti ini..” kataku panic sambil berusaha menenangkanya

Tapi adit terus-terusan menangisi appanya, sampai akhirnya dia kelelahan menangis dan tertidur pulas di gendonganku

***************

Eunhyuk pov

Perasaan tidak enak apa ini, kenapa aku merasa seperi ada yg sedang menangisiku

Apakah para ELF sedang menangisiku sekarang?? (cihh pede..urusin sana anakmu)

“Sudahlah lebih baik aku istirahat, karna masih banyak jadwal menumpuk besok” kataku sambil membaringkan tubuhku di tempat tidurku

“sudah hampir 2thn lamanya aku tidak bertemu dia, bagaimana dia sekarang..??” tanyaku dalam hati sambil melihat kea rah langit-langit kamarku

“kenapa hyo ri dan si dae menyembunyikanya dari ku..??apa mereka tau apa yg terjadi waktu itu..??atau terjadi sesuatu pada gadis itu??” pikirku makin bertanya-tanya

Pernah ada beberapa orang melihatnya berkeliaran di korea, tapi saat kucari ke rumahnya, pasti tetangganya bilang dia sudah pindah, dan begitulah seterusnya

Dia selalu berpindah dari tempat yg satu ke tempat lainya, dia seperti menghindariku

Apa yg sebenarnya terjadi denganya..??

Mungkin karna terlalu capek aku jadi tertidur tanpa mengganti pakaian ku terlebih dahulu

Sampai aku terbangun keesokan paginya

Matahari pagi yg begitu terang masuk ke kamarku dan menyilaukan wajahku sehingga aku terbangun dari tidurku

Tadi malam aku tidur di rumahku, karna sudah terlalu malam dan jarak antara lokasiku tadi malam dengan dorm sangat jauh aku memutuskan untuk tidur di rumahku ini karna aku juga sudah lelah jika harus menyetir sampai dorm lagi.

“hemm sudah jam berapa ini??” kataku sambil melihat jam tanganku

“haissshh 2 jam lagi aku sudah harus ada di kantor” kataku seraya bangun dari tidurku dengan malas-malasan

Aku beranjak dari tempat tidurku dan menuju kama mandi, setelah selesai mandi aku turun ke bawah untuk bersiap-siap ke kantor

Saat itu ku lihat dibawah ada tamu, mungkin itu teman soora noona, mereka terlihat sedang asik ngobrol
dan noonaku sedang melihat foto-foto dari kamera digital yg kuyakini pasti milik temanya itu, aku duduk di dapur dan mulai melahap sarapanku

“ahh nee sha mianhae aku gak bisa datang di acara ulang tahunmu kemaren” kata soora noona pada wanita itu

“haiissh gwaenchana onnie..aku tahu kau sibuk.”

Tiba-tiba noonaku terkaget meliahat sesuatu

“aigoo~~~siapa ini..kenapa anak ini begitu manis” teriaknya

“Pasti sekarang dia sedang melihat foto-foto brondong lagi” kataku dalam hati sambil terus memakan sarapanku

“ahh benarkan anak ini memang manis, yaa onnie apa kau tahu gadis yg di belakangnya adalah eommanya”

“jinca..??kenapa sepertinya dia masih muda sekali”

ternyata mereka tidak sedang membicarakan brondong, syukurlah noonaku sudah sadar dengan umurnya

“memang onnie dia baru berumur 19 thn sama sepertiku, tapi anaknya sudah berumur 8bln”

“mwo..??jadi dia mengandung saat umurnya 18thn..??”

“ya mungkin saja”

“ahh begitu rupanya..engg tapi rasanya wajahnya tidak asing bagiku”

“ya bukankah onnie pernah bertemu dengannya dulu di mall saat kita sedang berbelanja bersama”

“ahh ne aku ingat ternyata gadis Indonesia itu..!!”

Aku tersentak saat mendengar perkataan noona ku, gadis Indonesia katanya..??

“ne benar onn dia”

“ahh benar ternyata dia, siapa nama koreanya park..”

