[Drabble] : A Life

Standar

Tittle : A Life

Author : Nandz

picre : fuckyeahdohweji | edited by : sparklingcho

a/n :

It’s been a long time :3

happy fasting readers.

ini oleh-oleh saya dari hiatus di blog ini selama hampir setahun (?)

😄

happy reading~

Kyuhyun melemparkan pandangan ke arah gadis di sampingnya. Sudah setengah jam mereka hanya duduk berdiam diri di gedung teratas SM tanpa ada yang memulai pembicaraan. Desir angin menerbangkan helaian rambut gadis itu yang tegerai indah.

“Ada apa ?” Kyuhyun memutuskan untuk memulai pembicaraan.

Gadis itu hanya menggeleng, “Tidak ada apa-apa” jawabnya singkat—masih tidak mau menatap pria di sampingnya.

Kyuhyun mendesah, gadis itu selalu menjawab dengan jawaban yang sama setiap kali ia bertanya tentang apa yang terjadi. Gadis itu adalah hoobae-nya yang masih berstatus trainee di SM, sudah setengah tahun terakhir ini mereka berhubungan dekat.

“Kau bolos latihan” tegur Kyuhyun. “Lagi” tambahnya.

Gadis itu hanya mengerucutkan bibirnya, berniat tidak ingin protes apa-apa. “Sudah dua kali, kalau ada masalah ceritakan padaku” Kyuhyun menyentuh kepala gadisnya—memutarnya agar ia bisa menatap gadis itu.

Berharap menemukan jawaban atas pertanyaannya, yang Kyuhyun dapatkan malah wajah sumringah dan senyuman bahagia dari gadis itu, “Aku tidak apa-apa, hanya malas ikut latihan” tukasnya membalikkan wajah dari Kyuhyun.

“Selalu begitu…Terlalu banyak berbohong akan membuatmu tua” sahut Kyuhyun asal. Ia gemas dengan gadis di sampingnya, gadis itu tidak akan buka mulut jika sedang ada masalah—sedikit tidak wajar karena biasanya gadis itu selalu mengadu padanya.

Kyuhyun bisa melihat gadis itu berusaha menenangkan diri, menarik nafas lalu menghelanya dengan sangat berat. Ia hapal kebiasaan gadis itu setiap kali ada masalah, dia hanya diam dan tidak melakukan apapun selama berjam-jam.

“Lalu update-anmu, apa maksudnya ?” ungkit Kyuhyun. Ia membaca beberapa update-an gadis itu di jejaring sosial, twitter.  “Last, back to old me” ia menyebutkan salah satu kalimat yang masih dihapalnya.

Gadis itu hanya tersenyum kecil—namun hampir membuat Kyuhyun gila karena pesona gadis itu. Gadis dengan kepribadian yang tidak bisa ia tebak, terkadang bisa menjadi gadis yang manis tetapi terkadang berubah menjadi gadis yang galak. Tapi satu hal yang paling Kyuhyun ketahui tentang gadis ini adalah gadis ini adalah gadis yang tangguh.

Dia tidak akan pernah mau menunjukkan kelemahannya pada orang lain, dia bisa menahan tangis ketika dia terluka, dia bisa tetap tersenyum ramah padahal dia sedang menahan emosi…

“Ah…Hanya ingin kembali menjadi diriku yang dulu” gumam gadis itu—masih tersenyum. “Aku yang dulu, hidup tanpa ada yang perduli, mengabaikan lingkunganku dan hanya menatap ke satu arah”

Dia menoleh kearah Kyuhyun yang berusaha menghiburnya sejak tadi, “Sebelum ini aku hanyalah seorang dengan kepribadian tertutup, tapi setelah aku bertemu dengan banyak orang termasuk kau—yang membuatku merasa nyaman…Aku bisa menceritakan semua masalahku kepada siapapun.. Geundae…”

Sambil mengadahkan kepalanya ke atas, gadis itu mencoba mereview memorinya di masa lalu. “Aku jadi terlihat lemah, manja dan cengeng…”

Kyuhyun ingin membuka mulut tetapi ditahannya, menunggu hingga gadis itu menyelesaikan ceritanya. “Mereka hanya tidak tahu bagaimana rasanya jadi aku…” suara gadis itu berubah serak.

Tenggorokan Kyuhyun tercekat melihat genangan air mata di pelupuk mata gadisnya. Ia merasa telah gagal menjaga gadis itu, padahal dulu ia selalu membanggakan dirinya bahwa hanya dirinya lah yang bisa menjaga dan membahagiakannya.

