101010–Jealousy

Standar

Author : Nandz

Title      : 101010–Jealousy

Length  : chapt 2 of ?

Genre   : romance–full

Rating   : so far still PG I guess -___-

Note : Just Ignore the date. most of this story are flashbacks, saia lupa jalan ceritanya mau dibuat gimana, efek UTS kekekeke~

Enjoy, kommen diharapkan.

Disclaimer : yang pernah baca novel marrying aids, pasti tau aku ada ngambil satu cuplikan adegannya🙂 just a little…

Language : some are written in Bahasa, lil’ fail Korean and Fail English muehehehe~~ Deal with it, please.

 

-Middle December 2009-

Two sides of me, when my dark side coming I can do nothing…

Namanya nickhun, perpaduan antara US- Korea dan china…Nick—that’s what I called him, always nice to me..

He knows me well among the others, I hate to say this but It seems that another side of me feel comfortable with him.

Is it what they called flirting ? –nan mollayo..

Siang ini aku duduk sendirian dicafetaria, sudah seminggu kyuhyun tidak menghubungiku dan disaat itu juga nick selalu ada menemaniku.

“Afternoon girl~” Nickhun membawa nampannya dan duduk dihadapanku.Aku tersenyum, “Have you lunch ?” tanyanya yang ku jawab dengan anggukan pelan.

“Look, I have something to tell you…Actually I—“

Ups. Babykyu calling…

Aku tersenyum meminta maaf karena memotong pembicaraannya, tapi telfon ini jauh lebih penting.

“Yobseo~~ ?”

“Hyaaaa~ hyung jangan mulai game-nya tanpa akuuu!” jeritnya. “YA!” gerutuku, untuk apa menelfon kalau hanya ingin berteriak seperti itu ?

“Ah, mianhe…Sudah makan ?” tanyanya.

“Mhmm~” jawabku sambil menatap nampanku yang sudah kosong dari beberapa menit yang lalu.

“Is it your boyfriend ?” Nickhun bertanya dengan suara setengah berbisik.

“Nuguya ?” suara Kyuhyun tiba-tiba berubah menjadi serius.

Okay, what should I say now ? >,<

“Naui…” baru saja aku menjawab seseorang menepuk punggung Nickhun. Nat—I know she likes him anyway~

“Sorry Nick, I think Nat need some help right now…I guess we can talk again later okay ?” Aku meraih tasku dan mempercepat langkah sebelum ditahan lebih lama olehnya.

“Halo, Kyu ?” tanyaku memastikan.

“Hm–?”

“Angry huh ?”

“You think ?” jawabnya ketus. “Okay, I’m sorry bebe~” ucapku pelan namun terkesan sedikit rrr—manja ?

“I had a nightmare last night…” langkahku terhenti. “What nightmare ?” kini aku duduk menghadap taman, beberapa mahasiswa sedang melakukan penelitian pada sebuah pohon yang aku lupa namanya.

“In my dream, you want to go away from me…”

DEG!

“You really don’t want to right ?” he asked, lebih tepatnya memaksa untuk mengatakan—TIDAK

“Kenapa sih ?Something wrong with your head ?” I laughed—hiding my guilty feeling.

Kenapa aku merasa bersalah ? Karena nickhun kah ?

“I don’t mind if you get someone better than me,if going away from me will make you happy then I’ll let you go…Even it’ll hurt me so, I can stand it”

What the he—?

“Kyuhyunnie~ ayo cepat makan!” itu suara ryeowook oppa.

“Ah, sudahlah…Itu hanya lirik lagu yang ku ulang kekekeke~ take care okay ? Jangan lupa malam ini mimpikan aku, bye…”

“Hm, bye…”

I know you’re lying,

Guess that I’m not good enough for you,

Guess that you deserve more than my simply love

So now, It seems that we have to quit, huh ?

***

“Bebe you’re mine”—sent.

