I’ll back off so you can live better

Standar

I’ll back off so you can live
Say it directly
Looking at me
Say it looking into my eyes
Did you just say you wanted to break up?
Did you want to end it with me?
(I know) You probably got a lady
(I know) You probably got sick of me
even though the tears are rushing to me

Baca lebih lanjut

This I Promise You (Confession of A friend – special part)

Standar

This I Promise You

(Confession of A friend – special part)


Tak ada kepastian dari hubungan kami, entah apa yang harus ku lakukan untuk membuatnya mengerti ?


Aku mengamati pria dihadapanku, sedang asyik mengunyah makannya hingga tak sadar kalau sedang ku perhatikan.

Jika kalian bertanya siapa dia ? Dengan lantang ku jawab bahwa ia adalah sahabatku, sekaligus pria yang ku cinta—secara diam diam tentunya.

Tapi tahukah kalian,tanpa perlu ku sembunyikan lagi semua orang tahu aku menyukainya, mencintainya dan semua orang bilang bahwa dia merasakan hal yang sama…

Aku tak mau mengambil keputusan secepat itu, aku takut aku hanya berharap, berharap tentang hal yang tak pasti ku dapatkan.

Terjatuh, aku pernah mengalaminya dan aku tak mau merasakannya lagi, terlalu sakit dan perih.

Apakah dia juga merasakan hal yang sama ? Who knows ? Banyak yang mengatakan hal itu namun pengakuan itu tak kunjung keluar dari bibirnya.
Baca lebih lanjut

Me (plus) Baby (minus) Him – Prolog

Standar

ini masih part 1, kata authornya disuruh main tebak-tebakan dulu makanya pendek.

part selanjutnya Insya Allah dipublish cepat kok ^^

Author pov

“ayo sedikit lagi….” Kata orang itu

“engggg…”

“baik tarik nafas yg panjang…lalu kita coba sekali lagi” lanjutnya

Yeoja itu mulai menarik nafasnya dan melakukan apa yg di perintahkan orang itu

Setelah 2 jam bertaruh nyawa di ruangan itu akhirnya terdengar suara merdu yg sangat di dambakan oleh para eomma…

“oekkkk..oeeekkkkk..” terdengar isak bayi mungil yg ada di gendongan seorang suster di sana

“wahh selamat nyonya anda mendapatkan anak laki-laki” kata suster itu sambil memperlihatkan bayi tersebut kepada eommanya

“ahh aegyo..” kaya yeoja itu dengan wajah bahagia yg berlumuran keringat

“baiklah saya akan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu” lanjut suster itu sambil membawa bayi kecil itu pergi

Sedangkan di luar seorang namja sedang menunggu kabar dari dokter di dalam dengan cemas dan was-was

“ckleeeekkkk” terdengar suara pintu yg di buka dan dokter itu keluar dari ruangan bersalin itu.

“dokter..bagaimana keadannya di dalam ??? apa proses bersalinya berhasil..??bagaimana dengan bayinya??” Tanya nya beruntun tidak sabaran

“emmm..boleh saya tau siapa nama anda..??” Tanya dokter itu

“akuu..??” Tanya namja itu balik

Dokter trsebut hanya menggangukan kepalanya “ahh namaku choi si dae..?? waeyo dokter..??” Tanya nya lagi

“hhah chukae si dae.ssi choi junior sedang di mandikan di dalam, dan ibunya juga selamat” katanya dengan wajah berseri-seri

“jincaa….?? Haaaa baguslah..” katanya gembira “ahh anda bilang tadi choi junior..??” lanjutnya bertanya pada dokter itu

“ye..dia laki-laki” kata dokter tersebut “kenapa..??anda tidak ingin anak lelaki..??” tanya dokter itu lagi..

“ahh ani..bukan begitu..maksudku dia bu..” kalimatnya terpotong karna sesorang suster yg tiba-tiba memangil dokter tersebut

“ahh cheongsomnida si dae.ssi saya harus pergi sekarang, berbahagialah” kata dokter itu sambil memegang bahu si dae dan pergi meninggalkanya di lorong itu sendirian

Sedangkan namja itu hanya menggaruk-garuk kepalanya kebingungan

Ji eun pov

“Ahhh akhirnya janin yg kukandung selama 9 bulan lamanya itu terlahir juga” kataku dalam hati sambil menunggu kedatangan bayiku

Seseorang tiba-tiba datang dan menghampirinya

“yaa..bagaimana keadaanmu sekarang..” Tanya nya padaku

“heii aku baik-baik saja..wae..??” tanyaku balik padanya

“mian..seharusnya waktu itu aku tidak..” kata-katanya terhenti

“yaa shin hyo ri..ada apa denganmu, kenapa berwajah kusut seperti itu, sudahlah yg terjadi biarlah terjadi” kataku lagi sambil tersenyum manis padanya..

