[intro] Rotten Kingdom – Into The New Live

Standar
Author : chiQ
Title : Rotten Kingdom – Into The New Live
Length/ Genre : Oneshoot Series/ Romance/Comedy
Rating : G
in a deep forest live an oldman with his wife
They live in their castle , but until now they don’t have a child, so they dicided to adopted children, who will be the shining prince and princess
They’re going to adopted 5 children, now they already found 4 children, 1 men, and 3 women
Princess jewel
Prince emerald
Princess diamond
and Princess pearl
they’re going to find another one, prince or maybe princess
one day the king found a young girl and he adopted her as his princess, he called her golden princess
G..O..L..D..E..N!!!
 
  
****************
 
“heii,  nona kecil mau kah kau menjadi putriku?”
Saat itu kenapa aku menerima tawarannya? Orang tua asing yang tiba-tiba mengulurkan tangan lembutnya ke arahku, menjadi seorang putri di sebuah kerajaan besar yang tidak terlalu di sorot perhatian rakyat.
Aku sudah berada di depan gerbang kastil tua nan megah ini, walau terlihat megah sekelilingnya tidak terurus
rumput liar yang tumbuh di perkarangan yang hampir menyaingi tinggi anak kecil, dan juga akar-akar pohon yang mengelilingi sekitar kastil itu.
Pintu gerbangnya pun sangat tua, pagarnya berkarat dan berbunyi aneh ketika di buka. Aku jadi ragu apa keputusan ku untuk tinggal disini benar atau tidak
Tapi orang tua itu datang di saat yg tepat, di saat aku sudah tidak tahu harus lari kemana? Aku tidak sanggup jika harus satu rumah lebih lama lagi dengan adik dan ibu tiriku.
Aku menatap lurus kedepan, disini kah tempat aku akan sekarang?,
dengan berat kulangkahkan kakiku melewati gerbang tua dan berjalan di jalan besar yang ada di depanku sambil menggeret koper dan tasku.
Ku tatap pintu utama yg besar di depanku, “apa dulu ini istana raksasa?” kenapa pintunya besar sekali
Aku mencari pegangan pintu itu tapi tidak ada. So? Bagaimana aku masuk?,
KRIEEEETTT
 
Pintu besar di hadapanku bergeser dengan sendirinya, terbuka lebar dan memperlihatkan isi dalam kastil itu.
“awesome! Is it real?”
aku menatap kedepan dengan tatapan kagum tidak percaya
Ku putar bola mataku, sekelilingku penuh dengn barang-barang mewah yang megah, tangga besar ada di tengahnya, menghubungkan antara ruangan yang satu dengan yang lain ku rasa
“welcome princess”
Sebuah teriakan terdengar dari atas tangga, nugu?
Seorang  Laki-laki turun perlahan dari tangga keemasan itu sambil tersenyu ramah
“ha, so you are the next princess here?” dia mendekatiku sambil mengelilingiku
Laki-laki it uterus mengelilingiku sambil melihatku dari atas sampai ke bawah
“eung..who are you??”
“ahh, I’m sorry I forget to introduce my self”
Dia melangkah mundur dan berlutut hormat di hadapanku
“aku kepala pelayan di istana ini, nona muda..namaku shin wang hee, tapi anda cukup memanggil saya kepala pelayan shin” jelasnya
“kepala pelayan?”
“benar sekali putriku, so let me help you with your bag”
Kepala pelayan shin mengambil koper dan juga tasku sambil menepuk tangannya sekali, dan dengan segera para pelayan muda datang menghampirinya.
“okk, guys this girl is our princess now, beri hormat padanya” printahnya pada para pelayan wanita di dekatnya,
tanpa basa-basi mereka menunduk kearahku .
“princess, biar mereka yang bawakan barang-barang anda, saya akan membawa anda untuk bertemu dengan KING & QUEEN ”
Aku menurut dan mengikuti nya menuju tangga emas itu, Kami melewati lorong-lorong besar yang di hiasi oleh berbagai macam lukisan dan pigura indah
di dindingnya terukir sebuah tulisan kuno yang entah apa artinya. Warna dominan di istana ini gold and red, perpaduan yg indah.
Kami sampai di sebuah ruangan dengan pintu yg bercat merah bercampur dengan warna keemasan,
kepala pelayan mengetuk pintu sekali dan berseru “yang mulia, putri sudah datang” tidak ada balasan dari dalam sana melainkan pintu yg terbuka dengan lebar.
Lagi-lagi aku melihat ruagan yang mewah lagi, kedua bodyguard yang menjaga kedua sisi pintu itu membukakan pintu dan mepirsalahlkan kami masuk,
aku bisa melihatnya, dua orang duduk dengan anggunya dengan pakaian kerajaan, hanbok yang indah, siapa mereka ? raja dan ratu kah?
Benar mereka adalah raja dan ratu istana ini, tapi aku tidak tahu siapa nama mereka,
dan ternyata pria tua yang menyapaku saat itu adalah seorang raja, mengejutkan seorang raja yg memintaku untuk menjadi putrinya.
Mereka bilang masih ada 4 orang lagi yang harus aku kenal, mereka adalah saudara angkatku.

