101010-Believe

Standar

Author : Nandz

Title : 101010–Believe

Length : chapt 3 of ?

Genre : romance–full (Bener-bener full -___-)

Rating : PG-15 !

Note : Akhirnya  ;_____; berhasil saya selesaikan meskipun dengan memaksakan diri :p harap maklum kalo rada ga nyambung dan aneh. Sumpah , authornya aja enek xD . Thanks buat yang nagih-nagih ditwitter ya HAHAHAHA~~~

Enjoy, kommen diharapkan.

Language : some are written in Bahasa, lil’ fail Korean and Fail English muehehehe~~ Deal with it, please.

Why do we have to fight like this ? The only problem is one… Jealousy…

Hyo Ri membanting tubuhnya diatas tempat tidur, bersiap memejamkan matanya masuk ke dunia mimpi.Natalie sudah terlelap sedari tadi, baguslah setidaknya malam ini Hyo Ri bisa tenang tanpa terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkannya.

Pikirannya kembali ke masa lalu, dimana sebelumnya mereka pernah bertengkar hebat selain ini, hanya karena partisipasi Kyuhyun dalam MBC Come to Play dengan Wonder Girls. Maknae love line~ benar-benar membuatnya geram saat itu.

Mungkin ini alasan orang tua mereka kurang menyetujui mereka menikah di usia muda, emosi mereka masih kurang stabil belum lagi konsentrasi Hyo Ri yang akan terbagi untuk kehidupan rumah tangganya dan bagaimana jika mereka memiliki—anak ?

Glep, Hyo Ri menelan ludah, anak ? Tak pernah terbesit di benaknya apa yang akan terjadi.Tapi semua wanita pasti menginginkannya bukan ? Anugerah terindah yang akan mereka dapatkan untuk menjadi wanita sempurna, menjadi seorang ibu.

Jangan pikirkan itu dulu, yang sekarang perlu dipikirkan adalah bagaimana hubungannya dengan Kyuhyun sekarang, bahkan hingga detik ini belum ada satu panggilan pun dari Kyuhyun.

“As long as you have faith in me, and that will make you happy…I’m with you”

Kata-kata itu kembali terngiang, faith ? Do we still have it ?

Ponsel Hyo Ri berdendang dan membuatnya khawatir menatap Caller ID yang terpampang, Ahra onnie ? Untuk apa ? Jantungnya berdegup kencang, apa ada kaitannya dengan Kyuhyun ? Kenapa ? Apa jangan-jangan ?

“YOBSEYO!” pekik Hyo Ri,

“Hyo Ri-yah oedi ?” suara Ahra Onnie terdengar sedikit khawatir, “Dormitory, waeyo onnie ?” tanyanya.

“Appa…Appa masuk rumah sakit, beliau ingin sekali bertemu dengan mu, aku sudah menghubungi Kyuhyun tadi tapi terputus, entahlah mungkin karena cuaca di Korea kurang bagus jadi dia kurang bisa mendengar ku”
Hyo Ri teringat kejadian tadi, jadi Ahra onnie kah itu ?

“Hyo Ri-yah ottokeh ? Appa ingin bertemu denganmu juga Kyuhyun, bisakah kalian kembali ke Korea sekarang ?” suara Ahra onnie terdengar lirih.

“Ne onnie, aku akan mencoba mencari penerbangan awal untuk ke Korea sekarang…Dan Kyuhyun, aku akan mencarinya sekarang!” setelah sambungan terputus, Hyo Ri bangkit dari tempat tidurnya, mengambil mantel, passport, dompet serta barang-barang penting lainnya dan memasukkannya ke dalam tas. Topi serta glassesnya juga, tak perduli apa baju yang dikenakannya sekarang, ia segera menghampiri tempat tidur Natalie.

Nat—wake up!!” Natalie menggeliat malas, “Ummh~~ What ?” racaunya.

I gotta go home right now, I’ll call Mrs. Anderson right away” ucap Hyo Ri menyebutkan salah satu penanggung jawab di dormitory.

Go home ? Back to Korea ? What’s wrong ?

“Aboji—my father in law is sick, and he really want to meet me now” terang Hyo Ri sambil memeriksa barang bawaannya.

And you go with—

My husband of course” sambung Hyo Ri cepat.  “Soon after I meet him” batinnya lagi.Setelah yakin semua barang-barang pentingnya sudah rapi di dalam tas, Natalie mengantarnya hingga ke lobi dorm “Don’t worry, I’ll help you tell Mrs.Smith…Take care, call me after you get there, will you ?

Hyo Ri mengangguk, “I will, thank you so much Nat” pelukan hangat mengakhiri percakapan mereka sebelum akhirnya Hyo Ri masuk ke dalam taksi.

Sebuah pesan masuk ke ponselnya, ‘Airport, sekarang’

Kyuhyun memperhatikan announcement board dihadapannya, tangannya memegang tiket menuju Korea yang akan berangkat beberapa saat lagi,Matanya melirik kea rah jam tangan yang melingkar dipergelangan kirinya.

“Kyuhyunie maaf aku ter—“ Kyuhyun langsung menyerahkan selembar tiket pada Hyo Ri.

“Sepuluh menit lagi take off” ujarnya langsung berjalan tanpa memperdulikan Hyo Ri yang terengah-engah.