“tapi kan umurmu baru 18thn dan kau sudah mempunyai anak seperti ini..” katanya lagi

“lalu..apa salahnya..anak itu bukan bencana bagiku, anak itu adalah harta yg paling indah yg tuhan berikan padaku setelah aku punya teman seperti kau dan dia” kataku sambil menunjuk kearah pintu yg  sudah ada si dae di sana..

“si dae..apa yg kau lakukan di situ cepat kemari” kataku memanggilnya

Dia menurut dan duduk di pinggir tempat tidurku, terlihat wajah cemas yg sama di wajhanya dengan hyo ri

“yaa ayolah kenapa kalian cemberut seperti itu..hari ini kah hari bahagia untukku..setelah 2jam bertaruh nyawa di ruang bersalin itu” kataku yg sedikit ngambek dengan tingkah mereka

“ahhh ne ne ji eunnie..nii kita senyum” kata hyo ri sambil memamerkan deratan giginya padaku “yaa si dae ayo tersenyum..” katanya lagi sambil menyenggol pinggang si dae

Si dae pun menuruti kemauan hyo ri dan tersenyum lebar padaku

Sedang asiknya kami bercanda, seorang suster datang denagn mengendong bayiku di tanganya..

“baiklahh ayo kepangkuan eomma” kata suster itu sambil menyerahkan malaikat kecilku itu padaku

“ahhh anaku…ommo..aegyoo..” kataku yg tak hentinya tersenyum melihatnya

“anakku, ini eomma” kataku sambil memandang lekat bayi kecilku itu

Suster, hyo ri, dan si dae hanya tersenyum melihat aku yg begitu bahagia

“dia benar-benar lucu, pipinya mirip sekali dengan ibunya” kata suster itu

“ne..dia benar-benar mirip denganku” jawabku yg masih sibuk bermain dengan anakku itu

“ahh iya selamat buat anda tuan choi anda sudah mendapatkan malaikat yg lucu sekali” kata suster itu sambil tersenyum ke arah si dae

Aku yg mendengar hal itu berusaha menahan tawaku dan terus memandang malikat kecilku

“ahh ne……mwo..??” tanyanya dengan wajah yg bingung

“baiklah saya pergi dulu nanti saya akan kesini lagi untuk menjemput bayi anda nyonya” kata suster itu sambil membungkuk ke arahku dan pergi meninggalkan kami semua

“yaa…ji eun apa maksudnya dengan kata-kata suster tadi??” Tanya si dae bingung padaku

“emmmmmm….ya gitu” kataku yg masih sibuk dengan anakku

“yaa..park  ji eun..apa yg kamu katakan pada dokter dan suster itu..” katanya mulai mendesakku..

“yaiishh..ara ara..aku Cuma bilang kalau kau adalah appanya..kan bisa malu aku kalau melahirkan di rumah sakit mewah kaya gini kalau ternyata bayiku gak da appanya” kataku panjang lebar padanya…

“haiiishhh baboya ji eun..” katanya yg sedikit mau memukul kepalaku tapi di halangi oleh hyo ri

“yaa..choi si dae kau tak lihat dia lagi ngendong anaknya..asal main pukul aja..” kata hyo ri membelaku dan aku hanya mengangguk-aguk setuju

“haahh..ne mianhae..pokonya awas kau ji eun” katanya mulai mengancamku lagi

Dan aku tersenyum halus kepadanya dan kembai bermain dengan malaikat kecilku ini

“heii..siapa nama anak itu??” Tanya hyo ri lagi padaku

“nama..?? hemm aku belum memikirkanya..” kataku pada hyo ri

“dassar kau ini..lebih baik seger..”…… “ahhhhhh aku tau..!!” teriaku yg memotong perkataan hyo ri

Aku kembali memandang anakku itu dan memeluk dia dengan lembut, bisa kurasakan tubuhnya yg masih sangat hangat

“lee raditya” kataku lembut sambil menatap ke dua bola matanya yg masih sangat bersih

“lee raditya..??” Tanya hyo ri dan si dae bersamaan

“ne..wae..??ada yg aneh..” tanyaku balik

“tentu saja aneh..raditya bukankah itu nama Indonesia..??” sambung si dae

“gak apa kan, toh aku juga aslinya berasal dari sana..??” kataku pelan sambil tersenyum manis pada mereka

Mereka pun hanya mengganguk, tanpa mengelurkan suara sedikitpun

Sampai akhirnya suster datang dan mejemput anakku lagi..padahal aku masih ingin bersamanya lebih lama lagi..