“Coba rasakan bagaimana rasanya menahan emosimu yang hampir meledak demi sebuah kata ‘sopan-santun’, coba rasakan bagaimana menahan airmatamu yang hampir menetes demi sebuah kata ‘kuat’…”

Kyuhyun masih terdiam. Gadis itu tersenyum lagi—miris dan kali ini Kyuhyun merasa hati dan jantungnya tercabik-cabik melihat raut wajah itu.

“Aku…”  gadis itu menarik nafas berat dan menghembuskannya perlahan, “Hanya lelah menjadi anak penurut dan baik, aku muak karena mereka terlalu sok tahu dengan kehidupanku”

Tangan besar Kyuhyun merengkuh tubuh ringkih itu, mendekapnya erat dan membiarkan airmata membasahi bajunya. Jikalau bisa, dengan tindakan itu Kyuhyun ingin merasakan apa yang gadis itu rasakan sekarang—sama sekali tidak perduli sesakit apapun itu.

Dengan mendengar isakan pelan itu sudah membuat Kyuhyun merasakan sesak yang tak terkira. Setiap nafas yang dihelanya meninggalkan luka dan perih—mungkin inilah yang dirasakan gadis itu.

“Aku…Lelah…” gadis itu berusaha terus berbicara seiring dengan belaian lembut Kyuhyun di punggungnya .Tidak ada yang bisa Kyuhyun katakan, ia bukan pria berwibawa yang bisa memberikan nasihat-nasihat bijak, ia juga bukan pria humoris yang bisa menceritakan lelucon-lelucon lucu untuk menghibur gadis itu, ia hanyalah seorang Cho Kyuhyun—seseorang yang hanya bisa mendekap erat gadis itu dengan harapan bisa membagi rasa sakit yang dia rasakan.

Hingga akhirnya Kyuhyun hanya bisa tersenyum pahit dan berkata, “Hidup ini…Milikmu…Kau bebas menentukan jalanmu sendiri, menjadi anak penurut dan baik atau menjadi anak nakal…Sepertiku”

Gadis itu terkekeh—masih dalam dekapan Kyuhyun. Rasa sesak yang menghimpit dadanya sedikit demi sedikit berkurang seiring dengan butiran-butiran air matanya yang jatuh.Dekapan Kyuhyun banyak membantu menyalurkan emosi gadis itu.

“Tunjukkan pada mereka dirimu yang sebenarnya, jangan ada yang perlu kau sembunyikan…Kalau kau merasa lelah, masih ada aku dan sahabat-sahabatmu yang akan menopang tubuhmu untuk terus melangkah”

Kyuhyun melepaskan dekapannya. Kini, ia bisa melihat sorot mata teduh dan tenang bukan sorot mata penuh amarah dan kesedihan seperti tadi. Segaris senyuman terbentuk indah di bibir gadis itu, terlalu indah hingga membuat debaran jantung Kyuhyun berdetak tidak teratur. Perlahan, tangannya meraih wajah gadis itu mendekat…Semakin dekat hingga Kyuhyun bisa melihat bekas airmata dipipi mulus itu.

Gadis itu memejamkan mata ketika wajah Kyuhyun hanya berjarak beberapa senti dari wajahnya.

Sambil menahan tawa, Kyuhyun mendekatkan bibirnya kearah telinga gadis itu, “Dasar gadis nakal, setelah bolos latihan kau pikir aku dengan bangga mau menciummu ?”

“CHO KYUHYUUUUUUUUUUUUUUUUUUUNNNN !!!!”

12 pemikiran pada “[Drabble] : A Life

  1. Ping balik: [Drabble] : A Life (via Panda House FanFiction) « More than words

  2. haaaaaaaaaaaaaaaaa-looooooooooo!
    yaaaakkk! ini pendek bangeeetttt~ /namanya jg drabble/
    kurang panjang!
    ini pasti curhatannya si hyori deeehh yg dari kemaren galau di twitter /winkwink/
    kekekeke~
    aaahhh abang kyuuuuuu ga usa pinter humor atau berkata2 aja gue jatuh cinta sama lo!
    “ia hanyalah seorang Cho Kyuhyun—seseorang yang hanya bisa mendekap erat gadis itu dengan harapan bisa membagi rasa sakit yang dia rasakan.” <<<<—– sweeeett amat mau dong!
    ini drabblenya kaya nyindir aku sndiri deeehh~
    setelah dipikir aku jg mulai berubah jauh banget sama dulu =="

  3. annyeong~
    aku terdampar dari blog sebelah hehehe ^^
    riga imnida hehehe
    itu itu itu kyu emang beneran evil, lagi so sweet so sweet nya malah ngelawak (?)
    memang kurang ajar! /kicked LOL
    tapi keren banget drabble nya. good! semangat buat author! kekekeke ^^v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s