Welcome to _____ Airlines…

Kyuhyun dan Hyo Ri menghempaskan tubuh di kursi penumpang, beruntung penerbangan mereka sepi.Beberapa kursi masih terlihat kosong termasuk disamping Kyuhyun.

Sejurus kemudian pramugari mulai menjalankan tugasnya dan pesawat siap untuk berangkat, Hyo Ri melirik kea rah Kyuhyun khawatir jika sesuatu terjadi padanya, raut wajah Kyuhyun terlihat lelah dan khawatir.
He’ll be fine~” bisik Hyo Ri lemah, membuat Kyuhyun menoleh dan menatap kosong kearah pramugari.

Kyuhyun memasang headset ketelinganya sesaat setelah pemberitahuan bahwa pesawat sudah dalam keadaan stabil.Berusaha memejamkan mata namun masih dalam keadaan gelisah.Pikirannya hanya tertuju pada kesehatan ayahnya, ayahnya yang telah menyelamatkan impiannya sebagai seorang penyanyi.

Ditengah rasa kalut itu, Kyuhyun merasakan sentuhan lembut dikeningnya.Hyo Ri, mencoba membuatnya tertidur dengan membelai keningnya dengan ibu jari—kebiasaan yang selalu dilakukan Hyo Ri, meskipun terkadang membuat Kyuhyun kesal karena menganggap bahwa Hyo Ri sedang memanjakan seekor kucing.
=______________=

“Tidurlah, you need some rest sir~

Kyuhyun tersenyum, memperbaiki posisi duduknya dengan nyaman dan mencoba kembali masuk ke alam mimpi.

Here it is, miss…” Seorang pramugari menyerahkan selimut kea rah Hyo Ri “Thank you” balasnya sambil menyampirkan selimut ke tubuh pria disamping.

Is there anything that I can help you again ?” tanya pramugari itu ramah.

No, thank you…I’ll ask you later” balasnya.

Hyo Ri kembali mengarahkan pandangannya ke arah jendela pesawat, hanya awan gelap yang terlihat.Perjalanan yang memakan waktu berjam-jam itu sama sekali tidak membuatnya lelah, ia hanya ingin menjaga pria disampingnya.Takut kalau ia merasa tidak nyaman, Hyo Ri tahu bahwa hari ini adalah hari melelahkan baginya dan bagi Kyuhyun.

Ia membiarkan dirinya tidak tidur, setidaknya untuk saat ini biarkan dia yang menjaga Kyuhyun.Selama ini Kyuhyun selalu berusaha menjaganya, berada disisinya meskipun dengan komunikasi yang terbatas, namun kali ini ia ingin membuktikan bahwa bukan hanya Kyuhyun yang bisa menjaganya tapi dia juga bisa menjaga Kyuhyun.

“Benar-benar seperti bayi” gumam Hyo Ri memperhatikan wajah Kyuhyun, “Bodoh, kenapa merasa cemburu dengan Nickhun ? Biasanya kau kan yang selalu mengatakan bahwa tidak ada pria lain yang bisa mengalahkan Cho Kyuhyun ?”

I…only love you, pabo” bisik Hyo Ri lirih.

Hyo Ri’s POV

Kami tiba di Korea keesokan paginya dan langsung menuju rumah sakit.Sepanjang perjalanan tak ada sepatah kata pun yang keluar dari kami, Kyu asyik dengan PSPnya mengalihkan perhatiannya dari pikiran-pikiran khawatir tentang abeonim.

“Kyuhyunie, Hyo Ri-yah!” Ahra onnie menyambut kami di lorong rumah sakit, aku melambai kearahnya.

“Masuklah, appa menunggu kalian” Kyuhyun mendahuluiku masuk ke dalam ruang inap sedangkan aku menyusul dibelakangnya.

“Appa gwenchanayo—?“

Abeonim sedang tersenyum kearah kami, masih terlihat lemah namun terlihat lebih baik—menurutku.

“Ne…Mana istrimu ?” Aku duduk disamping abeonim menggenggam tangannya, “Ne abeonim…” sahutku pelan.

“Hyo Ri-yah, bagaimana kuliahmu ?”

“Baik-baik saja abeonim, jangan terlalu banyak bergerak…Istirahatlah” aku membetulkan letak selimut abeonim.

“Kalian akur kan ?”

Kyuhyun berdehem, “Appa lebih baik beristirahat…Hyo Ri juga lelah, setelah ini baru lanjutkan mengobrolnya”

Aku tersenyum sinis, “Tch~” desisku.

“Apa kyuhyun menjagamu dengan baik ?” Menjaga ? “Ne abeonim…”

Aku melirik sekilas kearah Kyuhyun, “Kyuhyun menjagaku dengan saaangat baik”

Kyuhyun’s POV

“Kembalilah ke rumah lebih dulu, aku mau langsung ke dorm” Hyo Ri sedikit terkejur dengan ucapanku, sorot matanya sayu membuatku tidak tega mendiamkannya lebih lama (.____.)

“Arro…Hati-hati, kau juga butuh istirahat” sahutnya pelan.

Aku mengantarnya menuju taksi dan membantunya memasukkan barang-barang ke bagasi.