Seperti kata hyo ri apa aku tidak menyesali hal ini..?? menyesal?? Mungkin itu pernah terjadi padaku dulu, tapi apa daya semua sudah terjadi, aku tak bisa menghapus atau mengulangnya lagi kan..

Ada banyak yeoja yg tidak terima dengan kenyataan yg mereka alami bahwa mereka hamil disaat umur mereka yg masih sangat muda dan memutuskan untuk menggurkanya, aku rasa aku takkan sanggup dan gak akan mau melakukanya

Janin yg tidak bersalah itu adalah hasil perbuatan bodohku, jadi cara yg tepat untuk menebus dosa ku adalah dengan membiarkanya tetap hidup bersama ku, membesarkanya dengan kasih sayang penuh.

Walaupun anakku yg sekarang ini tak punya appa, dia masih punya eomma, ya dia masih punya aku, dan aku yakin tanpa appanya pun dia bisa hidup berkecukupan denganku

Aku adalah gadis yg baru saja menetapkan untuk tinggal di korea, karna anakku ini

Awalnya aku tinggal di Indonesia tapi aku datang ke korea karna desaka kedua sahabatku ini

Aku jadi teringat apa yg terjadi waktu itu lagi….

-tbc-

nah siapakah appanya ?

ayo ditebak :

  1. 1. Lee sungmin
  2. 2.Lee Hyuk Jae
  3. 3.Lee Donghae
  4. 4.Kwon Ji Young

If You Came Into My Heart Part III

Standar

hayo hayo saya sudah post nii part lanjutanya

di baca dengan seksama ya…

enjoy reading

chu~~~~~~~~~

Ji eun pov

“ji eun….ayo kita kencan…!!!”

Terdengar suara seseorang kepadaku…saat ku berbalik ternyata ji young ada di sampingku..

“ji young..kau lihat seseorang barusan di sini??” tanyaku padanya

“mwo..??”

“ne..tadi tampaknya ada seseorang yg mengajaku bicara di sini” lanjutku

“haishhh…nona park kau benar-benar babo” katanya padaku

“mwo..??kau bilang aku babo hah dasar bocah tengik” kataku

“habisnya..udah jelas-jelasnya aku disini kmu masih nanya lg” sambungnya

“heeemmm..so wae..??” Tanya ku lagi padanya

“ahhh ya itu tadi”

“apaan??” tanyaku makin bingung

Wajah ji young terlihat sedikit memerah.. “heiii jawab..” kataku lagi

“yaishhhh…yaa park ji eun hari minggu ini kau tunggu aku di depan rumahmu!!” katanya sambil berlalu pergi..

“yaa..ji young” teriaku, tapi terlambat ji young sudah menghilang bagaikan di telan bumi (author lebay ihhh)

Ji young pov

“haahh..haaahh…akhirnya kesampean juga..” kataku dengan tersengal-sengal

Aku pun beristiraahat sejenak di bawah pohon..

Angin yg lembut melawati wajahku benar-benar menenangkan

Aku berfikir sejenak kira-kira apa ada sesuatu yg terlewatkan dan ternyata memang ada

“aghhhhhhhhhhhh………ji young babo,kenapa aku gak bilang jamnya sama dia..yaishh ottokhae..???” kataku bingung sendiri

Akhirnya aku memutuskan untuk meng-sms dia

Kupikir dia akan bertanya-tanya lagi.tapi ternyata diia menjawab. “ne arraseo”

Author pov

“hyungggggggg….!!!” Teriak ji young dari kejauhan…

“wae..??” Tanya eunhyuk padanya.
“hyung..bantuin aku..gmana caranya nembak ce dgn cara yg romantic hyung..”

“mwoo..??napa Tanya ma aku sana Tanya ma siwon ato gak hae” katanya sambil menjuk kea rah 2 orang co yg saling berfoto bersama

“ahh hyung alasan mu saja..kau pasti iri dgn mereka” katanya lagi…

“enak ajj ngapain aku iri”

“kalau begitu ayo ajari aku hyung,,” rengek ku lagi

“hemmm ne ne baiklah..” katanya sambil memangil anak-anak suju yg lain..

…………………………………………………………………………………………………………………………….

Ji young pov

“oke,,,,,,,apa ada yg punya ide??” tanyaku membuka pembicaraan

“engg ahh aku tau gmana kalo kaya gini..” kata heechul hyung mulai angkat bicara

“gimana ntar pulang sekolah kamu nungguin diia di depan gerbang trus kamu nyanyi deh akustikan gitu” katanya

“ahhh..hyung itu mah udah biasa.” Sambung yesung

Mereka pun kembali berfikir..

