Me (plus) Baby (minus) Him part VIII

Standar

Aloha everybody maav, post ni ff kelewat lama..

udah sekitar 4 bulanan ya -_-

okkkk laahh enjoy reading..

LET’S GO!!!!

Eunhyuk pov

Terparkir sebuah mobil ***** (maav merek sya sensor :P) tepat di depan pagar rumah ji eun keluar dua orang gadis keduannya berparas cantik, tapi sepertinnya mereka masih kecil. Masih kupandangi dengan bingung, siapa sebenarnya mereka?? Mereka mulai berbicara tapi…aku tidak mengerti sedikit pun apa yg mereka katakan.

“#$%#$%^#$#%#$^%$#$%#$%#$$” ucap si gadis yg memiliki tubuh yang lumayan tinggi itu

“%^$#%^#$^#$&$%$### ????” jawab yeoja yg satunya

“*#%$&@#*#*@*$*@*#$@*#*$&@*#*$*@#*$@*”

“ahh aku bisa gila jika begini terus” kataku menyerah dan lebih memilih kembali masuk ke dalam rumah

Akhirnya aku kembali masuk ke dalam, dan lagi-lagi aku teringat kejadian tadi “babo lee hyuk jae” rutukku. Tak lama setelah itu bel pintu berbunyi, karna ji eun tidak ada aku memutuskan untuk membukakan pintu tapi ji eun sudah lebih dulu keluar dan menahan ku

“jangan, biar aku saja” katanya , aku mengernyitkan alisku bingung “ wae??” jawabku

“haissshh baboya, jika ada yg melihat mu di sini bisa gawatkan” jelasnya padaku, ahh iya juga pikirku, aku pun kembali duduk dengan manisnya, dan ji eun mendekati pintu. Ekspresinya langsung kaget bukan main saat dia tahu siapa yg datang.

“@#%@#%@#%” terdengar kalimat aneh lagi di telingaku, aku pun menegok ke arah pintu depan  dan ternyata dua yeoja aneh itu memeluk ji eun dengan eratnya. Siapa mereka?? Batinku.

Sedang asiknya aku mengintip salah satu dari mereka ada yg menyadari keberadaanku dan berteriak “ eunhyuk oppa!!” teriaknya keras sehingga membuat ji eun dengan reflek menoleh kearahku dan menatapku panik sepertinya tatapanya berkata

MAMPUSLAH KITA!!”

Ji eun langsung melirik ke arahku dengan wajah cemas bukan main pastinnya. Lagi lagi aku membuat masalah ya??. Dengan cepat ji eun menghampiriku dan membawaku ketempat yang tidak bisa dijangkau oleh kedua makhluk itu

“bagaimana ini??” tanyanya frustasi padaku, “mollayo” jawabku sambil menggelengkan kepalaku

Ji eun menghela nafas dan mulai menjelaskan siapa mereka, “mereka adalah kakak dan adikku” jelasnya “mereka datang dari Indonesia untuk mencariku” sambungnya lagi. Ohh itu sebabnya aku sama sekali tidak mengerti bahasa yg mereka pakai.

“eonnie??” panggil seseorang dari belakang kami, “nira ya” seru ji eun, sedangkan gadis yg di panggil nira itu hanya menatap ji eun dengan tatapan penuh Tanya.

“ara ara” jawab ji eun “nira ya, rin chan ya, dia temanku namanya lee hyuk jae” ucapnya dalam bahasa Indonesia, sepertinya dia sedang memperkenalkanku yaa, hanya ku jawab dengan senyuman dan sedikit membukuk ke arah mereka, wajah mereka terlihat tidak percaya, mereka saling menatap satu sama lain dengan tatapan tidak percaya dan kembali menatapku lekat-lekat “a..anyyeong” sapa ku seadanya

Wajah mereka langsung berubah menjadi ganas(?) dan siap memelukku untung saja ji eun dengan sigap(makin lama bahasaku makin ngawur ajj yaa L) menghalangi mereka.

“aha no no no” seru ji eun sambil menggoyang goyangkan jari telunjuknya di depan wajah kedua saudaranya itu, ji eun mendekati kedua saudaranya itu dan membisikan sesuatu di telinga mereka, terlihat ekspresi mereka berubah drastis menjadi kaget entah apa yg ji eun bisikan pada kedua gadis itu..sehingga mereka berubah menjadi diam dan sedikit aneh

Mereka menatapku dengan ragu, hemm perasaanku mulai tidak enak dengan tatapan mereka -_-

Ji eun pov

Aku menghelakan nafasku lega hampir saja mereka tahu bahwa aku dan eunhyuk sudah mempunyai anak tanpa ikatan apapun, eunhyuk oppa sudah pulang karna akhirnya donghae dan kyuhyun oppa berhasil menemukan rumahku setelah 1 jam berkeliling mengelilingi komplek, sekaranga aku di bingungkan bagaimana caranya menyembunyikan adit dari ri chan dan nira, “nan eotthokae” keluhku putus asa

08:00 AM

“eonni…” tok tok tok tok, ige mwoya siapa yang membangunkanku  pagi sekali di minggu pagi yang damai ini?? Ku langkahkan kakiku dengan berat kearah pintu dan membukanya dengan wajah yang kusut

“apa??” jawabku seadanya “eonni ada yang aneh dengan kamar di sebelah bukankah kau bilang itu gudang?” tanyanya padaku sambil menunjuk kearah kamar di sebelah kamar ku yang merupakan kamar adit

“ada suara seperti suara bayi nangis di sana eonni aku jadi takut, kalau saja gudang itu ada hant..”