“Jangan tunggu aku” ujarku sebelum menutup pintu dan membiarkan taksi itu melaju.

“HUAAA~!”

Ahra noona sudah berdiri dihadapanku sambil mengetukkan ujung sepatunya, kesal.

“Noona kau membuatku kaget!” keluhku. Untungnya jantungku masih mau berkompromi -________-

“Ada apa dengan kalian ?!” tanyanya.

“Apanya yang ada apa ?” aku berjalan melewatinya kembali ke dalam RS.

PLAAAK~!

“Pabo~!”

“YA~!Noona! Apa salahku hah ?!” kepalaku jadi terasa ngilu terkena sabetan tangan indahnya (_ _)

Ahra noona menarikku duduk di kursi, “Kau pikir aku bodoh, hm ? Dasar pabo~! Sekalipun kalian tidak pernah bermesra-mesraan didepan umum—terlebih lagi didepanku—tapi aku tahu kalau kalian sedang ada masalah!”

Aku menghela nafas berat, “Aish noona—kau—“

“Sekarang ceritakan!” perintahnya.Pada akhirnya semua pengakuan itu terlontar, mulai dari masalah duet, long distance, hingga insiden kecil sebelum kami kembali kemari.

“Jadi begitu, aku rasa itu hanya masalah kurang komunikasi dan krisis kepercayaan”

“Mwo ?”

“Lihat, otakmu jadi lamban karena kau kebanyakan main game, pabo~!” Haish, aku jadi ragu dia ini benar-benar noonaku atau bukan -___- jahat sekali~

“Kalian jarang berkomunikasi, kau sibuk dengan pekerjaan serta starcraftmu sementari Hyo Ri sibuk dengan dunia kuliahnya, kau tau sendiri dia orang yang ambisius dengan dunianya”

“Noona, aku tidak menghubunginya karena takut nanti dia malah terganggu” gerutuku.

“Dan dia juga berpikiran tidak mau menghubungimu karena takut nantinya akan menganggumu, haish kalian berdua ini memang benar-benar aneh! Sekarang ini yang penting adalah bagaimana kalian menyelesaikan masalah ini hingga tuntas, selesaikanlah dengan cara yang dewasa, bukankah kalian saling mencintai jadi seharusnya masalah ini bisa diselesaikan dengan mudah, arraseo ?”

Aku mengangguk, “Ne..” ujarku.

Noona berdiri sambil menarikku, “Kepercayaan itu penting captain Cho, apalagi kalian berhubungan jarak jauh, masalah seperti ini hanya bisa diselesaikan dengan kepercayaan antara kalian”

“Sekarang, pergi selesaikan masalahmu, aku tidak perduli siapa yang lebih dulu meminta maaf…Kalian ini pasangan langka, jadi sangat disayangkan kalau kalian berpisah”

-____________- apa katanya ? L-A-N-G-K-A ?

“Arraseo!” sahutku cepat, berjalan ke arah pintu keluar.

“Selain itu aku juga masih ingin melihat keponakan-keponakanku yang lucu~ Jadi manfaatkan waktumu dengan Hyo Ri selama disini ya ?”

“YA~! Noona~~!!!”

Author’s POV

“Hyung, aku pulang~”

Suara riuh langsung menyambut Kyuhyun, “Bagaimana keadaan abeonim ?” Donghae memulai pertanyaan.

“Semakin membaik hyung”

Helaan napas terdengar dari member-member yang lain, “Lalu mana Hyo Ri ?” kali ini Sungmin bersuara.

“Pulang ke rumah” sahut Kyuhyun santai

“Yah~! Kenapa tidak diajak kesini” gerutu Shindong.

“Ay ay~ no way! Aku tidak mau istriku ada di sarang penyamun” tukas Kyuhyun dan berhasil membuat Shindong cemberut.

Kyuhyun mengurungkan niatnya kembali ke kamar ketika Manager hyung memanggilnya, “Ini lagu solomu”

Kyuhyun terlihat bersemangat, “Jinjayo ?”

“Kau rekaman besok jadi lusa bisa langsung dirilis” jawab Manager hyung. Kyuhyun merogoh kantongnya, “Hmm… lusa ya” tangan lincahnya berhenti mengetik pengingat ketika matanya tertumbuk pada sebuah tanggal.Sebuah ide tiba-tiba terlintas dibenaknya, “Hyung… Aku boleh minta tolong sesuatu ?”

Ne, I’ll be back on umm Thursday” Hyo Ri duduk di meja makan sambil bersiap melahap masakannya sendiri. Tidurnya begitu nyenyak sampai-sampai tidak menyadari kalau matahari sudah berganti tugas dengan bulan dan membuat perutnya berdemo minta diisi.

I know, I’m glad that I had finished all my tasks before I got here” ramyun buatan Hyo Ri sendiri terasa begitu nikmat meskipun terasa sepi karena hanya dia seorang diri yang ada dirumah, ayah dan ibunya sedang tugas keluar negeri seperti biasa sementara Kyuhyun belum pulang.

Nat sedang berkoar-koar ditelfon menanyakan kabar Hyo Ri dan keluarganya, “I’ll tell you more Nat, also about him” Nat menuntut penjelasan mengenai Kyuhyun, yeah~ akhirnya setelah menyembunyikan statusnya sebagai seorang istri cho Kyuhyun (untungnya Nat tidak menyadari bahwa Kyuhyun adalah member Super Junior lol) selama beberapa bulan terakhir, semua rahasia tersebut terbongkar.

