Me (plus) Baby (minus) Him Part VII

Standar

Eunhyuk pov

Akhirnya ku putuskan untuk menelfon donghae di dorm agar dia menjemputku dengan kyuhyun

Knapa kyuhyun? Karna setidaknya nyawa ku aman jika dia yg menyetir dan satu-satunya yg tahu alamat ji eun adalah donghae..jadi hanya itu cara yg terbaik saat ini

“jadi, donghae dan kyu hyun oppa yg akan menjemput?” tannya ji eun yg membuyarkan lamunanku

“ahh nde”  jawabku seadannya, ku lihat ji eun hanya mengganguk-angguk tanda mengerti

“masuklah ke dalam, tunggu saja di dalam” suruhnya padaku, tapi aku menggelengkan kepalaku menolaknya

“di sini saja, biar mereka tidak bingung mencariku” jawabku, dan dibalas dengan senyuman lembut darinya

Dan sudah 5 menit berlalu tapi tidak ada satupun topik yg kami bicarakan, benar-benar sepi seprti di kuburan *rameaan kuburan depan rumahku*

Ji eun masih terus menemaniku, dia bahkan tidak masuk kerumahnya sedikitpun, ku pandang dia yg sedang duduk di tangga terasnnya, ya ampun aku lupa adit masih ada di gendongannya sedang tertidur

Aku mendekatinnya “ji eun.ah bagaimana kalau kau masuk saja, di luar kan dingin” suruhku padannya karna khawatir melihat cuaca di luar benar-benar dingin

“ani, aku akan menemanimu menunggu jemputan, lagipula aku kan pakai jaket” jawbnya sambil merekatkan jaket yg di kenakannya

Dasar gadis keras kepala *iket eunhyuk* “sudahlah kau masuk saja biar aku tunggu sendiri saja, kasian adit dia bisa sakit nanti” kataku lagi

Dia terlihat menghela nafas dan menyerah, dia beranjak dari duduknya, dan mencari-cari kunci di dalam saku jaketnya

Aku membantunya membawa barang-barang adit ke dalam, sedangkan ji eun terus melangkah ke kamar adit, aku mengikutinnya dari belakang dan pada akhirnnya aku masuk juga kerumah ini, babo lee hyuk jae

Ji eun menaruh adit di kereta tidurnnya, adit terlihat begitu tenang mirip denganku ketika tidur (?) -_-

Aku dan ji eun beranjak pergi dari kamar adit dengan langkah yg hati-hati takut membangunkan malaikat kecil itu, ji eun menutup pintu secara perlahan

aku pun pergi keruang tamu, dan duduk di sofa sedangkan ji eun aku rasa dia pergi ke arah dapur, yaa di luar memang sangat dingin aku jadi mengurungkan niatku untuk menunggu kyuhae di luar

tak lama kemudian ji eun muncul dengan segelas teh hangat atau mungkin panas di tangannya karna asap dari teh itu bemunculan keluar

“minumlah supaya tubuhmu hangat” suruhnya padaku, aku mengganguk dan mengambil teh itu dan meminumnya secara perlahan , benar perkiraanku tehnya panas

5 menit, 10 menit sudah berlalu, dan lagi-lagi tidak ada satu patah kata pun yg keluar dari kami berdua, aku benar-benar bingung apa yg harus ku katakan padannya

Ahh knapa dua bocah itu begitu lama, apa yg mereka lakukan awas saja kalau kyu berani merebut coupleku *gak apa nyuk, masih ada diriku koq* ///nyebur\\\

…….sementar itu………

Author pov

“kyuhyun.ah mungkin belok disana” seru donghae sambil menunjuk kearah belokan di depan mereka

Kyuhyun menurut dan menjalankan mobilnya kearah yg di maksud oleh hyungnya itu, dan lagi lagi mereka menemukan jalan buntu, kyuhyun menghela nafas menyerah dan menaruh kepalanya di atas stir mobil.

“hyung ini sudah yg ke 10 ah ani mungkin ini sudah yg ke 15 kalinnya kita ketemu jalan  buntu, dan tersesat” kata kyuhyun putus asa

Donghae hanya menunduk “mianhae kyuhyun.ah, aku juga lupa alamatnya” katannya menyesal

Kyuhyun yg tidak tega melihat donghae seperti itu, berusaha menghiburnnya “sudahlah hyung ini bukan salahmu” hiburnya  “lagipula kenapa eunhyuk hyung malam-malambegini keliaran di daerah perumahan, pake acara gak bawa mobil pula” keluhnnya

“mollayo, mungkin dia mau lebih dekat” seru donghae santai

Lebih dekat..?? dekat dengan apa..??, kalimat donghae membuat kyuhyun binggung dan mengernyitkan alisnya, donghae yg mengetahui bahwa kyuhyun kebingunggan segera mengalihkan pembicaraan mereka

“ahh sudahlah, ayo kita cari lagi dia pasti sedang menunggu kita, ayo semangat kyuhyun.ah” katannya sambil menepuk punggung kyuhyun memberi semangat

…….back to jihyuk…….