“park ji eun onnie”

“yaitu dia park ji eun”

Park ji eun ??!!! apa aku tidak salah dengar, dengan cepat aku melangkahkan kaki ku keruang tamu untuk melihat foto gadis itu

Cepat-cepat aku merampas kamera digital tersebut dari tangan noonaku dan tepat sekali dia ji eun, yeoja yg sudah hampir 2thn ini ku cari dan ingin kutemui

“yaa lee hyuk jae kenapa kau begitu tidak sopan merampas sesuatu tanpa bilang dulu” kata noonaku sambil merampas kembali kamera itu

“lee hyuk jae..??dia super junior eunhyuk kan..??” kata teman noonaku, yag kagum melihat ketampanan ku *.* (weeekksss)

“ahh mianhae boleh aku tahu dimana kau mendapatkan foto gadis itu..??” tanyaku pada yeoja itu

“foto..?? maksudmu foto ji eun..??” tanyanya balik padaku

“ne ji eun..” ktaku lagi sambil menggangukan kepalaku

“ahh itu aku mendapatkanya kemarin saat acara ulang tahunku” katanya jelas

“ennggg apa benar anak yg dia pegang itu adalah anaknya..??” tanyaku lagi

“ne itu anaknya..waeyo..??” tanyanya balik padaku

“ahh gak apa, dia kenalanku dan sudah lama aku mencarinya, bisakah kau beri tahu aku alamtnya..??” pintaku padanya dengan wajah memelas

Tanpa berkata apa-apa yeoja itu langsung menuliskan sesuatu di selembar kertas dan memberikanya padaku
“ini…” katanya sambil menyerahkan kertas itu padaku

“ne gomawo..” kataku sambil membungkuk dan tersenyum pada yeoja itu

Dan yeoja itu terlihat sedikit kaget melihat senyumanku (matiiiiiiiii ajj kamu sana monkey….)

Aku pun bergegas keluar, tapi gerakan ku terhenti oleh panggilan dari noona ku

“yaa lee hyuk jae kau mau kemana..??” teriaknya padaku

“kemana..??ahh noona itu adalah pertanyaa yg babo..tentu saja aku mau ke kantor” kataku sambil berlari sebelum noonaku melemparkan barangnya ke arahku

Sesampainya di luar aku menyalakan mesin mobilku dan segera menancap gas menuju ketempat yg dimana ada ji eun dan anaknya di sana..

tapi apakah itu anakku?? Jika di hitung dari umurnya dan waktu saat kami melakukan itu, umurnya begitu pas..

“Apakah itu penyebab dia menghindariku??” tanyaku sendiri

-to be continue-

no silent reader please🙂

10 pemikiran pada “Me (plus) Baby (minus) Him part II

  1. wohoho. . .

    jd inget kejadian kemaren bersama agung dan nanda. . .wakakak..

    monkey gila. .monkey gila. .

    RADITYA PRAMESWARA~~~~ ingin rasanya ku cubit pipimu. . .XD

  2. aku punya pertanyaan..
    who is nesha ??
    cast baru ?

    aku mau protes bagianku disini kok gg ada ??😦
    haha😄

    ayo chiq kita buat lgi dirumahx admin :p

  3. karakter lewat ajj itu gunk. . .gahaha..

    nnt ad lg koq kmu..nanda ajj gk da. .

    ayo.ayo..
    udh baca yg ada d perpus gak. .???
    sbg inspirasi. . .XD

    jam brapa nnt. .???

  4. @cecekutersayang : wait untill dady day’s care done ya
    Hahahay,yhe bakal eksiss

    @duaorggila: HAHAHAHAHA~
    *komen gapen*

    Ahh, aku jdi jablay gr2 suami msuk rmh sakit ==”

  5. @rida : ahh rida. .gk boleh diem. .d blog ini harus ribut. .

    @nanda wuhuhuhu add ff bru lg nih. .ffnya agunk jg tar selesei. .ahahaha. .

  6. udahh chiq,,
    tapi lebih seru yang di ruang tamu itu *digetok siwon*

    iih woww !
    sekarang ad si silent reader*pura2 gg kenal

    si nanda skrg jadi jablay ??
    haih haih..
    Kyu lama aja ya dirumah sakit biar si admin jdi *****y😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s