Pintu berdecit, “Nat, I’ll call you later.. okay ?” Hyo Ri menutup ponselnya dan beranjak ke depan. Kyuhyun sedang duduk di sofa menyandarkan kepalanya. Hyo Ri berinisiatif untuk menyiapkan air hangat hingga suara Kyuhyun menahannya, “Aku hanya sebentar, nanti aku kembali ke dorm lagi”

Hyo Ri mendesah, “Masih marah padaku ?” tanyanya, langsung.

Kyuhyun menggerakan kepalanya yang lelah, “Sudahlah, biarkan saja…” ia berdiri melewati Hyo Ri naik ke kamar mereka.

Hyo Ri membereskan piringnya dengan malas, “Tch~ apanya yang biarkan saja ?” perlahan rasa sesak memenuhi rongga dadanya, dia benci diperlakukan seperti ini.

PRANG~!!

“Hyo-ya ?!” Kyuhyun tergopoh-gopoh turun ke bawah dan melihat Hyo Ri yang berdiri di depan pecahan piring. “Ada yang luka ?” Kyuhyun meraih tangan Hyo Ri dan memeriksanya dengan teliti.

Hyo Ri menarik tangannya kasar, “Tunggu aku begini baru kau mau peduli, iya ?” suaranya bergetar menahan amarah. “Minggir!” ujarnya menggeser tubuh Kyuhyun.

“Kalau masih marah soal Khunnie, aku minta maaf…Dia hanya teman, trust me!!” Hyo Ri menganggkat pecahan-pecahan piring tersebut dan membuangnya ke tempat sampah, begitu berbalik Kyuhyun masih diam dan tak bergeming di tempatnya.

Hyori menarik napas, menahan air matanya yang mendesak keluar karena menahan kesal, “I’m sorry” gumam Hyo Ri cepat, sebelum kembali ke kamarnya.

11.45 pm

Drrt drttt…

Hyo Ri meraba meja kecil di sampingnya, mencoba mencari ponselnya, “Yoboseyo ?”

“Hyori-ya! Cepat kerumah sakit ! Keadaan gawat !” Hyo Ri terbelalak mendengar suara Ahra Eonni yang terdengar sangat panic, “Eonni, ada apa ?!” tanyanya sambil meraih mantel dibalik pintu dan bergegas meraih kunci mobil.

Tapi telpon terputus, membuat Hyori semakin panik dan memacu mobil dengan kecepatan yang diatas rata-rata, beruntung jalan raya sedang sepi saat itu.

Hyori tiba di rumah sakit dan segera berlari ke arah koridor dan menemukan Ahra Eonni dan Eomonim sedang menangis, “Eomonim, ada apa ?” Eomonim masih terisak, sedangkan Ahra Eonni menatap ke ruang Aboji.

Hyori menutup mulutnya tak percaya, “Eonn…ni…” Hyori melangkah gontai kearah kamar pasien, memutar knopnya perlahan, kakinya terasa tak bertulang melihat selimut putih yang menutupi sosok ditempat tidur pasien—yang seingatnya adalah tempat abeoji berada.

“A…a..beo..ji” suaranya tercekat, langkahnya mendekat ketempat tidur pasien.Airmatanya turun dengan deras dan menimbulkan isakan, tangannya menyentuh kain putih, berniat untuk melihat wajah mertuanya untuk terakhir kalinya.

PATS!

Lampu diruangan pasien tiba-tiba mati, “Eonni ?” Hyori memanggil Ahra Eonni, ia melangkah kea rah pintu dan memutar kenopnya namun terkunci, “Eonni!!!” jerit Hyori, menggedor-gedor pintu, ia mencoba mengintip keluar namun tak menemukan seorang pun diluar.

Hyori bergidik ngeri, terkurung di ruang pasien sama sekali tak pernah terlintas dibenaknya, hyori menoleh kea rah tempat tidur pasien, tangannya kembali menarik kain putih tersebut, “KOSONG ?!” jeritnya, hanya ada sebuah guling dan bantal yang disusun sehingga menyerupai tubuh manusia.

“Ige mwoy—“ kata-katanya terhenti ketika mendengar alunan lagu dari arah kamar mandi, bukan suara gadis yang menangis atau suara keran yang diputar seperti difilm horror, melainkan suara yang sangat dikenal Hyori,

na oerowododoe neol saenggakhalddaen

misoga naui eolgule beonjyeo…

It doesn’t matter if I’m lonely. Whenever I think of you

A smile spreads across my face.

na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen

sarangi nae mam gadeukhi chaewo

It doesn’t matter if I’m tired. Whenever you are happy

My heart is filled with love.

Kyuhyun keluar dari kamar mandi dan menyanyikan lagu barunya–Hope is a dream that never sleep–lagu yang benar-benar menyampaikan seluruh perasaannya pada Hyori.

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom

Everyday my life is just like a dream.

neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon

Being with you, falling in love with you

dasi ileoseol geoya

Makes me encouraged again.