Hyo Ri tersenyum membaca pesan yang dikirimkan untuk Kyu.Pagi ini entah mengapa perasaannya begitu senang, sangat senang.

Drrrt drrt~~

“I belong to sungmin hyung kekeke~”

“MWO ?!” Hyo Ri terkekeh melihat balasan dari Kyuhyun.

Nickhun menghampiri Hyo Ri, “Hm, let’s see…Uri Shin Hyo Ri is falling in love ?” godanya.

Why do you always want to know ?” ujarnya tanpa mengalihkan perhatian dari ponselnya.

“Hmm, setidaknya aku bisa mempersiapkan hatiku sebelum menerima kenyataan pahit” jawabnya—kali ini menggunakan bahasa korea.

Pardon ?” Hyo Ri menatap Nickhun ragu, “Are you still understand Korean right ?” balas Nickhun.

“I don’t mind if you get someone better than me,if going away from me will make you happy then I’ll let you go…Even it’ll hurt me so, I can stand it”

Nick, lemme ask you this…If you love a woman then she love another man, what would you do ?

Raut wajah Nick berubah bingung, “Hm…I don’t know, guess I’ll try my best to make her love me~or maybe I gotta make another choose” tawanya pelan.

Hyo Ri tersenyum, entah mengapa hatinya yakin akan pilihannya.

He might be romantic than you

He might be carrying than you

But he, doesn’t love me more than you do~

*surely, I’m not sure with word ‘romantic’ — fail english -___-*

-FRIENDSHIP FESTIVAL-

Beberapa mahasiswa berkumpul, mereka merayakan festival di sebuah lapangan football universitas. Hyo Ri mengenakan bahan batik yang entah bagaimana caranya bisa ia padu padankan dalam model hanbok (ngayal deh) sementara Natalie siap dengan pakaian tradisional yang serasi dengan pakaian yang dikenakan Nickhun.

Mata Hyo Ri tak pernah lepas dari hadirin yang datang, firasatnya mengatakan bahwa akan ada kejutan yang datang untuknya dan biasanya firasatnya tak pernah melenceng.

What are you looking for Hyo Ri-sshi ?” tanya Nickhun.Hyo Ri menggeleng pelan, “Aniyo~” ucapnya kembali berkonsentrasi dengan makanan dihadapannya.

I guess she’s waiting someone special today” gumam Natalie sambil melirik Hyo Ri, menggoda.

Haha~ We’d better finish our lunch now, the closing ceremony…You guys don’t wanna miss it, right?” balas Hyo Ri yang dijawab anggukan singkat oleh keduanya.

Closing ceremony festival mereka semarak dengan kembang api dan confetti warna warni yang berterbangan di udara.

“Ada kertas dirambutmu” Nickhun memegang rambut Hyo Ri yang sontak membuatnya kaget dan tersipu.

“Oh thanks~” dia berbalik berniat menyembunyikan wajahnya namun sedetik kemudian Hyo Ri merasa aliran darahnya berdesir dan jantungnya berdegup kencang melihat sosok yang berdiri tak jauh dari tempatnya dan Nickhun.

Cho kyuhyun is standing 3 metres away from them, mengamatinya dengan tangan terkepal.

-flashback-

“Oppa~ tolong ikatkan rambutku!Tanganku penuh adonan” pinta Hyo Ri pada Sungmin.Kini dia sedang berada di dorm untuk membantu para member mempersiapkan pesta untuk merayakan ulang tahun Kim Yunhee—putri Heechul dari Hyo Yoo, kakak ipar Hyo Ri.

Sungmin, Hyo Ri, Hankyung dan Ryewook bertugas membuat makanan dan cake, sementara member lain menghias ruangan kecuali the magnae which is sitting on the corner, holding his game console and do nothing except yelling when he win

=_____=

“Tanganku juga penuh adonan, Ryeowookie tolong ikat rambutnya” pinta Sungmin yang asyik mengaduk adonan kue.