“ahh aku aku tau gimana kalo kamu nyewa hoteln trus candle light diner ma dia trus di kolam kamu nyalain lilin bertulisan I LOVE U gitu..gimana?? sambung sungmin

“ehmm..romantis sih hyung tapi kan aku Cuma anak SMA biasa bukan pengusaha kaya..mana bisa aku nyewa hotel kaya gitu” sambungku

“hemm iya juga ya,,” lanjut sungmin

Dan mereka pun kembali berfikir

“yahh gimana kalo kamu bawa dia ke gedung tinggi terus kamu teriak ke seluruh dunia kalo kamu suka dia…” kata heechul lagi

“ahh hyung,ji young kan takut ketinggian..mana bisa dia” jawab kyu “gini ajj ji young kamu buat pesawat-pesawatan dari kertas terus di tengah-tengah keramain kamu terbangin deh tu pesawat kea rah dia..” lanjutnya pecaya diri

“kyu babo” kata eunhyuk sambil memukul kepalanya “itu kan susah kyu gimana kalo pesawat itu gak nyampe ke jieun tapi malah ke orang lain..” sambungnya

“haisssh hyung kepalaku sakit” kata kyu sambil memegang kepalanya

“ahh sudah-sudah hyung malah jd repot gini..mian aku dah buat kalian repot” kataku dgn wajah menyesal

“ahh gak apa koq gak masalah” jawab donghae “jadi..apa ada yg punya ide lain..??” Tanya donghae kepada member suju yg lainya

“haissshh padahal kalian semua pujaan wanita masa gak da satupun yg punya ide yg romantic” sambung leeteuk

“yaa hyung..kau jga dari tadi gak ada ngasih ide..buat dia padahal kan yg mau di tembak dongsaengmu..” jawab heechul

“yaa gak keren kan kalo dongsaengku yg mau di tembak tapi oppanya sendiri yg ngasih ide…” kata eeteuk

Di tengah-tengah kebisingan mereka seorang evil kecil mengeluarkan suaranya lagi

“yaa hyung-hyung semua kalian mau yg romantic,unik dan penuh perjuangan kan..??” Tanya kyu pada para hyungnya

Mereka hanya terdiam mendengar kyu

“ji young kamu pukul ajj sarang lebah terus biar mereka kejar kamu..tapi kamu larinya ke ji eun sambil meluk dia seolah-olah ngelindungi dia terus lebahnya dah pergi bilang deh kalo kamu suka diia..” jelasnya dgn wajah yg polos

Para member suju yg lain dan ji eun hanya ternganga mendengar ide dari kyu tersebut

“yaa kyu bisa-bisa ji young mati duluan” teriak eeteuk

“tapi aku gk mati koq, malah dapet hasil yg memuaskan” jawab kyu pelan

“oooohhh jd itu caramu nyatain cinta ke siapa nto hyo yung..pake lebah tohh..” lanjut eunhyuk

“hyo ri hyung…” jawabnya malu-malu

“ya terserahlah siapa..” jawab eunhyuk membela diri

Dan mereka pun mulai berfikir lagii..lalu tiba tiba siwon bicara

“heii kwon ji young kemari kau” katanya

(gak sopan kaya manggil pembantu ajj)

Aku pun segera mandatanginyya “ne hyung ada apa..??” tanyaku penasaran

Siwon hyung pun mendekatkan dirinya padaku dan tiba-tiba eunhyuk hyung berteriak “yaa siwon.ah jgn melakukanya di siini sana jauh jauh ajj” katnya sambil mengusir siwon

Siwon hyung pun menghela nafasnya “huuftt hyung kenapa yg ada di pikiranmu hanya yadong..” jawabnya

“mwoo..??” Tanya hyukie

“kau memang babo mongkey lee hyuk jae” sambung eeteuk hyung sambil menjitak kepalanya

“awwww hyung sakit…” kata hyuk jae

“hhhaaaahhh sudahlah ji young sini.” Kata siwon lagi

Siwon hyung pun membisikan sesuatu di telingaku..setelah mendengarnya ekspresiku langsung berubah dan aku pun berteriak “hyung kau memang jenius…gomawo hyung” kataku bersemangat