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul

For me, the happiness of those precious memories

himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon

Will be warmer during hard times.

huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

For me, hope is a dream that’d never sleeps.

Seluruh lirik yang keluar dari bibirnya adalah murni perasaannya untuk Hyori, setelah semua yang terjadi di London menyadarkannya bahwa Hyori lah kekuatan baginya untuk tetap bertahan disemua masa-masa sulit yang menimpanya.

sesangi nal ulge haedo naneun gwaenchana

Even if the world makes me cry, I’m okay.

hangsang niga naui gyeote isseunigga

Because you are always by my side.

meonjicheoreom chueoki byeonhaeseo ddeonalgga

Like dust, will those memories change and leave?

geujeo useumyeo maeumeul dalraeeo bwado

I’ll keep smiling to ease my heart.

Kyuhyun berdiri tepat dihadapan Hyori menyanyikan bait terakhir sambil membawa sebuah cake yang penuh dengan lilin, “Nae maeum dahae sarang hanenun neorul

“Tch~ Cho Kyuhyun, ige mwoya ?” cibirnya, perlahan airmatanya kembali mengalir bahkan lebih deras dari sebelumnya.

“Mianheyo” jawab Kyuhyun, “For being a jer—

No, you’re not!” sambung Hyori cepat. “You’re not a jerk, just jealous

Kyuhyun memutar bola matanya, malas “Oh please, I’m not!

Hyori menghapus air matanya, “Yes, you are..Kyuhyun-ssi, sesulit itukah mengakui kalau kau cemburu ?”

Kyuhyun mendecak kesal, “Ara, aku memang cemburu, siapapun juga akan cemburu kalau yeoja-nya disentuh oleh pria lain terlebih lagi bagian yang sangat disukainya…Maafkan aku, harusnya aku percaya padamu”

Hyori tersenyum puas, gengsi mereka berdua memang begitu tinggi bahkan untuk mengakui bahwa mereka cemburu satu sama lain sebegini sulitnya (__ __”)

“Siapa yang menyuruhmu tersenyum, hah ? Sekarang cepat buat permintaan dan tiup lilinnya, tanganku lelah” gerutunya.

Permintaan ? Tiup lilin ?

“Untuk apa ?” tanya Hyori bingung.

“Demi Tuhan Cho Hyori ! Selama apa memang kau di London sampai lupa bahwa hari ini hari apa ?!”

“Memangnya hari apa ?” Kyuhyun mendesis kesal, kalau saja tadi dia belum minta maaf, mungkin seluruh cake yang ada ditangannya sudah berpindah diwajah Hyori. (-___-“)

Kyuhyun membuka flip ponselnya dengan susah payah dan mendekatkannya ke telinga Hyori

“YA,Hyunnie! Aku bertanya kenapa malah—“

Saengil chukka hamnida, saengil chukka hamnida, sarang haneun NAE hyori, saengil chukka hamnidaa~~” Hyori mengerjap-ngerjapkan matanya, suara Kyuhyun yang direkam diponsel dan— “Jinjayo ?!” matanya terbelalak kaget.

Kyuhyun menggeratakkan giginya kesal, “NE! Hari ini hari ulang tahun istriku, sudah ingat ?”

“Aigoo~ sejak kapan aku jadi pikun seperti ini, HAHAHA” hyori menepuk keningnya pelan, “Geurae, I’ll make a wish..” Hyori menutup matanya, mengatupkan kedua tangannya dan mulai menyusun permintaannya.

“ Berdo’alah semoga keriput diwajahmu tidak cepat muncul” cibir Kyuhyun.

Lilin berjumlah duapuluh itu mati saat Hyori membuka mata dan meniupnya, “Amin!” ujarnya antusias.Suasana menjadi hening, hanya cahaya bulan yang masuk ke dalam ruangan melalui jendela.

“Umm…”

Jantung Hyori berdegup kencang ketika merasakan napas Kyuhyun disekitar wajahnya, nafas yang semakin lama semakin dekat hingga hidung mereka bersentuhan.Hyori menutup matanya ketika jarak mereka tinggal beberapa centi lagi…

PATS!

“SAENGIL CHUKKAAEYO HYOORIII~!!!!!”

“NOONAAA!! KENAPA LAMPUNYA DINYALAAAKAAAAAAAANNN!!”

Hyori’s POV

Kami sedang dalam perjalanan pulang dengan Ahra Eonni dan pria mesum disampingku ini tidak henti-hentinya menunjukkan wajah kesalnya.

“Kau hanya bilang, ‘ketika lilinnya mati,nyalakan lampunya dan berikan kejutan padanya’ jadi mana aku tahu kalau kalian baru mau ber—“

EONNI!!!” jeritku frustasi “Sudah jangan dibahas lagi” ujarku malu, Ahra Eonni masih mengungkit-ungkit kejadian di rumah sakit tadi, >///<

Lagipula salah Kyuhyun yang salah memberikan komando, (-______-‘)

“Arraseo, sudah jangan marah lagi padaku, nantikan kalian bisa melanjutkan lagi dirumah…Hanya karena gagal lalu kalian marah padaku, lucu sekali”

“Bukan aku yang marah eonni tapi dia” Hyori mendelik kearah Kyuhyun yang sedang fokus menyetir.

