My Silent Angel[oneshoot]

Standar

halloo chiq balik lagi dengan ff oneshoot lagi..

buat yg merasa jd pemeran utama dalam karakter silahkan ini pesanan anda,

okk lah langsung saja, guys enjoy reading..





Ckiiiitttt …..

“ohh tidak apa aku menabraknnya?”

*1 minggu kemudian*

“so hee.ah ayo makan, kalau terus-terusan gak makan kapan kamu bisa sembuh” bujukku pada gadis yg berada tepat di hadapanku saat ini. Dia masih terus diam, sampai sekarang tidak ada satupun kata-kata yg keluar dari mulutnnya, dari awal aku bertemu dia.

//flashback//

Aku menabrak seseorang, aku tidak sanggup mengangkat kepalaku, tidak berani melihatnnya, tapi aku tidak bisa begini terus kan, akhirnnya ku beranikan diriku, ku angkat kepalaku pelan-pelan dari atas stir mobilku, tapi yang ku lihat bukanlah seorang  manusia yg berlumuran darah, melainkan seorang gadis ahh bukan lebih tepatnnya mungkin dia seorang malaikat. Rambut panjangnnya yg tergerai di terbangkan oleh angin, dan warna kulitnnya yg senada dengan warna baju yg dia pakai sekarang, putih seputih salju pipinya merona berwarna pink seperti celana pendek yg dia pakai.Tapi, ada yg aneh dengannya dia memang menatap ke arahku saat ini tapi, pandangannya terlihat begitu kosong

BRUKKK…

Dia terjatuh, aku dengan segera menghampirinnya “nona, bangun!!” kataku sambil mengguncang-guncang tubuhnnya, tubuhnnya benar-benar dingin, banyak orang yang mengelilingi kami tapi tak satupun dari mereka yang membantuku, mereka malah asik berbisik sesama

Aku mengankat tubuhnnya tanpa pikir panjang dan membawanya masuk ke dalam mobil, aku menjalankan mobilku ke rumah sakit terdekat, sesekali aku menoleh ke arahnnya dia masih tidak sadarkan diri, panik dan kebingunngan melandaku*ckck bahasamu mas*. Aku memarkirkan mobilku sembarang dan mengendongnnya masuk ke dalam rumah sakit, aku masuk menerobos kerumunan orang yang mengantri tidak perduli dengan apa yang mereka bicarakan tentangku saat ini

Aku masuk menelusuri lorong rumah sakit dan masuk ke dalam sebuah ruangan “dokter tolong nona ini”

Kataku panik , dokter itu lalu memanggil para perawat untuk mengurus gadis itu, sedangkan aku beranjak keluar dan menunggu di luar, selang 10 menit berlalu dokter keluar dari ruangan itu dan menjelaskan semuannya padaku, setidaknnya gadis itu tidak terluka dan aku merasa lega mendengarnnya “apa kau keluargannya??” tannya dokter itu yg membuatku kaget, apa yg harus ku jawab, aku bukan siapa-siapa gadis ini.

Aku memandangnya dari luar jendela kamarnnya, dia masih belum sadarkan diri semenjak kecelakaan itu, aku sudah mengetahui identitasnya dan aku juga sudah menghubungi krabat terdekatnnya, dia seorang model yang cukup terkenal karna paras cantiknnya, tidak tahu apa yang membuatnnya berkeliaran di jalan saat itu, saat ini aku hanya bisa menunggu orang terdekatnnya datang dan menjemputnnya di sini

“yaa..kenapa melamun di depan pintu seperti itu?” seseorang menepuk bahuku dari belakang, aku kaget dan segeara menoleh kea rah belakang “ahh hyung, kau rupannya” jawabku, “kau sudah tau siapa gadis itu?” tannyanya lagi aku mengganguk “ternyata dia seorang model, hyung” sambungku, “benarkah? Aku ingin melihat wajahnnya, tapi aku harus pergi sekarang maaf tidak bisa menemanimu” katannya “nde, gwaenchana hyung pergilah” jawabku, “cepatlah pulang setelah semuannya selesai” katannya lagi dan pergi meninggalkan ku.