Aku pun bergegas pulang dan berpamitan dengan member suju yg lainya

Terlihat dari wajah mereka,ekspresi yg bingung

Biarlah siwon hyung saja yg menceritakanya pada mereka semua..karna aku terburu-buru untuk menyusun rencana selanjutnya

to be continue

maaf sampai sini saja ahulu

saya sudah mengantuk dan handak tertidur

ohh iya special thnks bwt nanda,ibeh,rida yg udah menyalurkan idenya disini love you muaaaaaaahhhhh…

dont forget to comment…

One Love (Last Part)

Standar

This is the last part of One Love, please read it seriously..

serapi dan hayati terutama kalo ada kyuhyunnya :p

I’ll be waiting for your comment-compliements or critics*

-kamsa-kamsa-kamsahamnida-

13evilmagnae^^

*Donghae’s POV*

Aku mencarinya ditengah para kru yang sibuk, kamu sudah berada di Beijing sekarang dan SuperShow akan segera dimulai.Tapi pikiran ku hanya tertuju pada si magnae itu, kemana dia ?

“Hyung!” seseorang menepuk pundakku, Kyuhyun.

“Bagaimana ?” tanyaku cemas.Dia mengatur nafasnya pelan, “Sudah, mereka sudah ada disini” ucapnya.

Aku menghela nafas lega, “Baguslah, apa sebaiknya kita beritahu dia sekarang ?” tanyaku sambil melihat ke arah Eunhyuk hyung yang sedang melatih koreo-nya.

“Jangan dulu, tunggu sampai waktunya tiba!” ujarnya Kyuhyun tersenyum licik.Aiggoo~ ini dia salah satu jurus ‘pemikat’ ELF yang dimilikinya. “Baiklah terserah kau saja iblis kecil” ujarku.

Aku mengintip ke arah panggung, ELF sudah berkumpul disana…Hhh~ inilah saat yang ku tunggu.Disana, aku mengenali mereka dengan sangat jelas meskipun dari jarak jauh.Tuhan, aku mohon…Semoga rencana kami berjalan dengan sukses.

***

Kami berkumpul dibalik backstage, “Eunhyuk-ssi, bersiap lah!” aku mendengar teriakan itu langsung memutar bola mataku mencari Eunhyuk hyung.

Ya, dia disana…Sudah siap untuk membawakan lagu khusus ciptaannya.Inilah saatnya, aku memberitahunya.

“Hyung…” ujarku menepuk pundaknya pelan.Dia menoleh lalu tersenyum,

“Do’akan aku” katanya lagi.Aku mengangguk pasti lalu melanjutkan kata-kataku, “Hyung dia…Ji Eun…” kata-kataku terpotong ketika dia tersenyum.

“Iya aku tahu, aku dapat merasakan kehadirannya disini”

Aku kaget, dan akhirnya memaklumi.Wajar kalau dia bisa merasakan kehadiran Ji Eun karena hati dan fikirannya saat ini hanya terpaut pada satu wanita, Kwon Ji Eun. “Semoga sukses hyung!” ucapku sebelum melihatnya menghilang ke arah panggung.

***

*Author*

Super Show II Beijing digelar dengan sangat meriah.Para member Super Junior menunjukkan jati diri mereka sebagai seorang Entertainer sejati.ELF pun sangat terhibur dengan performance yang mereka sajikan.

Disalah satu bangku penonton, tepat di tengah panggung Hyo Ri memandang cemas ke arah panggung sambil sesekali melirik ke kursi penonton di sampingnya.Ji Eun duduk disana dengan wajah ditekuk.Dia marah, karena Hyo Ri telah membohonginya dengan mengatakan bahwa mereka akan merayakan kesuksesan Hyo Ri yang baru saja memenangkan proyek di Beijing.

Pertemuan mereka tidak direncanakan, Hyo Ri menemukan Ji Eun sedang berjalan-jalan di pusat kota Beijing dan saat itu juga ia segera menelfon Donghae. Kemaren, Hyo Ri berjanji untuk mentraktir Ji Eun tapi traktiran yang dimaksud bukanlah traktiran makan melainkan menonton Super Show II.

“Hyo Ri, aku mau pulang!” rengek Ji Eun.Hyo Ri dengan cepat menahan tangannya, “Tunggulah sebentar lagi, aku mau melihat Kyuhyun Solo” kata Hyo Ri berbohong.

Ji Eun mendengus kesal, “Baiklah, tapi setelah itu kita pulang!” ancamnya.Hyo Ri mengangguk sambil tetap memandang cemas ke arah panggung.Lampu di stadion perlahan mulai padam, ELF mulai berteriak kencang sambil menyalakan stick.Lautan blue sapphire menyelimuti stadion itu, termasuk Hyo Ri yang juga menyalakan stick miliknya.