“Sama saja, aku tahu kalian jarang bertemu tapi OMO! Jangan-jangan kalian belum pernah melakukan ‘itu’ ya ?”

NOONA!!!

EONNIIIII!!!!

(>///<)

Ahra eonni tertawa terbahak-bahak, “Kalian benar-benar ajaib, kenapa malu membicarakan masalah seperti ini ? Aku sudah dewasa, bahkan aku menikah lebih dulu dari kalian!”

“Tapi…”

Ahra Eonni mendekat kearah ku dan berbisik, “Hyori-ya, adikku benar-benar hebat, bukan ?”

“AP—!!”

DUAK!

“AKH!!!” aku meringis, dahiku terbentur dashboard karena Kyuhyun menginjak rem dengan tiba-tiba, menepikan mobil dipinggir jalan “Apoyo~~~” keluhku.

YAK! CHO KYUHYUN! Kau mau membunuh kami, hah ?!” Ahra eonni menjitak kepala Kyuhyun dengan membabi buta.

“Noona, berhentilah menggoda kami…Aku sulit berkonsentrasi, aku tahu kau sedang sedih karena suamimu pergi keluar kota, jangan jadikan kami sebagai pelampiasan, jebal~!”

DONGSAENG KURANG AJAR!!!”

Kalau aku jadi Kyuhyun, aku tidak akan pernah mau mengatakan hal itu. Aku heran, apa Kyuhyun benar-benar adik Ahra Eonni ? Harusnya dia tahu bagaimana kejamnya Ahra Eonni ketika mengamuk.. hh~~~ (-____________-“)

Mereka benar-benar satu keluarga yang ajaib, bahkan kejutan ulang tahun ku direncanakan oleh mereka sekeluarga…

“Chankanman!”

Ahra Eonni berhenti memukuli Kyuhyun, “Wae ?”

“Bagaimana mungkin kalian menyusun semua rencana ini ?”

-Flashback-

“Aku tak mau tahu, pokoknya Hyori harus merayakan ulang tahunnya disini, di Korea bukan di luar negeri!”

“Tapi eomma~~ aku yakin dia sedang sibuk sekarang”

“Hanya sehari Kyuhyun-ah… Usahakanlah…”bujuk Ahra. Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, bukannya tak ingin merayakan ulang tahun Hyori bersama, Kyuhyun memang sudah berencana untuk ke London sendiri tapi dia mengira kalau keluarga—dan keluarga Hyori membujuknya untuk membawa Hyori ke Korea. Mengingat bulan-bulan ini adalah bulan tersibuk Hyori dan akan menghadapi ujian.

“Hyo Yoo sudah menyetujui rencana kita” tambah Ahra, dengan berat hati Kyuhyun menyetujui ide gila itu.

“Lalu bagaimana cara membawanya ? Dia tidak mungkin meninggalkan kuliahnya kecuali ada keperluan yang amat sangat penting!”

“Serahkan itu pada kami, yang penting sekarang kau susul dia kesana HAHAHA” Kyuhyun bergidik ngeri, sekarang dia tahu darimana di sifat evilnya berasal (__ __)

~London~

Kyuhyun menginjakkan kakinya di Universitas Hyori, menurut keteranga staff Universitas, semua mahasiswa sedang berkumpul untuk merayakan salah satu event besar di Universitas mereka. Hari dimana seluruh mahasiswa luar negeri menunjukkan identitas mereka, tidak terkecuali Hyori.

Mr. Cho ?” Kyuhyun menoleh, seorang wanita dengan pakaian Chinese tersenyum menghampirinya.Kyuhyun mengangguk pelan, “Miss Wang, rite ?”wanita itu mengangguk dan mengulurkan tangannya, “Nice too meet you, just call me Nat…I’m your wife’s roommate

Kyuhyun tersenyum dan membalas jabatan tangan Nat, “Could you tell me where she is now ?” tak percuma dia melatih bahasa Inggrisnya selama ini dengan kibum, siwon dan sungmin -____-“

Oh, yes…There” Nat menunjuk salah satu stand makanan dan Kyuhyun menenukan Hyori disana sedang bercengkrama dengan kawan-kawannya yang lain,

I’ve told mrs. Smith to let her out” Kyuhyun sudah menceritakan semua rencananya pada Natalie tanpa sepengetahuan Hyori.Mereka berkenalan melalui dunia maya, Kyuhyun yang mendapatkan id Nat dari akun twitter Hyori dan melakukan komunikasi rahasia.

“Mwoya ? Jadi kalian selingkuh dibelakangku ?!” Hyori memotong cerita Kyuhyun dengan geram.

Kyuhyun mengibaskan tangannya panic, “Ay aniya~!Ini juga untukmu, mana mungkin aku selingkuh darimu!”

Ahra mencibir pelan, “Gombal”

“Arraseo, lanjutkan!!” ujar Hyori.

Geez, that woman really know how to hide her secret! I even don’t know that she had already married!” ujar Nat.

Kyuhyun tertawa, “Yes, she really know how to do it

But Kyuhyun-ssi you look like another man today, not a Super Junior member!” ujar Nat memperhatikan penyamaran Kyuhyun yang sudah dirancang sehingga mengaburkan identitasnya.

Do you know us ?

