[oneshoot] I Love You A Thousand Times

Standar

Author : chiQ
Title : I Love You A Thousand Times/songfic
Length/ Genre : Oneshoot /??
Rating : G

n/b : ini cuma sekedar sequel dari My Heart Is Yours gak ngarti juga genrenya apa? just enjoy it😀

Because it’s you, my heart beats
my heart doesn’t beat because of others

Though I loved you a thousand times, I want to say it again
A word that makes my heart beat

April 4, 2011

ku lirik kearah jam tangan yg ku pakai “sudah sore rupannya”

tidak terasa aku sudah ada di pantai ini selama 2 jam, mengenang masa-masa bersamanya yg sudah memiliki kehidupan baru di alam sana

“apa kau bahagia sekarang??” ya pasti, karna tuhan menjagamu disana, maaf aku tidak bisa menepati janjiku untuk menjagamu

“aku harus pergi sekarang”

Aku pergi meninggalkan pantai yang menyimpan banyak kenagan kami

***********

 

 

DOOORRRR!!!

SAENGIL CHUKAEHAMNIDA LEE HYUK JAE!!!

Teriakan itu memenuhi rumahku saat itu, aku hanya terdiam bingung melihatnya, ku alihkan mataku ke arah selembar kain besar bewarna biru yg di pegang oleh seorang pria yg kukenal “SAENGIL CHUKAE HAMNIDA URI MONKEY”

saengil chukkae?? haaaahh, apa aku sudah terlalu tenggelam oleh kesedihan ku sendiri ?? hari ulang tahun sendiri pun aku sudah lupa, “babo lee hyuk jae”

“dari mana saja kau??kami sudah menunggu disini dari tadi siang” cibir kyu, aku hanya melirik sekilas kearahnya dan terkekeh pelan

“apa yg lucu??menunggu itu membosankan dan…”

“araseo, sekarang aku sudah pulang, jadi berhentilah berkicau cho kyuhyun” ucapku sambil mencubit kedua pipinya

“yaa hentikan bersikap seperti itu di depan hyo ri” jawabnya sambil menepis tanganku

Hyori?? Dia ada disini?? Pantas saja aku merasakan kedatangan jieun juga di sini

February 28, 2011

“maaf, kami sudah berusaha mencari tapi kami tidak menemukannya, kami benar-benar minta maaf”

 “aku saja, ambil jantungku saja, kumohon biarkan hyo ri hidup

 

Kalimat tersebut tiba-tiba keluar dari mulut gadis yang berada di sampingku saat ini, semua orang melirik kearahnya tidak percaya

“kau yakin nona?”

Dia mengangguk pelan “nde, ambil jantungku saja” jawabnya pasti

Ada apa dengannya kenapa dia berkata seperti itu, “chagiya, kau bercanda kan?? Kenapa harus kau yang..”

“ini bukan hal yg bisa di jadikan candaan saat ini oppa, aku serius” jelasnya

Aku menggelengkan kepalaku “aniya, jangan main-main”

Perlahan dia mendekat dan memegang kedua tanganku

“oppa, walau aku tidak memberikan jantung ini pada hyo ri, waktu ku pun tidak akan bisa di perpanjang” ucapnya lagi

Apa?? Waktu siapa yang tidak bisa di perpanjang?? Ji eun mempererat gengamannya padaku

“oppa, maaf telah membohongimu selama ini…”

Bohong?? Apa yg telah terjadi sebenarnya??

When I open my eyes, I don’t know if it’s a dream, I always anxious
My love, my destiny, I can’t lose you

 

 

*****************

 

Hyo ri? Tau kah kau dia sangat berarti untukku?? Haruskah aku mengatakannya padamu bahwa dia adalah jantungku.

Percuma karna semua sudah terlambat.

“apa yang kau lamunkan hyung??”

Apa yang ku lamunkan?? Pertanyaan bodoh, tentu saja dia, aku tidak mungkin bisa melupakannya

Ku gelengkan kepalaku dan berbalik membelakangi mereka menyembunyikan rasa sedih yang selalu meledak di hatiku. Terlalu menyakitkan rasanya untuk memandang hyo ri sekarang,

“kalian pulanglah, aku sangat capek hari ini, ohh iya terima kasih kejutan dan kadonya aku bersyukur masih ada kalian, setidaknya aku tidak sendiri kan??” apa kalimatku keterlaluan?? Maaf jika iya, aku hanya ingin sendiri saat ini, melihat hyori berdiri di hadapanku sama saja membunuhku secara perlahan

“arraseo, kami pulang dulu” aku bisa mendengar langkah kaki kyuhyun yang mulai menajauhi ku tapi —

“chakkaman!!” teriak hyori

“hyo ri ya kenapa berteriak seperti itu nanti..”

“sebentar saja, ada yang harus kuberikan”

Aku bisa merasakannya hyo ri berjalan mendekatiku “oppa” panggilnya lirih

Bodohnya bahkan aku tidak bisa menjawab pertanyaanya saat ini

“ini kumohon terimalah ini” hyori menyerahkan sebuah surat beramplop ungu kepadaku, aku menatapnya bingung “this is for you” jelasnya

Apa ini kartu selamat ulang tahun?? Kenapa harus berwarna ungu?? Kenapa kau lagi-lagi membuatku teringat dirinya?? Kenapa?

“ji eun membuat surat ini untukmu”

aku mengangkat kepalaku kaget, ji eun ?? ini surat darinya? “bagaimana mungkin?? Kau sendiri tahu dia sudah..”