Lagi-lagi Ji Eun mendengus kesal, pelariannya ke Beijing—kota kelahiran ibunya dan kota favoritenya adalah untuk menghindari Eunhyuk bukan malah menonton performance mereka.

Rasa sakit yang menyelimutinya beberapa hari lalu kembali datang, penyesalan itu… ‘Tapi keadaan sudah tidak bisa dirubah, aku sudah menyakiti Eunhyuk oppa’ batinnya.Perlahan air mata menggenangi pelupuk matanya, Ji Eun menunduk dan tepat saat itu VCR diputar sehingga membuat para ELF berteriak nyaring.

“Annyeong Haseyo, Eunhyukkie Asia Monkey and Anchovy imnida”

Sebuah kalimat yang membuat ELF berteriak sekaligus membuat airmata Ji Eun jatuh dengan sukses.Eunhyuk memperbaiki kamera dihadapannya, rekaman itu adalah rekaman yang ia buat sendiri.

“Huff, aku tidak tahu apa yang aku fikirkan saat membuat tayangan ini…Tapi hanya inilah satu-satunya yang melintas difikiranku…Sebelum aku menyanyikan laguku, aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk seseorang, untuk panda kecilku”

ELF menjerit, Ji Eun mengangkat kepalanya dan dengan jelas bisa melihat wajah Eunhyuk.Eunhyuk yang dirindukannya selama beberapa minggu ini.Eunhyuk yang selalu mengusik fikirannya sehingga membuatnya sulit tidur dengan nyenyak.

“ELF, bolehkah aku meminta bantuan pada kalian ?”

“NNNNEEEE!!” teriak ELF bersamaan.

“Bantu aku menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya, aku yakin dia sedang melihat tayangan ini sekarang…Dia adalah orang yang sangat ku sayangi, tapi tenanglah…Kalian para ELF juga sangat sangat ku sayangi karena kalian adalah keluarga ku…Jadi, maukah kalian ?”

ELF kembali berteriak nyaring, mereka tahu idola mereka punya kehidupan pribadi.Rela atau tidak, idola mereka pasti memiliki seorang wanita yang akan menjadi pendamping hidup mereka.Sebagai seorang ELF sejati, mereka harus mendukung semua yang idola mereka lakukan, selama perbuatan itu membuat mereka bahagia.

ELF dan Super Junior adalah sebuah keluarga, dan keluarga akan selalu berada disamping dan mensupport Super Junior.

“Hana…Dul…Set, Happy birthday to you…Happy birthday to you…”

Lagu ‘Happy Birthday’ mengalun indah dari mulut Eunhyuk dan ELF.Ji Eun menangis, tangisannya tenggelam dalam alunan lagu ‘Happy Birthday’ untuknya.Dia tak menyangka Eunhyuk melakukan ini untukknya, ia juga tak mengira bahwa para ELF mau menerimanya.Dia merasa bersalah telah cemburu pada semua ELF, karena dia juga salah seorang ELF yang mencintai Super Junior terlebih lagi Eunhyuk, di kehidupan nyata.

ELF masih bernyanyi sementara Eunhyuk yang mengangkat sebuah muffin dengan lilin kecil diatasnya melanjutkan kata-katanya,

“Untukmu yang selalu ada dalam fikiran dan hatiku, aku berharap kau mendapatkan apa yang kau inginkan selama ini, aku berharap kau akan selalu bahagia..”

Ji Eun meresapi kata-kata Eunhyuk sambil memejamkan mata, “Aku ingin…Kau selalu ada disisiku”

Ketika Ji Eun membuka mata tepat bersamaan pada saat itu, Eunhyuk meniup lilin dihadapannya,

“Saengil Chukkae, sarangheyo… youngwonhi”

ELF menjerit lagi tepat saat layar kembali gelap, mereka menanti-nanti dimanakah Eunhyuk akan muncul.Ji Eun menghapus airmatanya, “Lihatkan betapa ia mencintaimu ?” ia langsung memeluk Hyo Ri, sahabatnya.

“Gomawo, jeongmal gomawo yo” isaknya.

Hyo Ri membalas pelukan Ji Eun, “Ne, saengil chukkae Ji Eunnie~!” bisiknya.

I thought It’s gonna be okay

But I miss you more and more

I’m still waiting for you so listen..

Musik mulai mengalun, ELF menjerit ketika sosok seorang pria muncul dari tengah panggung.Eunhyuk tampil dengan balutan jas namun terkesan non-formal, menyesuaikan dengan lagu yang dia bawakan.Dari arah panggung lain Super Junior K..R.Y muncul juga dalam balutan jas berwarna putih.Eunhyuk mulai menyanyikan bait demi bait lagu yang ia ciptakan sendiri.