Nat mengangguk, “Yes, of course! Henry is my best friend ! He talked a lot about you

Henry ? Whoa~~ He never told me” mereka berdua tertawa, tak menyangka bahwa dunia sesempit ini (?)

So…We start our plan now ?” tanya Nat.

Kyuhyun mengangguk pasti, “Yes we are

“Lalu, masalah pertengkaran kalian…Itu juga termasuk rencana ?” Ahra ganti bertanya.

“Tch~ itu semua diluar scenario, kalau aku tidak datang saat itu mana aku tahu kalau si nyonya satu ini bermain dengan pria lain”

Hyori memukul kepala Kyuhyun, “SIAPA YANG SEDANG BERMAIN DENGAN PRIA LAIN HAH ?!!” teriaknya geram. “Bukannya sudah ku jelaskan aku dan nick—“

“Arraseo! Aku hanya bercanda, selera humormu buruk” Kyuhyun mengelus-elus kepalanya pelan, “Aku lanjutkan lagi…”

Sebenarnya, pertengkaran mereka berdua memang diluar rencana. Bahkan saat Kyuhyun dan Hyori bertengkar dijalan, itu  juga diluar scenario hingga akhirnya ponsel Kyuhyun berdering.

Yoboseyo…

Kyuhyun-ah, noona suda temukan caranya…

Kyuhyun bergerak menjauh dari Hyori agar rencana mereka tidak terdengar, “Apa ? Kurang jelas

Aboji, aboji akan berpura-pura masuk rumah sakit, jadi beritahu Hyori bahwa aboji sedang sakit dan ingin bertemu dengannya

Tapi noo—

Tut…Tut..

Hyo—Eh ?” Kyuhyun berbalik dan tak menemukan siapapun disana. Ponselnya bergetar menampilkan sebuah pesan,

nae hyohyo

Do whatever you want Mr. Cho, I’m tired

Kyuhyun mendesah, “Marah” gumamnya berat, Kyuhyun membuka flip ponselnya dan mendial nomor Noona-nya, “Noona, kurasa kali ini kau juga harus turun tangan

Hyori bertepuk tangan, “Daebak, jinjja daebak…Kalian sekeluarga benar-benar…Daebak”

Kyuhyun dan Ahra tertawa bangga, “Siapa yang sangka kalau semua ini ide appa” ujar Ahra.

Hyori mengangguk kagum, setelah perayaan tadi memang mereka berkumpul di ruang pasien dan aboji benar-benar menunjukkan bahwa ia sehat walfiat (__ __), begitu pula eomonin yang tertawa terbahak-bahak melihat Hyori yang menggerutu. Appa dan Eomma, serta Eonninya mengucapkan selamat ulang tahun padanya melalui telfon.

Lalu lagu itu juga, Kyuhyun meminta izin pada managernya untuk menggunakan lagu itu sebagai hadiah ulang tahun untuk Hyori…

Drrt Drrt..

Nickhun calling

“Nugu ?” Kyuhyun berusaha mengintip ponsel Hyori.

Hyori tersenyum puas, “Nickhun…” dan menekan tombol hijau, “Yoboseyo ?”

Kyuhyun mendecak kesal, memperhatikan Hyori yang sedang asyik mengobrol dengan Nickhun, “Ah…My birthday ? Yes…Thank you

“EHEM!”Kyuhyun berdehem kencang, “See you..” Hyori menutup ponselnya dan menatap ganas ke arah Kyuhyun, “Kenapa, hm..hm ?” Hyori mencubit lengan Kyuhyun gemas, “Cemburu, hah ? Nick hanya mengucapkan selamat ulang tahun padaku, hm hm”

“Ay ay ay ay, sakit sakit sakit!!”

“Percaya padaku, mana mungkin aku selingkuh” rajuk Hyori, mengalihkan wajahnya keluar jendela.

Kyuhyun mengusap lengannya yang memerah, “Ara…Aku percaya padamu, saaaangat percaya, kau juga harus begitu, jangan mudah marah dengan rumor yang beredar” tangannya meraih tangan Hyori dan menggenggamnya erat, “Only one Hyori” Hyori memeluk Kyuhyun, “Only one Kyuhyun also” ucapnya lembut.

Ahra bertepuk tangan, “Baguslah, sekarang…Berhenti berpelukan, aku harus pulang ke rumah cepat karena malaikat-malaikat kecilku sedang menunggu, dan aku yakin kalian juga pasti tidak sabar untuk pulang kerumah dan melanjutkan urusan kalian yang sempat tertunda dirumah sakit tadi bukan ?” goda Ahra.

“EONNI~~~!!!”

He did it.

Convince me that there’s only one me in his life,

And I do believe it.

Faith is the only way to defeat jealousy

No more jealous, rite ?

-A few week later-

HHHH~!!!

Hyori membanting buku-bukunya diatas meja, membuat beberapa pandangan dari segala sudut ter arah padanya, “Ups…Sorry” ia menjatuhkan tubuhnya tepat di depan Nat dan Nick yang melihatnya dengan tatapan takjub.