Ryeowook mencuci tangannya dan berjalan ke arah Hyo Ri, baru saja dia akan menyentuh rambut Hyo Ri,

“Hyung, cakenya hampir gosong!”  teriak Kyuhyun,

“Chakkaman Hyo Ri-ah!” ucap Ryeowook, segera berbalik dan mengampiri oven.

“Wookie sibuk, jangan menganggunya…Lain kali minta tolong padaku~Aku juga bisa berguna” ujar Kyuhyun.

Hyo Ri terdiam, biasanya Kyuhyun selalu berkonsentrasi dengan PSP-nya, lalu mengapa sekarang dia rela meninggalkan PSP-nya meskipun sebentar ? “Apa yang kau—“ kata-kata Hyo Ri terhenti ketika Kyuhyun berdiri tepat dibelakangnya.

Hati Hyo Ri terasa berdesir saat Kyuhyun menyentuh rambutnya dan mengikatnya, dia bisa merasakan tangan Kyuhyun yang menyentuh rambut dan kulit kepalanya.

“Selesai” gumam Kyuhyun. “Lain kali ikat dulu rambutmu sebelum bekerja…Biasanya wanita akan kesal jika rambutnya terkena asap atau apapun, kenapa kau tidak ? tch..Kau ini wanita atau bukan sih ?”

“Mwo—? Cho Kyuhyun kau…Aish!!” decak Hyo Ri kesal.

“Kyuhyun-ah, siapa bilang cakenya gosong, adonannya baru saja dimasukkan 5 menit yang lalu” Ryeowook mengernyitkan dahi bingung.

Kyuhyun mengangkat bahu, “Jinca ? Aaah~ berarti aku saja yang salah, HAHAHA… ya sudah lah, selamat bekerja…Berhati-hatilah dengan wanita itu, bisa-bisa bukannya membantu dia malah mengacaukan dapur, HAHAHA~” Kyuhyun kembali ke posisi awalnya sambil sesekali berdendang dan tersenyum—malu (?)

-_____-a

Sungmin tersenyum lalu mendekati Hyo Ri dan berbisik, “Dia paling suka dengan rambutmu, tahukan bagaimana sikapnya pada hal yang disukainya ? Dia takkan membiarkan seseorang pun menyentuh apa yang ia sukai…”

Hyo Ri terpaku di tempat.

Yeah. I know, he’s overprotective.

I’m lying when I said I can let you go,

I’m lying when I said I can stand the pain,

I’m sorry—you’re mine, and It’ll never change.

“Kyu—“  Kyuhyun menaikkan alisnya melihat Hyo Ri yang menghampirinya.Dia lihat apa yang terjadi tadi, pria itu—menyentuh gadisnya, tepat dibagian yang selalu ingin disentuhnya.Pria itu menyentuh rambut Hyo Ri-nya, Hyo Ri—gadisnya.

Tanpa pikir panjang dia menarik tangan Hyo Ri kembali ke kerumunan, menemui Nickhun dan Natalie.Hyo Ri meringis namun Kyuhyun mengabaikannya, pikirannya kalut sekarang.

“Oh—“ Natalie dan Nick, sedikit terkejut melihat Kyuhyun yang menggandeng Hyo Ri. “You never told us that you have a—

Husband” jawab Kyu cepat yang sontak membuat mereka bertiga—termasuk Hyo Ri—terbelalak kaget.

“Joneun cho Kyuhyun imnida” ucapnya santai sembari mengangkat tangannya yang memegang tangan Hyo Ri erat.Memamerkan cincin perak yang melingkar dijari manisnya, namun matanya terbelalak melihat jari manis Hyo Ri yang polos tanpa cincin pernikahan mereka.

“YA!Dimana cin—” Hyo Ri mengeluarkan kalungnya, kalung dengan cincin perak sebagai mata kalungnya.

Kyuhyun tersenyum puas sambil melirik ke arah Nick dengan tatapan—do-you-see-who-am-I-? “Apa ISTRIKU belum pernah bercerita tentang aku, SUAMINYA ? tanya Kyuhyun dengan penuh penekanan.

