Me (plus) Baby (minus) Him part IV

Standar

Donghae pov

Eunhyuk meninggalkanku di belakangnya, ada apa sebenarnya dengan dia

Dia terlihat sangat aneh sejak dirumah ji eun, dan apa tadi kenapa adit memanggilnya appa??

Dan kenapa saat itu adit memegang foto hyukie??

“haishh..apa sebenarnya yg terjadi” tanyaku sambil menggaruk-garuk kepalaku

Tiba-tiba aku tersadarkan sesuatu, mungkinkah itu yg terjadi??

Jika melihat tinggkahnya tadi dan tingkah ji eun saat itu..mungkinkah itu

Mungkinkah hyukie adalh appa dari adit..tadi juga ekspresi ji eun saat bertemu dengan hyukie sangat aneh, dia terlihat sangat kaget

Jika itu memang yg terjadi, kenapa dia tidak bilang padaku

“haiiisshh babo lee donghae, tentu saja dia tak akan memberitahumu” batinku

Aku memutuskan untuk menanyakan hal ini nanti padanya

Semuanya, apa yg terjadi padanya dan ji eun

Si dae pov

“ahh hari ini benar-benar menyenangkan” kataku sambil merebahkan diriku di sofa dorm suju

“yaa si dae, setelah ini antar hyo ri pulang dengan aman sampai rumah ya” kata kyu hyun hyung yg menggangu ketenanganku

“ne hyung..arraseo, aku akan sangat hati-hati, tidak akan ad yg lecet denagnya nanti” kataku pada kyu hyun hyung

“si dae, habis ini kita mau kerumah ji eun lagi kan..??” Tanya hyo ri sedikit berbisik padaku

“ne..tentu saja, aku ingin memeluk makhluk kecil itu” kataku berseri-seri

“yaa..apa yg kalian bicarakan??” Tanya kyuhyun hyung lagi yg merasa aneh denganku dan hyo ri

“ahh chagi ini masalah sesama wanita” kata hyo ri yg di sambut dengan jitakan dariku

Dan dibalas oleh kyu hyun hyung

“aishh hyung sakit” kataku dengan tangan yg mengelus-elus kepalaku

“mian aku reflek jika melihat kekerasan pada wanita” jawabnya cuek

“yaisshh alasan saja” kataku dalam hati

Sampai akhirnya eunhyuk dan donghae tiba, yg membuatku dan hyo ri kaget karna eunhyuk hyung yg saat ini memandang ke arah kami berdua dengan sangat tajam

“wahh kebetulan sekali kalian berdua ada di sini” kata eunhyuk hyung pada kami berdua

Kami hanya terdiam mendengarnya, dan eunhyuk hyung pun mendakati kami berdua

Dia menggengam tangan kami berdua dan menarik kami pergi

“kyu aku pinjam yeojamu dulu sebentar, ahh iya bilang juga pada siwon kalau dongsaengya bersamaku” katanya sambil menarik kami keluar dari ruangan itu

“yaa hyung, kau mau bawa mereka kemana…??” Tanya kyuhun padanya

“ada sesuatu yg ingin kubicarakn dengan mereka berdua” katanya lagi tanpa menoleh ke arah kyu dan terus menyeret kami keluar

Eunhyuk hyung masih terus membawa kami keluar dan sampai pada akhirnya kami sampai di atap gedung ini

Dia melepaskan tangan kami dan berbalik menghadap kami

Dia menghela nafas sebentar sampai akhirnya hyo ri mulai bertanya padanya

“yaa oppa ada perlu apa dengan kami..??” Tanya hyo ri

“wae..?? kenapa kalian tidak bilang apa-apa padaku tentang keadaan ji eun saat ini” tanyanya pada kami yg membuat kami terkaget

“aa..apa maksudmu hyung..??” tanyaku berpura-pura tidak tahu

“sudahlah jgn kalian sembunyikan lagi, aku sudah tau semuanya dan akupun sudah bertemu denganya langsung” katanya lagi yg membuat kami semakin kaget sehingga kami saling memandang khawatir satu sama lain

“kenapa kalian tidak katakana padaku bahwa dia menggandung anakku??” tanyanya lagi

Kami hanya terdiam beberapa saat sampai akhirnya hyo ri berbicara

“apakah jika kami beritahukan padamu, kau akan bertanggung jawab..??” tanyanya pada eunhyuk hyung