****************************


Para pelayan mengantarku ke kamar yang akan ku tempati, mulai hari ini aku telah resmi menjadi putri di..eungg tunggu dulu sampai sekarang aku tidak tahu kerajaan apa ini.
Kenapa kamar ku di taruh di sudut? Aku sedikit trauma dengan bagian sudut, aku melihat tulisan yg terpampang di depan tiap kamar yang ku lewati.
Jewel..
Emerald..
Diamond..
Pearl..
Nama apa itu, aku juga tidak tahu “eung..itu apa?nama yg ada di depan pintu itu?” tanyaku pada salah satu pelayan
Pelayan itu tersenyum lembut “itu nama putri dan pangeran disini nona muda”
Hoo, hebat! dari nama mereka saja sudah megah seperti itu, aku penasaran dengan mereka, raja bilang mereka punya kesibukan masing-masing jadi tidak terlalu sering berada di istana ini.
Para pelayan yang sedari tadi berjalan di depanku berhenti di sebuah kamar yg letaknya di sudut, kamarku? Ya mungkin..tapi ada yg aneh, papan nama yg terpampang bukanlah namaku, so who is that?  -_-
“silahkan princess” para pelayan itu mempersilahkan aku masuk dengan sangat lembut,
Sebuah kamar indah yang bercatkan keemasan ada di hadapanku sekarang, indah sekali. “ini kamar siapa?”
Pelayan-pelayan itu tertawa kecil dan menghampiriku, mereka mebawa masuk barang-barangku dan menuntunku masuk
“ini kamar anda putri” jelas salah seorang pelayan, kamarku? Yang benar saja, aku tidak pernah bermimpi mendapatkan kamar seperti ini.
Dekorasi yang indah, dan aku bisa melihat perkarangan luar dari beranda kamarku, mungkin inilah keuntungan punya kamar di sudut🙂
Aku kembali teringat dengan papan nama yg tertulis di depan kamar tadi “apa kalian yakin ini kamarku?”
Mereka mengganguk bersamaan,
“tapi, papan nama yang tertulis di depan bukan namaku”
Mereka saling melirik satu sama lain dan tertawa kecil
 “putri, apa kepala pelayan belum memberitahumu tentang nama kerajaan dan namamu disini?” Tanya alah satu pelayan
aku menggelengkan kepala “ani, dia belum meberitahuku..” “eungghhh maksudnya namaku disini?”
“kerajaan ini bernama ‘ROTTEN KINGDOM’ dan nama anda adalah..-“
“MWOYA!! ROTTEN..?? “ teriakku kaget
“benar princess, biar saya lanjutkan..setiap nama yg anda lihat tadi bukanlah nama asli dari para putri dan pangeran kami, itu semua nama yg diberikan oleh KING & QUEEN”
Bukan nama asli? Jadi itu tadi apa??
“jewel, emerald, diamond, and pearl hanyalah sebutan KING & QUEEN untuk pangeran dan putri mereka”
Aku bingung, kenapa begitu? saat ini wajahku pasti terlihat sangat binggung di depan para pelayan itu
“dan untuk anda KING & QUEEN sudah menentukan anda adalah ‘PRINCESS GOLDEN’ “ jelas pelayan itu di ikuti dengan terbuka lebarnya mulutku😮
Golden? hahh? dari mana mereka menamai ku dengan nama itu? Lalu siapa ke -4 orang itu??
“tuan putri mungkin bisa bertemu dengan saudara anda besok, jalanilah kehidupan anda seperti biasanya, pelantikan sebagai seorang putri akan dilakukan 3 hari kemudian, jadi kami disini akan membantu tuan putri untuk mempelajari seluk beluk kerajaan kita”
“baikalah kami akan kembali ke bawah, jika ada yg putri butuhkan tuan putri bisa memanggil kami, kami pergi dulu, beristirahatlah princess golden”
Para pelayan pergi dari kamarku dan sekarang hanya aku sendirian di kamar yg besar ini, golden?? Princess golden?? Haahhaa.
*****************