Ji eun pov

Sudah setegah jam kami hanya berdiam diri seperti ini, apa yg harus ku katakan..pikiranku jadi kacau dengan sendirinnya, huuhhh aku menghela nafas panjang

“yaa, donghae ya, neo eodiga..??” seru eunhyuk oppa yg mengagetkanku, ternyata dia sedang menghubungi donghae oppa rupannya

Aku memperhatikannya dengan lekat, kira-kira apa reaksi eomma jika dia tahu aku sudah menghasilkan seorang anak dengannya, aku menerawang jauh pandangan ku masih lurus ke arahnnya tapi, pikiranku entah berpindah kemana.

Pikiranku saling beradu pendapat di dalam otakku, membayangkan reaksi eomma, apa mungkin eomma berkata seperti ini..

“ji eun.ah, dia ayah dari anakmu, ohh tidak apa yg kau mimpikan sebelumnya anakku”

Tidak, mana mungkin eomma setenang itu mengetahui anaknya hamil di luar nikah, dan pikiranku kembali membayangkan kemungkinan yg lain lagi

“omo ji eun ah, kenapa harus punya anak dengan namja seperti dia, kau tidak mau memperbagus keturunan ya ?”

“Andwae itu lebih tidak mungkin lagi” gumamku dalam hati, ahh dasar otak babo buat apa aku memikirkannya, aku menggeleng-gelengkan kepalaku mencoba membuang pikiran bodoh itu dari kepalaku

Eunhyuk oppa melihat keanehan dariku yg menggeleng dan bergumam sendiri, dan menegurku “ji eun ah neo gwaenchana??” tannyanya kebinggungan

Aku tersadar dan jadi malu “a..ani oppa gwaencana” ucapku gugup, aku menundukan kepalaku menyembunyikan wajahku

“donghae bilang dia tersesat, jadi tidak tahu kapan mereka sampai” jelasnnya padaku, aku menggaguk mengerti dan kembali diam

“hemm, ji eun ah kalau boleh tahu kapan adit lahir??” tannyanya padaku, aku mendongakkan kepalaku dan menatapnya yg berada tepet di depanku

“tanggal 21 mei” jawabku singkat lalu kembali menundukan kepalaku

Dia hanya berdeham pelan, dan lagi-lagi suasana kembali seperti awal..diam

Suara anginpun terdengar bergemuruh di luar, apa mungkin karna memang suasan saat ini begitu sunyi? Sehingga suara angin di luar pun terdengar

“ahh ne jii eun ah, boleh aku minta no telponmu?” tanyany padaku, aku kaget “ne..??” tanyaku balik, sebenarnya aku mengerti tapi aku hanya ingin memastikan lagi

“bukan maksud apa-apa, supaya lebih gampang ajj kalo nanti aku mau ketemu adit” jelasnya sambil menggaruk-garuk kepalannya

“nde araseo” kata ku mengganguk dan segera menyebutkan sederet no untuk di catat olehnya

“gomawo” katannya , dan hanya ku balas dengan anggukan

Selang beberapa detik, lampu rumahku padam, seluruh rumah gelap aku tidak bisa melihat apapun, eunhyuk oppa juga sepertinnya hanya diam di tempatnnya

Aku beranjak menuju jendela secara hati-hati, ku lihat semua lampu rumah tetangga sebelahku juga padam

“apa semua lampu padam?” tannya eunhyuk oppa mengagetkanku, entah sejak kapan dia berada di belakangku “nde” jawabku pelan

Aku mundur ke belakang berniat kembali duduk tapi sialnya aku terpeleset sesuatu, dan terjatuh

BRUUKKK

Aku jatuh, yaa aku terjatuh tapi anehnya, tidak sedikitpun tubuhku terasa sakit, sepertinya tubuhku mendarat di tempat yg empuk, apa ini ??dan lampu tiba-tiba menyala seperti semula

Mataku langsung terbelalak ketika melihat eunhyuk oppa yg berada tepat di bawahku, jadi itu sebabnya aku tidak merasakan sakit sedikitpun walawpun aku terjatuh cukup keras