Natalie tersenyum aneh sambil menggeleng, matanya beralih ke pria disampingnya yang terlihat—cemburu ?

I’m Natalie Wang and he’s…

Kyuhyun menjabat tangan Nickhun, “Nickhun—also Hyo Ri’s BEST FRIEND” sambungnya.

“Ah, CHINGU~” ulang Kyuhyun sambil melirik ke arah Hyo Ri. “Maaf mengganggu pesta kalian, tapi aku ada perlu sedikit dengan ISTRIKU jadi kami permisi” pamitnya menarik tangan Hyo Ri yang tetap tidak bergeming.

It think the party is over, don’t you have to go back to your ‘real’ life BABE?” Hyo Ri balas menatap Kyuhyun.

I’ll stay here for TWO WEEKS dear, there’re so many things that we have to talk” ujarnya tersenyum penuh arti.

Hyo Ri’s POV

Apakah sudah pernah aku katakana, jika seorang Cho Kyuhyun marah, he’ll turn into a big baby -_____-

“YA~ Cho Kyuhyun mau sampai kapan kita jalaaaaaaan ?” kaki ku rasanya mau patah, kami sudah berjalan bermeter meter dari universitas, entah kemana tujuan my big baby ini.

Kyuhyun sama sekali tidak memperlambat jalannya, langkahnya yang besar dan cepat membuatku kewalahan—setidaknya dengan baju ini.Tuhan, kenapa priaku yang satu ini begitu kejam T.T

“Kyuhyun-aaahh~” rengekku, namun dia sama sekali tak berbalik.Berani bertaruh, aku yakin pasti bibirnya sudah maju beberapa centi sekarang.Dia pasti marah soal kejadian tadi—well semua kejadian yang tak pernah ku ceritakan padanya.

“Akh kakiku~” ringisku, biasanya cara ini ampuh menangani kyuhyun yang sedang marah. “Mwo ?” geramku, jangan kan berbalik, menoleh saja tidak!! x(

Geurom cho Kyuhyun, wanna play with me huh ?” desisku.

We’ll see who’s gonna win! Muahahahahahahaha >;)

Kyuhyun’s POV

Tch. Mau bermain-main dengan ku huh ? Apa-apaan tadi ? Siapa tadi namanya ? Nickhun, tch. Siapa yang memberinya hak untuk menyentuh si wanita bawel itu ?

“YA~ Cho Kyuhyun mau sampai kapan kita jalaaaaaaan ?”

Aish. Rasakan! Kesalahanmu Cho Hyo Ri, mengizinkan pria itu menyentuhmu…Aku takkan membiarkanmu bahagia malam ini !😉

“Kyuhyun-aaahh~”

Lalalalalala~ I don’t hear anything Hyo Ri-yah…Langkahku masih dalam irama yang sama, cepat hingga membuatnya sulit mengiringi langkahku.

Aku takkan berhenti sampai dia mau mengakui kesalahannya, cih. Memangnya hanya dia yang boleh marah—soal duet itu—sekarang biar dia rasakan bagaimana rasanya di posisiku saat itu !

“Akh kakiku~” ringisnya. Cara lama Hyo Ri-yah, kalimat itu sudah tidak mempan lagi buatku~ jangan remehkan seorang Cho Kyuhyun!

Derap langkahnya membuatku tersenyum penuh kemenangan, lihat ? Ringisan itu hanya triknya supaya aku mau berbalik, no.. no.. aku tidak akan tertipu!

Ah! Nickhun! What are you doing here ?” jerit Hyo Ri antusias.

o.O Mwo ? Nickhun ? Apa yang pria itu lakukan ?!

“YA!APA YA— eh ?“ tidak ada siapa-siapa disana, hanya Hyo Ri yang berdiri sambil tertawa terbahak-bahak.