Aku terus menunggu, tapi dia tidak juga sadarkan diri, dan kerabatnnya pun tidak juga datang, sudah setengah jam berlalu. Ku pandang wajahnnya yang cantik itu, begitu tentram dan terlihat tenang aku jadi tidak tega jika harus memaksakannya untuk bangun dari tidurnnya . “a..apa kau yang menghubungiku tadi pagi?” suara dari arah pintu membuat ku menengok ke arahnnya, seorang gadis yg terlihat sedikit lebih dewasa berdiri di sana dengan nafas yang tersengal-sengal, pasti dia eonninya

“ahh ye, choi si dae imnida” kataku memperkenalkan diriku sendiri, gadis itu menghampiriku dan membungkuk seadannya kearahku “ annyonghaseyo, kim yubin imnida terima kasih karna telah menolongnnya, kami memang sudah sejak kemarin mencari nya” katannya sambil sesekali melirik kea rah belakangku. “yubin.ssi apa kau kakaknya??” tanyaku “ya mungkin bisa di bilang seperti itu tapi, sebenarnnya aku hanya temannya saja” jelasnnya, yubin bejalan mendekat ke arah malaikat yg tertidur itu secara perlahan “dia tidak punnya keluarga disini, jadi kami sudah seperti keluarga baginnya” sambungnnya lagi

Ahn So Hee, yubin noona menitipkannya padaku tapi entah kenapa aku tidak merasa keberatan sedikitpun, perasaanku lebih tepatnnya sangat gembira. 2 jam setelah kepergiaan yoobin noona, so hee sadarkan diri tapi anehnya dia tidak bicara sedikitpun walau ku ajak bicara dia hannya mengangguk atau menggelengkan kepalannya, dokter bilang padaku bahwa dia sedikit shock sehingga dia tidak bicara, entah apa yg membuatnya jadi shock sehingga tidak mau berbicara, aku pun tidak tahu.

// end of flashback//

Padahal aku tidak pernah bicara dengannya tapi entah kenapa aku tidak pernah bosan sekalipun, aku terus mengajaknnya bicara walaw ku tahu percuma, tapi ini semua demi kesembuhannya aku harus tetap berusaha “so hee.ah, kita nonton tv saja ya” ucapku padannya, segera ku nyalakan tv dan saat itu sedang berlangsung sebuah acara reality show, “ahh itu hyungku, so hee.ah, kau lihat orang yg ada di samping namja yg blondie itu? Dia hyungku namanya choi si won” jelasku semangat , tapi tidak ada respon darinnya so hee hanya memandang kea rah luar jendela dengan tatapan yang sayu

Aku menghela nafas dan kembali menonton tv, “jadi heechul.ssi bagaimana menurut anda?” suara MC dari acara itu bergema di kamar rumah sakit ini, selang beberapa detik setelah itu so hee menjadi aneh, dia jadi panic dan merasa tersiksa akan sesuatu, di lemparnya bantal yg ada di belakangnnya ke arah tv itu. “so hee.ah waegurae..??” tannyaku, aku benar-benar bingung meliaht tingkahnnya ini, tapi dia tidak menghiraukanku dan terus-terusan melempar semua yang berada di dekatnnya ke arah  tv itu, tidak lama setelah itu dia terlihat seperti orang bingung dan ketakutan, so hee tiba-tiba menjerit kesakitan dan memegangi kepalannya “sakitt” jeritnya dan ini pertama kalinnya aku melihatnya seperti ini.

Aku menekan tombol darurat untuk memanggil dokter di belakang tempat tidur so hee, tidak lama dokter dan para suster datang membawa jarum suntik di tangan mereka “ tolong pegang tangannya” perintah dokter itu padaku, aku memegang tanganya kuat sementara itu dokter menyuntikan sesuatu ke tubuhnya, dan akhirnnya tubuh so hee menjadi lemas dan dia tertidur.