Hyori menyambar segelas coke milik Nickhun, menghabiskannya dengan sekali teguk. Nickhun mengringsut kea rah Nat dan berbisik, “Is it her period now ? I’ve never seen her anger like this before

Nat menggeleng, “We have same periode date, and I’m sure She had her period when she was back to Korea—and—Excuse me ? Why do you asking about her period ? It’s sensitive, Nick!” hardik Natalie. Nickhun hanya mengangkat bahu ringan, “Just ask” jawabnya cuek.

Musical drama, geez…He reaaaally want to kill me, huh ?” decak Hyori kesal. Nickhun dan Natalie saling berpandangan heran, “Who ?”

Hyori memutar bolamatanya, jengah “Who else ? The most handsome man in the earth” ada nada mengejek yang keluar dari bibirnya, berhati-hati untuk tidak menyebut nama Kyuhun yang bisa mengundang perhatian dari beberapa mahasiswa disekitar mereka—yang notabene adalah beberapa fans Super Junior—terdengar dari obrolan mereka yang sangat ‘ramai’.

Nat mengangguk mengerti, Cho Kyuhyun—pria tertampan versi Hyori, “What’s wrong with his musical drama ?

ALL OF IT!!” jerit Hyori frustasi, membuat Nickhun makin meringsut kea rah Nat.

No, I mean the scene—kissing scene…hh~” suaranya terdengar sangat frustasi menyebutkan kata-kata terakhir.

Kissing scene ?” Nickhun mengulang perkataan Hyori. “Ne, nickhun-ssi…Kis-ssu” jawabnya.

Hyori membuka notebooknya, memperlihatkan artikel yang membuatnya gusar.Artikel mengenai drama Three Musketeers yang akan Kyuhyun perankan bersama Dana, salah satu member CSJH—yang juga merupakan girlband favorite Hyori.

Jealous” celetuk Nickhun. Hyori tertegun, bukannya baru beberapa minggu yang lalu ia berikrar untuk tidak cemburu lagi ?

Yeah” akunya lirih. “You said that you won’t jealous anymore, rite ?” Nat meyakinkan. Hyori mengangguk lemah, mengiyakan pertanyaan Nat, “So why now—you?

“Araseo, araseo” Hyori memajukan bibirnya kesal, “I won’t jealous anymore, it’s just surprised me that he…You know, tight schedule…He won’t have enough time to rest

Nat menggeser posisinya disamping Hyori, “But he enjoyed it…And that’s the consequence” Hyori mengangguk, “Then I should support him” ujarnya, “Thanks guys” ucapnya pada Nat dan Nic.

Maybe you got a little bit emotional because you miss him” goda Natalie yang sukses membuat wajah Hyori memanas.

Hyori menganggkat bahu malas, “Who knows ?

And umm you haven’t told me about your birthday party there, how was that ? Did he give something special ? Tell me” Nat menatap Hyori antusias.

Don’t remain me about that, it feels like I wanna kill you

Whoa whoa~ calm down miss” mereka bertiga tertawa, setidaknya perasaan Hyori sedikit lebih tenang sekarang, entahlah…Mungkin perkataan Nat ada benarnya, itu konsekuensi Kyuhyun di dunia entertainment, yang perlu dilakukan Hyori adalah terus mendukungnya, bertahan disisinya meski terpisah oleh jarak yang jauh, bukankah keberadaan Hyori disisinya adalah penguat baginya ?

Dan Hyori percaya bahwa Kyuhyun akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik, untuk mereka..

Just like what he said to Hyori through his sweet song…

Sueobpsi neomeojyeo biteuldaedo

naneun ireohgeseo itjanha

nae mam hanappuninde

No matter how many times I fall and stumble

I’m still standing like this before

There’s only one heart of mine

himdeur ttaemyeon niga ireohge himi dwaejullae

neoreul hyanghae yeongwonhi

During hard times,  you will become my strength

My heart is towards you forever.

ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae

miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge

ijeneun apeuji ana

I will surpress all my hurt and sadness

And only show you my smiling face

From now on, I’m not hurt anymore

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango

galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge

nae maeum dahae saranghaneun neoreul

I’ll always cherish the dreams that I want to fulfill with you

and try to call you at the place I cannot reach

I love you with all my heart.

romanzation cre : Remalienda @ koreansplash

translation cre : huayu @ YT

 

Ah iya, kelupaan..

makasih buat yang udah meluangkan waktu disela kerjanya *senggol chiq xD* dan pelajar-pelajar sekolah menengah yang mencuri waktu ditengah kesibukan, serta mahasiswa yang lagi ga ada dosen (?) xD

terima kasih *bow*

29 pemikiran pada “101010-Believe

  1. ommmmmooooo…

    welcome to airlines *beast*
    kupikir kyu-ri nntn konsernya beast

    aiyaaaa…so sweettttttt..
    kpn bsa kya gto sma unyuk..
    ssh ma sma unyuk bawaan dy mesum mulu

  2. Ping balik: Fanfics List :) « More than words

  3. yuhuuuu…fresh idea..long distance married life
    kyuhyunieee…jealous hmm??????
    tapi heran kk nickun gak jadi artis padhal.kyi jadi suju…
    hohoho
    waitinh for next part

    • hai ! ^^
      terima kasih sudah mampir ya (:
      sayangnya ini ff ini udah stuck -_-”
      belum ada niat buat ngelanjutinnya hehe.
      eniwei, terima kasih sudah baca + komen😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s