Ku buka mataku perlahan, masih di tempat yang sama, aku ternyata tidak bermimpi, aku putri sekarang..benar-benar seorang putri.
Suara ketukan pintu mengangetkan ku, para pelayan masuk dan membawa nampan yang berisi makanan, dan ada yang membawakan pakaianku, seoarang dari mereka membantuku bangun dan mengantarku ke kamar mandi “putri mandilah dulu” serunya
Selesai mandi mereka sudah berjejer di depan pintu kamar mandi ku, “pakailah baju anda putri, dan bersiap untuk sarapan anda”
Aku memang akan memakai pakain ku tapi bagaimana kalau mereka juga ada di sini? “eungg, bisa kah kalian keluar dulu?” pintaku
Mereka terlihat bingung “ada apa tuan putri? Ada yg aneh dengan kami?” 
Aku menggelengkan kepalaku “ani, hanya saja aku tidak terbiasa jika ada orang disaat aku harus memakai baju”
Mereka tertawa kecil dan pamit permisi meninggalkan ku “baiklah kami pamit dulu nona muda”
Rasanya lebih nyaman jika tidak ada orang di dalam kamar ini.
**************

@ campus

“hei anak buangan, berani sekali kau kembali ke kampus ini, kau pikir kau sanggup membiayai dirimu haah!”
Lagi dan lagi cercaan itu ku dengar, kurang puaskah dia aku pergi dari rumah itu, atau dia ingin aku mati dihadapannya agar dia puas dan berhenti mencercaku, aku terlalu malas untuk menghiraukannya dan tetap focus dengan bukuku.
“dasar anak hina tak tahu diri!”
 tak tahu diri katanya? Sebenarnya yang tidak tahu diri aku atau dia?
Kau dan ibumu lah yang telah membuat ibuku meninggal dan merebut ayahku, kau bahkan bukan anak kandung ayah. Kau adalah hasil dari perselingkuhan ibumu, jadi kaualah yg anak hina,
sial ingin sekali aku menampar wajahnya saat ini.
tiba-tiba terdengar suara setumpuk buku yang berjatuhan di lantai, aku menoleh kearah pemilik buku itu berniat untuk membantu mengambilnya yang kebetulan di sampingku. 
“………….” 
“hentikan park munghyeon, sudah cukup..kata-katamu SANGATLAH LEMBUT munghyeon,ssi”
ada yg membelaku, sungguh keajaiban biasanya tak da satupun yg perduli denganku, siapa dia??
“heii, apa urusannya denganmu yeong gi,ssi kau siapanya?”
“aku bukan siapa-siapanya, tapi bisakah kau berhenti bicara kasar padanya,dia kan kakakmu”
wajah munghyeon terlihat kesal setelah itu “kakak? Sial sekali aku punya kakak seperti dia!”
PLAKKKKK
Ku layangkan tamparan ke wajah nya,  kesabaran ku sudah habis,
“aku juga tidak pernah merasa kau adikku, jadi berhentilah mengurusiku!”
ku tarik tangan yeong gi dan meninggalkan kelas, tidak peduli dengan teriakan teman-teman munghyeon dan juga suara tangisannya yang semakin menjadi, pasti hanya aktingnya saja seperti itu.
Aku terus berjalan menjauhi kelas sambil membawa yeong gi bersamaku, “sampai kapan mau lari!”
kalimat yeong gi membuatku berhenti dan melepaskan tangannya. “mian” ucapku tertenduk lesu.