Kami bertatapan cukup lama, sampai akhirnya aku sadar dan menggangkat tubuhku dari atasnya, aku berdiri dan mebelakanginnya, untuk menutupi wajahku yg sudah memanas

Kami saling membelakangi dan terdiam (lagi), ku coba mencari alasan untuk meninggalkanya sekarang karna tidak sanggup menatap wajahnya saat ini

“a..aku ke kamar adit dulu, mungkin dia terbangun” kataku gugup masih dalam posisi memblakanginnya

“nde pergi dan lihatlah” katannya singkat, aku segera berlari meninggalkannya dan masuk ke dalam kamar adit

Ku tutup pintu kamar adit perlahan, ku sandarkan tubuhku di pintu dan tanpa terasa kakiku menjadi lemas sehingga aku terduduk di balik pintu

Aku memegang lututku yg lemas sambil menarik nafas perlahan mencoba menenangkan diriku sendiri, tapi percuma semuanya masih terbayang-bayang di otakku

Eunhyuk pov

“arghhh” keluhku depresi, kejadian tadi benar-benar membuatku tidak bisa berpikir jernih lagi *bukannya otakmu memang keruh yaa bang*///gyaaaa///

Wajahnya begitu dekat denganku, kalau dia tidak bangun entah apa yg akan terjadi tadi

“lee hyuk jae baboya, kau gak mau adit punnya dongsaengkan..?” gumamku yg makin panik, “boleh saja adit punnya dongsaeng tapi gak harus sekarang eunhyuk.ah” kataku lagi yg sudah hampir gila karnanya

Ku putuskan untuk keluar untuk menghirup udara, karna begitu sulit bernafas rasannya jika terys berada di dalam

Angin luar yg begitu dingin menerpa seluruh tubuhku, dan reflek aku memeluk tubuhku sendiri, otaku masih terisi dengan kejadian tadi yg membuat wajahku memanas dengan sendirinnya jika menggingatnya

“yaisshh lupakan itu lee hyuk jae” ucapku pada dirku sendiri sambil menggeleng-gelengkan kepalaku, tiba-tiba dari kejauhan aku melihat cahaya lampu mobil yg menggarah ke rumah ini, dan itu benar mobil itu berhenti tepat di depan pagar rumah ji eun, siapa..?? donghae dan kyu kah..?? tapi itu bukan mobil kyu hyun ataupun member yg lainnya, jadi mobil siapa itu..??

…TBC….

ni udah nyampe part VII yaa, tapi aku masih dikit bingung ma alur akhirnnya

ayoooooo, di komenn

25 pemikiran pada “Me (plus) Baby (minus) Him Part VII

  1. Kasiannya unyuk –”
    Nyuk ga apa kelindes chagiyaku ? *ditendang*
    Ae ae ae~
    Siapakah namja itu :3

    No, no, adit ga boleh punya adit sebelum ada cho junior –‘
    Muahahahahahaha~
    Lanjut chagiiiii😀

  2. EHEM~ EHEM~ !
    *PAMERIN SURAT NIKAH SAMA CINCIN*
    KTP JUGA DEH STATUS : MILIK MR.CHO😄

    ADIT ! TUNGGU NOONA YA GANTENG, SEPUPUMU MUNCUL DLM WAKTU DEKAT INI MWAHAHAHAHA~
    *~tos ama kyu* mari kalahka lee family😄

  3. Annyeong Chingu…
    Aku reader baru, jd bacanya langsung dikebut dr part 1, tp aq baru komen di part 7.. *mian*
    Aigo~~ si Unyuk emg otak yadong forever.. hahaha *di gampar bini untuk*
    Klu mau buat dongsaeng buruan nikahin jii eun.. ^^
    Nice ff chingu… >.<

    • anyeonngg juga, ne gak apa makasih yaa udah mau mampir di sini..

      ahhahah iyaa, emang yadong <—- di ikat unyuk *ampun bang*

      betull ituu, mau ngasih dede buat anaknnya tapi gak di nikah2in..

      heheheheh, makasih yuaa..

  4. annyeong chingu..
    Q reader bru ni d sne, mian cma cment d sne , cz ol lwad hpe sii..
    Chingu mna nih klnjtan na..
    Dgh pnsran nih..
    Qren nii ff, pkok na w tnggu chingu klnjtn na..
    ///author :dsar mksa///
    ckckckckck

    • makasih udah komen, ^^
      *author ff ini ga tau ngabur kemana XD*

      ohoho~ cerita ttg sungmin ? aku emg rencana mau buat😀
      tapi ga tau kapan bisa dipost, masih dikit bgt sih hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s