Dokter bilang padaku bahwa ada sesuatu hal yang membuat pikirannya menjadi seperti itu, mungkin ada masalah yang teringat olehnya sehingga dia bersikap seperti itu.

Aku melangkahkan kakiku keluar dari ruangan dokter secara berat, so hee menjadi aneh setelah melihat heechul hyung di tv, apa so hee punnya masalah dengan heechul hyung?? Entahlah aku pun tidak mengerti.

*****************

Aku kembali merawat so hee seperti biasannya, tapi sudah ada sedikit kemajuan darinnya, dia sudah mulai tertawa dan tersenyum bahkan dia juga sudah merespon setiap ucapanku walawpun dia masih tidak mau bicara, tidak seperti dulu so hee selalu membisu apapun yang ku lakukan dia tidak akan perduli sedikitpun. Hari ini ji eun dan kakak beradik hyo ri dan hyo yo teman-temanku akan datang kemari untuk menemaniku, mereka bilang ingin bertemu dengan so hee.

“haii si dae” teriak hyo ri dari balik pintu yang mengagetkanku

“hyo ri ya, kapan kau datang?? Mana yg lain” tanyaku

Tiba-tiba hyo yo dan ji eun muncul dari belakangnya, so hee menatap mereka bingung

“so hee.ah perkenalkan mereka teman-temanku, yang ini park ji eun” kataku sambil memperkenalkan mereka satu-persatu “ yg di sebelahnnya shin hyo ri dan yg paling ujung adalah saudarannya shin hyo yo” jelasku lagi, hyo ri dan ji eun asik berbisik satu sama lain, sedangkan hyo yo hanya diam sambil memperhatikan seisi kamar ini.

So hee menatap mereka satu persatu secara bingung, tapii tatapan matannya berubah menjadi kekesalan saat dia menatap hyo yo, hyo yo menoleh kearahku dengan tatapan yang bingung dan aku hanya menggelengkan kepalaku tidak tahu apa yg terjadi.

*************

So hee menarik jarum infuse yg melekat di tangannya secara paksa, dan dia meringis menahan sakit di tangannya, dia beranjak dari tempat tidurnnya dan turun , so hee terjatuh karna tubuhnnya memang masih terlau lemah, aku membantunnya berdiri dan hyo yo yang berada tepat di sampingnya juga membantunnya berdiri tapi so hee dengan kasar menepis tangan hyo yo dan pergi meninggalkan ku keluar kamar.

So hee berlari menulusuri lorong rumah sakit sendirian, sedangkan aku berusaha mengejarnnya ku percepat lariku ketika melihat so hee terjatuh karna tidak kuat lagi berjalan, “so hee.ah gwaenchana?” tanyaku panic yang melihat dia terjatuh, so hee hanya tertunduk ku dengar suara isak tangis sehingga ku beranikan diriku ku angkat wajahnnya dan aku melihatnnya menangis, ini pertama kalinnya aku melihatnnya menangis seperti itu, sehingga membuatku secara reflek memeluknya “apa, neomu apa” ucapnya pelan di sela-sela tangisannya yang membuatku lebih mengeratkan pelukanku padannya.

………………………So hee story………………….

Ku pandangi wajahnyadi layar tv saat ini, rupannya ini siaran langsung, aku berniat menyusulnya ke studio dimana dia sedang syuting sekarng ini, ku rapikan dandananku hari ini aku memakai celana pendek dengan warna kesukaannya, pink. Aku pergi meningalkan apartemenku dengan perasaan yang senang dan gembira, aku akan bertemu dengan pangeran pujaanku sebentar lagi

Aku sampai di studio di mana syuting sedang berlangsung, semua orang memandangku mungkin karna celana pendek  berwarna pink yang ku pakai ini terlalu mencolok yaa??, ahh tapi aku tidak perduli dengan itu, aku meneruskan langkahku ke backstage berusaha mencarinya yang sedang break saat ini.