“yeong gi.ssi”
“ye?”
“neo..kenapa membelaku? Padahal temanku pun hanya diam melihatku”
Yaa,, semua hanya diam jika melihat adik tiriku mulai menghinaku, dialah yang berkuasa. aku bukanlah siapa-siapa disana, hanya aeorang anak buangan T.T
Yeong gi merangkul pundakku “bullying? Ya mungkin di kalangan anak SMA dan SMP itu sangat hebat,  tapi..lihatlah, kita mahasiswa ji eun,ssi.”
Mahasiswa? Haa~ ya mahasiwa aku bukanlah anak kecil lagi yang harus terus di siksa, bahkan oleh orang yang umurnya lebih muda dariku, sungguh memalukan.
aku hanya bisa menutupi wajahku menyembunyikan kekesalanku dan merutuki kebodohanku sendiri 
“sudahlah, jika lain kali dia menghinamu lagi, biar ku cakar wajah plastiknya itu. Kkaja”
Yeong gi mengulurkan tanganya ke arahku membantuku berdiri, dari tanganya aku merasakan kehangatan tersalurkan ke tubuhku.
ini yang kedua kalinya aku merasakan kenyamanan, sesuatu yg membuat hatiku tentram, akankah pertemanan ini abadi? atau hanya sesaat saja? tapi hatiku percaya ini akan abadi.
 *******************


Hari dimana aku akan di lantik menjadi seorang putri telah tiba, hanbok indah berwarna emas dan merah menghiasai tubuhku, indah..
Sampai hari ini aku pun belum mengetahui siapa saudaraku, para pelayan sudah mengajarkanku semua tentang kerajaan ini, tata cara dan semuanya, dan semua sungguh membuatku gila..begitu banyak yg harus kuingat dan kupelajari
Acara pelantikan dimulai, setiap putri dan pangeran berada di kamar yg berbeda, kepala pelayan bilang dia akan memanggilku jika sudah saatnya aku keluar. Ku lihat bayangan ku di kaca, inikah aku sekarang?? Seorang putri raja??,
para pelayan bilang banyak tamu penting yang berdatangan, dan aku harus menjaga sikap seharusnya seorang putri yg agung dan terhormat.
“princess, it’s about time..”
Kepala pelayan memanggilku, ohh tuhan jantung ini berdegup kencang, aku takut jika melakukan kesalahan nantinya, “tenanglah putri, kau pasti bisa FIGHTINGG!!” kepala pelayan shin mengepalkan tanganya memberiku semangat.
Ya, semangat park jieun! Mulai hari ini aku akan menjadi seorang putri.
Menatap lurus kedepan, aku terus mengumpulkan kepercayaan diriku untuk melangkah maju kedepan karna jalan kehidupanku ada di depan sana
MELANGKAH KE KEHIDUPAN BARU. 
ookk mencoba tema baru :p

enjoy reading~~

Lov ya~~

chu~~

sr: the pic is taken from goong manga

7 pemikiran pada “[intro] Rotten Kingdom – Into The New Live

  1. nggeh monggo~~

    itu yg eng cuma atasnya doank genk..sya bru jg belajar🙂

    iihhh tau ajj loh si eneng stu ini klo sya post ff, belumn jg di kabar-kabri
    :p

  2. Ping balik: [intro] Rotten Kingdom – Into The New Live (via Panda House FanFiction) « More than words

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s