“aku menemukan ini dikamarnya, dan disana tertulis ‘untuk selaiku Lee Hyuk Jae’ dia menulisnya sehari sebelum oprasiku” selai?? Ya itu lah panggilanya untukku selai yg selalu memberi rasa manis sebuah roti yg tawar.

“aku akan pergi, bacalah surat itu sendiri” hyori dan kyu meninggalkanku sendiri di apartemen yg sepi ini

Because it’s you, my heart beats

Because it is you, I can smile, there’s no way I can smile because of others

To : my beloved Lee Hyuk Jae

 

Dear my LEE HYUK JAE,

SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA, SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA,  SARAGHAEYO URI MONKEY, SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA YIPPPIIEEEE~~~~PROKK PROKK

So how’s ur life now?? Kau baik-baik saja kan?? Kau berjanji padaku untuk tetap sehat bukan? Keep ur promise Mr.Lee

Maaf, aku tidak ada di ulangtahunmu yang ke 26…uppps maksudku yg ke 25

Heeii lee hyukjae?? Apa kau marah padaku?? Ya kau pasti marah padaku kan?? Aku bisa melihatnya dari atas sekarang, jangan coba berbohong ya

Maaf baru memberi tahumu tentang penyakit ini, aku juga baru mengetahuinya saat dia sudah berkembang dan membesar di dalam tubuhku.

Hyuk jae ya apa kau ingat awal kita bertemu?? Di tengah hujan deras yg tengah mengguyur seoul waktu itu kau datang mengisi kehidupanku

Jika kau tidak ada waktu itu, mungkin aku akan pergi lebih cepat dari yg di jadwalkan oleh tuhan:D

Kau, ya kau..hanya kau yang mau mendekati gadis gila yg bermandikan hujan waktu itu

Gadis gila kesepian yang di buang oleh ibunya sendiri, apa aku pernah bilang bahwa aku masih tetap menggangap dia ibuku setelah apa yg dia lakukan padaku??

Yaa aku masih menyayanginya karna dialah yg berusaha keras saat membangunkanku pertama kali di bumi ini.

Tapi itu bukan berarti aku tidak menyayangi nyonya shin ya, aku menyanyanginya juga walau dia hanya ibu tiriku.

Dan aku juga menyayangi hyo yo eonni dan hyori pastinya, walau aku tahu hyo ri begitu membenciku

Ohh ya, jika kau membaca suratku ini, pasti hyori yg memberikan ini untukmu

Hyuk jae ya apa kau tahu aku begitu mencintaimu?? Aku bahkan tidak akan rela seumur hidupku jika kau bersama orang lain. Tapi…haruskah aku se-egois seperti itu sekarang ini?? Aku harus merelakanmu bukan?? Aku tidak bisa menepati janjiku padamu, aku sudah melanggarnya.

Hyuk jae sekarang, jika kau ingin mencintai gadis lain, lakukanlah..aku tidak melarangmu lagi tapi kau tidak boleh lupa bahwa kau pernah mengikat benang merahmu denganku.

Apa kau menangis?? Heei jangan cengeng seperti itu, kau laki-laki.

Aku sudah mengijinkanmu untuk melanjutkan cintamu ke gadis yang lain. Bukankah kau selalu melirik kearah gadis yg bekerja part time di café tempatku bekerja itu kan??

Yaa gadis bertubuh seksi dengan rok mininya yg selalu memamerkan kaki panjangnya yg mulus itu, aku memperhatikanmu mr.Lee

Kau selalu dan selalu meliriknya, rasanya aku ingin menarik telingmu saat itu :p

Tapi sekarang lanjutkan lah hidupmu, jangan buang-buang waktumu

Aku, Park Ji eun tidak ingin melihat Lee Hyuk Jae menagis lagi

Aku, Park Ji eun sangat berterima kasih pada Lee Hyuk Jae karna dia sudah menjadi selai di kehidupan park jieun yang seperti roti tawar ini.

Dan.. maaf aku tidak ada di saat kau melangkah ke umur yang semakin dewasa, percayalah aku akan terus mengawasimu

Jika nanti aku terlahir kembali tegurlah aku, dan ingatkanlah aku tentang ‘kita’

Dan jangan biarkan aku melupakannya, berjanjilah padaku Lee Hyuk Jae.

Haah~ kenapa aku menagis, kertas ini jadi rusak, maaf yaa..

Surat ini sudah terlalu panjang, dan aku rasa cukup hanya itu yg kukatakan,

 

Really thankful for the person who will grab my hand on an exhausting day
That person is you
When I was meeting you, I was a really happy person

Goodbye..aahh ani see you later😀

 

 

Air mataku tidak bisa berhenti, kenapa kau yang harus pergi, kenapa bukan aku saja atau orang lain saja..kenapa harus kau?

You’re the only person for me
You, the person directly in front of me, came to me
You did it through our love

 

Air mataku makin membasahi surat dari jieun, bisakah aku melupakannya? Bisakah aku hidup tanpanya? Bisakah aku terus melangkah kedepan tanpa dirinya di sampingku?

Dan pasti dia akan menjawab “nda kau pasti bisa, percayalah padaku”

Haruskah kali ini aku mempercayainya?

Kenapa kau begitu kejam, memaksaku untuk tersenyum.

“Park Jieun, aku akan selalu tersenyum dan melangkah kedepan, aku berjanji padamu”

I’ll protect you, I believe you, I love you


–end–

2 pemikiran pada “[oneshoot] I Love You A Thousand Times

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s