“ aniya, mungki kau salah dengar biar aku cek dulu “ kataku sambil menjauh dari nira dan membuka pintu kamar adit perlahan dan menguncinya lagi dari dalam

Dan benar sekali kata nira ada suara tangisan bayi, itu karna adit menangis mungkin karna dia bingung tidak melihat ibunya saat bangun, karna adit selalu tidur denganku biasanya “aigoo anak eomma mianhae,jeongmal mianhae” kataku sambil mengedongnya dan berusaha mendiamkan tangisanya,

hingga beberapa menit akhirnya adit kembali diam an aku menaruhnya kembali masuk kedalam kereta tidurnya, “eonni neo gwaenchanayo??” Tanya nira dari balik pintu “ne gwaenchana” jawabku sambil mencari sesuatu untukdi buat menjadi sebuah alasan dan aku mendapatkannya.

Aku pun keluar dari dalam kamar adit secara hati-hati, “so ada apa di dalam??” Tanya ri chan yang ternyata juga sudah bangun, ku angkat boneka monyet di tangan kiriku dan kuserahkan pada mereka, mereka berdua saling menatap bingung

“coba kalian tarik ekornya” ucapku, dan tanpa basa-basi ri chan pun menariknya dan OEKKK~~ OEKK~~ OEKKK~~ , “ya itu dia bayi yang menggangu kalian, si bayi monyet” ucapku sambil berlalu meninggalkan mereka berdua yg terkikik sendiri.

Tepat jam 10 pagi, hari ini aku janji ketemu dengan hyo ri di kafe yang ada di dekat apartementnya, tentu saja adit bersamaku, dengan susah payah aku membawa adit keluar dari rumah tanpa sepengetahuan nira dan ri chan, ku lihat jam tanganku sudah lewat 15 menit kemana bocah itu, apartementnya kan ada di depan kafe ini,

Bosan aku hanya bengong di kafe ini tanpa memesan apapun, dan hanya adit yang ku pandangi, sebentar lagi dia berumur satu tahun benar-benar tidak terasa, tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang dingin menyentuh pipiku

“gyaaa~~~” teriakku sambil memegangi pipi ku

“heii nona LEE lama menunggu” goda hyo ri sambil menyodorkan segelas jus coklat di hadapanku, cih ‘nona lee’ apa maksudnya?? Hyo ri pun mengambil posisi duduk di depanku dan menaruh jus itu di hadapanku

“kenapa begitu lama, dari mana saja kau??” tanyaku tidak sabaran

“aku beli ini dan itu” katanya sambil menunjukan minumannya dan jus coklat yang ada di hadapanku “sebelum kesini aku ingat kalau, ada toko jus baru yg buka di dekat apartementku jadi aku mengantri dulu di sana” jelasnya dengan enteng, apa dy tidak berpikir tentang aku yang dari tadi menunggunya di sini.

Aku hanya memasang wajah cemberut selagi hyo ri asik dengan minumannya sendiri, “heii ayo di minum, bukankah jus coklat itu kesukaanmu??” tanyanya..haha dia masih mengingatku juga ternyata

“nanti saja ada hal yang lebih penting dari pada jus kesukaanku ini” kataku serius

“mwoya..??”

“hyo ri ya, jebal. Please help me??” pintaku padanya, hyo ri menatapku denagn wajah bertanya, dan hanya ku jawab sambil melirik kearah adit yang ada di sampingku saat itu, hyo ri hanya mendengus lemah

so, what should I do with this baby monkey??” tanyanya lagi sambil menatap adit yang sibuk dengan dunianya sendiri

yaakk stop calling him ‘baby monkey, or else, this boy is my baby” jelasku lagi dengan wajah serius

listen girl, this boy has father, and it’s hyuk jae, kau harus mengakuinya sayang”

ucap hyo ri sambil mengelus lembut kepalaku, aku hanya bisa tertunduk lesu karnanya, haah sial sejak kapan dia pandai menasihati seperti ini, bukankah kerjaanya hanya bisa mengusili orang, ahh benar dia sedang mengusili aku sekarang.