Gotcha!” ucapnya.Dia setengah berlari menghampiri ku “Can we stop right now ? It’s already late and I have to go back…

Aku menyilangkan tangan di depan dada, “Then just go~” balasku kembali berjalan.

Hyo Ri mendengus, “Kyu, stop being childish please!” teriaknya kesal.

I’m not childish Hyo Ri-ssi” jawabku datar, Hyo Ri terlihat sangat sangat kesal. “Aku tahu kau cemburu tapi—“

Puff the magic dragon lived by the seaaaa~” aku bernyanyi nyaring, menutup telinga berpura-pura tak mendengar apapun yang dia katakan.

“DIA ITU TEMANKU!” jeritnya frustasi.

“Teman ? Lalu dengan seenaknya menyentuhmu ? Membelai rambutmu ? Teman ?” serangku.

Oke Cho Kyuhyun, tenang kan dirimu =_____= aaah~ kendalikan emosi, kendalikan emosi.

There was a piece of paper on my hair!” tukasnya.

“Kau terlalu baik honey, it’s just one of his trick…

Author’s POV

“Kau terlalu baik honey, it’s just one of his trick…

Hyo Ri merasa jengah dengan tuduhan Kyuhyun, “Berhenti menjatuhkan Nickhun dihadapanku Kyu, It’s useless” jawabnya datar.

Kyuhyun tertawa sinis, “See ? Sekarang lebih memihak Nickhun daripada aku ?” ujarnya.

Look—it’s just—YA! Do we have to fight like this? We haven’t meet since our last vacation at Italy then we just ended like this..?!

“Kita belum pernah bertemu sejak berbulan-bulan yang lalu and I got my wife touched by another man…” balas Kyuhyun.

Hyo Ri memijat pelipisnya pelan, “That’s what I feel when you touched Seohyun’s hair Kyuhyunnie

Mereka terdiam, Kyuhyun merasa tertohok dengan perkataan Hyo Ri.Inikah yang dirasakan Hyo Ri saat itu ? Marah, kesal, tidak terima…semua menjadi satu membuatnya merasa sesak dan ingin berteriak melampiaskan semuanya.

Hyo Ri membuka suara lagi, “Tapi aku tahu, itu semua demi profesionalisme bukan ?”

“Ne…”

But I think you enjoyed it” ujar Hyo Ri sinis.

Then, I think you enjoyed it too, the way he touched your hair…Did you forget about it ? I hate it when someone touch mine” Kyuhyun menatap Hyo Ri tajam, membuat Hyo Ri terpancing emosi.

Kyuhyunnie, I—

Ponsel Kyuhyun berbunyi dan langsung menjawabnya tanpa memperdulikan Hyo Ri yang ingin meminta maaf dan menjelaskan semuanya.

“Yoboseyo ? Apa ? Kurang jelas…”

Tch…” Hyo Ri menatap punggung tegap Kyuhyun dengan tatapan kosong.Kesabarannya habis, dia sudah mencoba menahan diri untuk tidak marah dan menangis namun semuanya sia-sia.

Udara dingin dibulan awal Januari semakin membuatnya merasa lemah, Kyuhyun masih asyik dengan ponselnya tak perduli dengan apa yang dia bicarakan dengan lawan bicaranya diseberang sana, Hyo Ri memberhentikan taksi.

Sesaat sebelum memasuki taksi, Hyo Ri masih menoleh kea rah Kyuhyun berharap semoga Kyuhyun menyadari bahwa she’s ready to leave but she got nothing.

“_____ dormitory please” Hyo Ri menyebutkan asramanya, taksi mulai meninggalkan tempatnya dan Kyuhyun bertengkar.

Do whatever you want Mr. Cho, I’m tired—Sent

Hyo Ri memasukkan ponselnya ke dalam tas, mengarahkan pandangannya ke arah jalan raya yang mulai sepi, mendesah berat..

Why do we have to fight like this ? The only problem is one… Jealousy…

17 pemikiran pada “101010–Jealousy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s