I’ve lost so much weight lately and my friends tell me

that I should never meet a girl like you again

You’ve made me disturbed and made me cry

And your last word was “You should meet someone better than me”

Yeah, I’m dead drunk again I press your number

And my voice is shaking

I can’t even say a word

I’m just crying

But why are you crying again, you silly girl


Do you want love

What should I do?

And I want love I still love you

Ji Eun terpana, bukan hanya karena ketampanan Eunhyuk tapi karena lirik lagu yang dibawakannya persis dengan apa yang pernah terjadi pada mereka.Eunhyuk menatap Ji Eun sekarang, meskipun berada ditengan ribuan penonton.

Ji Eun menarik Hoodienya lebih turun dan merapatkan kacamata bening yang dikenakannya.Penyamarannya selama di Beijing agar tak satupun orang yang mengenalinya.Tapi Ji Eun meremehkan Hyo Ri yang sudah bersahabat dengan sejak dahulu,Hyo Ri dengan mudah mengetahui hal itu dan membawanya Ji Eun kemari.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

I can’t do anything now

I can never forget you

Please don’t go my girl

*One love, one love, the memories are beautiful

Always be my girl

One love, one love, the memories are beautiful

I don’t wanna ever say good bye

Tepat saat kata-kata itu tatapan mereka bertemu, Eunhyuk tersenyum pada Ji Eun sedangkan Ji Eun masih membatu mendengar lagu yang Eunhyuk bawakan.

Oh, your birthday is still a fresh memory to me

I could only give you a small gift

So I hated myself

But you said “thank you” and cried

I anxiously sing my sincere heart

Will my heart reach you soon?

Now say you love me if you feel the same as me

Please say you will never leave my side

Airmata Ji Eun merebak lagi, dia menangis.Dia merasakan apa yang Eunhyuk rasakan, Ji Eun masih mencintainya sama seperti dulu sebelum mereka putus.Eunhyuk berjalan ke arah para ELF, tersenyum atau sekedar melambaikan tangan.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

Eunhyuk berjalan menghampiri penonton yang berada di tengah, ditangannya tergenggam sebuah bunga matahari.Bunga favorite Ji Eun, ELF semakin berteriak nyaring ketika Eunhyuk meniti tangga menuju tempat Ji Eun.

Do you want love

What should I do?

And I want love

I still love you

I can never forget you

“Babo-ya, ngapaian dia kesini sih!” gerutu Ji Eun.Duduknya semakin tidak tenang, tapi tangan Hyo Ri menggenggam tangannya. “Tenanglah, biarkan dia melakukan apa yang dia ingin lakukan padamu, anggap saja ini hadiah untukmu” ujarnya.

Eunhyuk datang kehadapan Ji Eun dan memberikan bunga itu kepadanya, Ji Eun menerimanya sambil cemberut.Bibirnya bergerak membentuk sebuah kata, “Babo-ya!” ucapnya.Eunhyuk hanya tersenyum dan meraih tangan Ji Eun,

You will always be the one for me

You will always be my heart forever (only you forever)

Always be my love~~

Lirik yang harusnya dinyanyikan oleh K.R.Y, Eunhyuk nyanyikan sendiri, tepat di hadapan ribuan penonton dia mencium tangan Ji Eun dengan lembut.Seiring dengan jeritan ELF yang menggema memekakkan telinga, Ji Eun memukul lengan Eunhyuk pelan.

(Yeah here we go!!)

Seluruh member SJ muncul ke atas panggung bersamaan dengan kembang api dari pinggir panggung.Sedangkan Eunhyuk masih berdiri menggenggam tangan Ji Eun sambil melanjutkan nyanyiannya.

One love (SJ to the E to the H) one love (SJ to the E to the H)

The memories are beautiful (SJ to the E to the H)

always be my girl (Can’t forget you)

One love one love

The memories are beautiful I don’t wanna ever say good bye!

Ji Eun tersipu malu, Eunhyuk masih menggenggam tangannya dan berbisik, “Please, by my girl…again” bisik-bisik riuh terdengar, ELF berusaha mencuri dengar apa yang dikatakan Eunhyuk tadi.

Ji Eun menghela nafas, “Babo Monkey!” ejeknya lalu tertawa, “I do…” jawabnya.

Intro ‘Marry U’ terdengar, Eunhyuk menyanyikan rap bagiannya sambil sesekali tertawa ke arah Ji Eun.Setelah mencium tangan Ji Eun sekali lagi, Eunhyuk kembali ke atas panggung bersama member yang lain.