Hyo ri beranjak dari duduknya dan menghampiri adit yang sedang bermain “so, Miss Lee, apa yg ingin di bantu” Tanya hyo ri sambil bermain dengan adit yang sekarang ada di gendonganya

“bolehkah aku dan  adit tinggal bersamamu??” tanyaku masih dalam posisi tertunduk, hyo ri menatapku tidak percaya

ige mwoya?? What happen with ur house?? U sell it??” tanyanya balik sambil tertawa mengejek, ya inilah si tukang usil, gak jauh  beda dengan pasanganya, akhirnya aku menjelaskan semuanya panjang lebar ke pada hyo ri, dan lucky dia membolehkanku tinggal bersamanya

@hyo ri’s apartement

“okk Miss Lee welcome” ucapnya antusias sambil merentangkan kedua tanganya, hebat apartement milik hyo ri benar-benar mengagumkan fasilitas yang lengkap interior yang megah dan lagi udara di sekelilingnya sangat nyaman, jadi ini sebabnya dia sangat betah tinggal di apartement dan gak ingin punya rumah pribadi,

“baiklah, untung saja ada kamar kosong, jadi kau dan adit bisa tidur di sini” katanya sambil menarikku kearah kamar yang di maksud, hyo ri membuka kamar itu dan “okk than, this is yours now” ucapnya

gomapata, jeongmal gomapta for everything” ucapku terharu

your welcome” jawabnya di barengi dengan senyum yang indah terukir di wajahnya

Aku berjanji pada hyo ri akan membayar tinggal di sini, aku tak ingin merepotkanya lebih lagi, karna sekarang aku bekerja di sebuah perusahaan editor majalah

07:30PM

Selesai seluruh barangku dan adit sudah ku tata rapi di dalam kamar sekarang saatnya makan untuk adit, ku langkahkan kaki ku menuju dapur tapi langkahku segera terhenti saat melihat hyori yang sudah berdandan dengan cantiknya “kau mau kemana” tanyaku “ahh aku ada janji kencan dengan kyu, kau mau ikut??” ajaknya padaku, micheosok yeoja mana ada orang yang mau kencan sama namjachingunya tapi malah bawa teman.

“aniya, aku capek mau istirahat saja, have fun~~” ucapku dan kembali meneruskan langkahku menuju dapur untuk membuatkan makan malam untuk adit, tanpa ku sadar hyo ri sedang menatap usil ke arahku dan merencanakan sesuatu

“araseo, ohh where is Damian Lee??” tanyanya sambil mencari-cari sesuatu

“Damian nugu..??” sahutku dari balik dapur

“Damian Lee..??” ucapnya lagi

“gak ada yg namanya Damian Lee disini, mungkin penghuni kamar lain” jawabku

“haissshh this stupid girl, yaaakk buat apa aku nanyain penghuni kamar lain disini?? Damien Lee is Lee Ji Hyuk and Lee Ji Hyuk is Raditya” jelas hyo ri dan menambahkan penekanan di setiap nama itu

Mwoya?? Damian?? Ji Hyuk?? Gadis ini sudah gila sepertinya, dari mana dia dapatkan nama-nama itu “I’m sorry but I don’t know who are they, I just know RADITYA” jawabku lagi

aigooo, Miss Lee all of…

okk Miss Evilia, don’t u have a special date tonight with Mr Cho..??” kataku, hyo ri mencibir dan segera pergi, “okk I’ll go, take care and have fun too~~ Miss Amanda” ucapnya sebelum pergi, apa maksudnya dengan ‘have fun too’ ??ahh enthalah..

Tepat sejam setelah kepergian hyo ri aku dan adit masih asik bermain, mengambil foto bersamanya dan lain-lain, sampai ada bel menggangu yang berbunyi di luar, ku lirik jam di dinding, masih jam 9 aku rasa terlau cepat jika hyo ri pulang jam segini di kencanya bersama kyuhyun, akhirnya dengan malas ku langkahkan kakiku ke luar untuk membuka pintu

Ku putar knop pintu dan membukanya “hyo ri ya apa tidak terlalu…” kalimatku terhenti ketika melihat orang yang datang bukanlah hyo ri melainkan sebuah buket bunga besar yg digendong oleh seseorang, karna besarnya bunga itu aku sama sekali tidak bisa melihat siapa yg membawanya.

“ahh tolong tanda tangan di sini ageshi” ucap namja di balik bunga itu sambil mengarahkan ku pada secarik kertas yg bertuliskan

‘To : Miss Ji Eun Park’

tanpa bertanya lagi aku langsung menandatangani kertas itu

“baiklah ageshi, dimana aku bisa menaruh bunga ini??” tanyanya

“ahh mari kesini biar ku tunjukan” jawabku sambil mempersilahkanya masuk dan menuntunya untuk menaruh bunga itu, entah kenapa perasaanku terlalu familiar dengan buket bunga matahari ini

“taruh di meja saja” kataku

“ahh araseo ageshi” jawabnya dan segera menaruh buket bung itu di meja, dan betapa mengagetkan nya yang membawa buket itu adalah orang yang ku kenal.. “neo?!?!?”

==========================to be continue again XP=======================


maav yaa ngepostnya lama dan hasilnya juga tidak memuaskan yg sudah nagih ni ff

selanjutnya akan lebih usaha lg deh buat yg terbaik

aiyaaa, maaf juga bhs.ing saya masih sangat jelek jadi kalo ada yg salah bisa di protes kok😀

yg udah baca = komen yaa😄

BOW~~

11 pemikiran pada “Me (plus) Baby (minus) Him part VIII

  1. Ping balik: Tweets that mention Me (plus) Baby (minus) Him part VIII « Panda House FanFiction -- Topsy.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s