Yaa aku menemukanmu “oppa” teriakku, tapi kau tidak menoleh sepertinnya kau tidak dengar dengan teriakanku, aku berusaha meneriakkimu lagi tapi, aku mengurungkan niatku saat melihat kau bersama seorang gadis lain, gadis itu merangkulkan tangannya di lehermu sedangkan kau melingkarkan tanganmu di pinggangnya, kau mengelus pelan wajah gadis itu dan terlihat begitu mesra bersamannya, dan aku tidak tahu siapa dia.

Aku pergi meninggalkan studio, tanpa berusaha mencari tahu siapa gadis yg bersamamu tadi, aku terus berjalan tanpa tahu arah, mataku kabur karna air mata yg berkumpul di mataku dan menutup seluruh mataku, kau bilang aku adalah putrimu dan kau akan selalu menjagaku, tapi nyatannya kau tidak bisa menjagaku saat ini, memang aku tidak berhak melarangmu mau berkencan dengan gadis manapun karna aku juga bukanlah yeojachingumu, tapi bisakah kau tidak memberiku harapan yg indah, kau selalu mengambungku tinggi hingga akhirnnya aku terjatuh dengan sangat kerasnnya saat ini.

Sepertinya saat ini orang-orang sedang meneriakiku, tapi aku tidak perduli hatiku terasa buta dan bisu, tidak bisa melihat dan mendengar dengan baik lagi.

Ckiiiitt…..

Aku mendengar sebuah mobil yang di rem secara mendadak, ku tolehkan kepalaku ke arah mobil itu, seseorang namja di dalamnnya terlihat khawatir, dia menatapku lama mungkin dia marah karna aku telah menghalangi  jalannnya , aku sudah tidak sanggup berdiri lagi, seluruh ototku terasa kendur dan tidak bertenaga membuatku jatuh pingsan di depan mobilnya

……………end of So hee story……..

Ku lihat so hee yg tertidur di pelukanku saat ini, dia terlihat sangat lelah setelah menceritakan semualnya kepadaku, jadi itulah sebabnya dia menjerit saat melihat heechul hyung, dan marah saat melihat hyo yo hari ini.

So hee.ah di dunia ini masih banyak laki-laki yang bisa menjagamu, jangan terus-terusan menyiksa dirimu seperti ini, bangkitlah dan semangatlah, aku mungkin tidak bisa berjanji bisa selalu menjagamu dan selalu berada di sampingmu, tapi aku berjanji akan selalu ada di saat kau memangilku dan membutuhkanku.

END

jadi jadi..silahkan anda komenlah..

ini pertama kalinnya aku pake karakter GB, jadi no bashing yaa, ni kan hannya sekedar fanfic*di tabok*

euyy rida, jgn hambur rumahku yaa, ni agung yg minta pairing bareng so hee, yaa aq klo inget so hee bawaannya inget heechul…hhehehehe

okk

no silent readers please..

bow..

chu~~~

ps: gunk, hutang ffmu lagi..

15 pemikiran pada “My Silent Angel[oneshoot]

  1. Fatal benar benar fatal ada si itu *nunjuk sohee* -_____-
    Biasanya si cece bakal menurunkan yunhee buat membalas dendam~ oh no…
    Keax chiq memasuki masa produktifnya ya~ muahahahaaha

  2. CHI, MILIH KELAI DIMANA JADI NI?
    *emosi* xp

    firasat udh agak ga enak wkt ada namanya si AHEM,
    eh trnyata bener~

    HEEY~ KAU AHEM,
    LIATKAN AK SAMA HEECHUL :p
    tp tunggu dulu deh,
    it wkt AHEM liat heechul sm wanita, wanita cantik ya?
    Oh bkn ak brarti,
    paling sm yhe xD

  3. d kmpng bru ajj da, dkt rumah ku..

    heee tp kn qu gk bwt dy mesra2an ma chulie da..

    hemm, kyaknya aq gk da dskripsikan wnt cntik deh yg brengan chulie tuh…

  4. hello!This was a really superb post!
    I come from milan, I was fortunate to approach your blog in google
    Also I learn much in your theme really thank your very much i will come again

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s