“saat itu kalian sedang berada di atas puncak, jika kau ketahuan sudah menghamili seorang gadis muda tanpa ikatan apapun, apa yg akan terjadi dengan karirmu sebagai seorang entertainer..??” sambungnya lagi

“ta..tapi tetap saja kalian harus bilang padaku, karna aku adalah appa dari anak itu” lanjut eunhyuk hyung pada hyo ri

“ji eun dia tidak ingin kau mengetahuinya karna dia tidak ingin karir mu hancur saat itu, itulah sebabnya dia memutuskan untuk merawat adit sendiri dan menghindarimu” kataku

“apa oppa tau bahwa dia sudah menyukaimu sejak awal dia bertemu denganmu, karna rasa sayangnya itulah dia tidak ingin melihatmu hancur dengan mengatakan kalau dia sedang mengandung anakmu, bahkan sedikitpun dia tidak menyesal” jelas hyo ri lagi

Ku lihat mata hyo ri sudah mulai berkaca-kaca, dan eunhyuk hyung pun juga mulai menitikan air matanya

“sudahlah hyung gak da gunanya kita ngebahas hal ini, yg sudah terjadi biarlah terjadi, itu semua gak akan pernah bisa di ulang” kataku sambil menarik hyo ri dan pergi meninggalkan eunhyuk hyung sendiri di sana

Dan betapa kagetnya aku ketika melihat donghae hyung yg saat itu berdiri tepat di depanku dan hyo ri

Aku meneruskan langkahku mendekati donghae hyung

“hyung..yg tadi itu kau..” kalimatku belum selesai karna donghae hyung memutus kalimatku

“sudahlah bawa hyo ri pergi dari sini dan tenangkan dia” katanya padaku sambil memegang bahuku

“aku akah mengurus hyukie disini” sambungnya lagi

“ne gomawo hyung..” kataku sambil meninggalkan mereka berdua di sana

Aku pun kembali melangkahkan kakiku meninggalkan mereka

Eun hyuk pov

Aku benar-benar bodoh, kenapa aku tidak mencarinya dengan lebih giat waktu itu

Benar kata si dae, yg sudah terjadi gak akan bisa di ulang lagi

“hyukie..” sapa donghae padaku

Aku tak sanggup menjawabnya, aku benar-benar tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun, bibir dan lidahku terasa begitu kaku, seperti di bekukan di dalam lemari es

“tenaglah hyukie, ayo kita kembali ke dorm” ajaknya padaku

Aku hanya bisa menurut dan mngikuti kata-kata donghae

Aku mengikutinya turun menuju dorm kami, sesampainya di sana aku pun masih terdiam

Hingga akhirnya kyu datang menghampiriku dan melilitkan lenganya dari belakang padaku

“yaa hyung, apa yg kau lakukan pada yeojaku?? Kenapa dia menangis seperti itu??” tanyanya padaku

Dan lagi –lagi aku hanya terdiam, pandanganku terasa begitu kosong

“yaa kyu hyunnie, apa yg kau lakukan cepat lepaskan dia??” kata donghae yg berusaha mlepaskan kyu hyun dariku

“shireo..gak akan ku lepaskan sampai eunhyuk hyung menjawab pertanyaanku” katanya gak mau kalah

“yaissshh dasar magnae satu ini gak ngerti situasi” kata donghae lagi

Aku masih terdiam dalam posisi yg sama, sampai aku kembali teringat dengan kata-kata yg di ucapkan hyo ri dan si dae tadi

Dan akhirnya air mataku menetes lagi, aku benar-benar pria cengeng

Aku menundukan kepalaku dan mulai menangis

“yaa hyung, kenapa kau ikutan menagis” Tanya kyu padaku

Aku tak menjawabnya dan terus menangis, hingga akhirnya kyu melepaskan tanganya

“apa aku terlalu kasar padanya yah??” kata kyu lagi

Melihatku yg menangis donghae dengan cepat menghampiriku dan memeluku

Tapi tangisku makin menjadi karnanya, kyu hyun hanya bingung melihat kami

Tapi dia juga ikut memelukku bersama donghae

to be continueeee~

maap loh ya kalo lamak, ehehe ^^

yg punya ff, silahkeen balas kommen-kommenyee..

*no silent reader–rawwwr*

5 pemikiran pada “Me (plus) Baby (minus) Him part IV

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s