“CHUKAAAEEEE!!” Hyo Ri berteriak nyaring sambil memeluk Ji Eun erat.Ji Eun tersenyum simpul, wajahnya masih merah karena malu, banyak orang yang menatap dirinya sekarang.

“Chukkae-yo” ujar seseorang di sampingnya membuat Ji Eun menoleh, seorang gadis tersenyum padanya, “Kalian serasi, tolong jaga Eunhyuk oppa ya ? Jangan kecewakan dia lagi” pintanya.

Ji Eun mengangguk, “Pasti, kamsahamnida” ujarnya lalu menikmati lagu kesukaannya yang kini dinyanyikan oleh 13 member SuperJunior ^^

***

Eunhyuk memarkirkan mobilnya di depan sebuah rumah bergaya minimalis.Beberapa orang terlihat sibuk berlalu lalang dirumah yang cukup besar itu.Ia merapikan jas putihnya serta rambutnya yang sedikit berantakan.Setelah memastikan dandanannya rapi, dia bergegas turun dari mobilnya.

“Oppa!”

Eunhyuk meringis ketika punggungnya dipukul, “Ya!Sopan-sopan sedikit pada Oppamu, yaish kau ini sama saja seperti dia!” Eunhyuk menunjuk seorang pria yang bermain PSP.

Hyo Ri mencibir, “Kenapa lama sekali, acara sudah mau dimulai!” gerutu Hyo Ri. “Iya, iya mianhe” ujar Eunyuk kesal.

“Semua sudah siap ? Silahkan mencari pasangan masing-masing” suara In-Young onnie—kakak Leetuk terdengar member komando.

Kyuhyun menarik Hyo Ri, “Heh, jangan kemana-mana disini aja!” ujarnya ketus.

“Aku mau ama Ryeowook Oppa!” balasnya mencari Ryeowook.

Kyuhyun menarik lengan Hyo Ri, “Ryeowook udah ada pasangannya, babo!”

Hyo Ri meronta dan menjitak kepala Kyuhyun, “Yang babo itu kau bukan aku!” Kyuhyun balas menjitak Hyo Ri, “Kyaaaa~ rambutku rusaaaakk!” jeritnya.

“Hei…hei, mau sampai kapan disitu ? Acaranya sudah mau dimulai!Kalian ini” tegur Eunhyuk yang sudah menggandeng Ji Eun.Kyuhyun dan Hyo Ri mencibir, “Cih, padahal kan dia yang terlambat” gerutu Kyuhyun yang diiyakan Hyo Ri.

Hari ini mereka semua sedang menghadiri resepsi pernikahan leader mereka Park Jung Soo, yang resmi telah menikah beberapa minggu yang lalu.Keputusan ini ia ambil dengan penuh pertimbangan, awalnya banyak fans yang merasa kecewa namun sebagai seorang fans sekaligus keluarga, ELF akhirnya menerima keputusan itu.

Para pendamping pengantin yang terdiri 12 member superjunior termasuk 2 member dari Super Junior M masuk ke dalam tempat acara yang di gelar dengan konsep garden party dengan menggandeng pasangan mereka masing-masing.

Wajah mereka terlihat bahagia, dibelakang mereka sang mempelai pria dan wanita berjalan dengan anggun.Leeteuk dibalut dengan jas putih—warna kesukaannya sedangkan istrinya mengenakan gaun putih off shoulder dengan sebuket mawar putih ditangannya.

Acara berlangsung meriah meskipun hanya dihadiri oleh keluarga, sahabat dan kerabat dekat Leeteuk.Masing-masing member mempersembahkan lagu untuk leader mereka yang akan memasuki wajib militer tahun depan.Salah satu alasan mengapa ia memilih menikah lebih dulu karena takut pujaan hatinya akan direbut orang lain ^^

“Leeteuk oppa ada-ada aja, takut banget Mi Young onnie direbut orang lain” komentar Hyo Ri disusul gelak tawa member yang lain.

“Oppa, Mi Young onnie cantik yah ?” puji Ji Eun yang duduk disamping Eunhyuk.

“Masih cantikkan kamu ah!” balas Eunhyuk mengerling nakal.Ji Eun memalingkan wajahnya, “Cih”

“Aigooo~ Ji Eunnie, jangan gitu ama Eunhyuk oppa, dia udah belajar keras untuk ngegombalin cewek!Heran kamu kok gak mempan ya ?” tanya Hyo Ri.

“Wajar!Aku udah hapal dia luar dalam!” jawab Ji Eun.

“Mwo ? Luar dalam ? Yang bener~” goda Eunhyuk genit.

Ji Eun mencubit lengan Eunhyuk, “Dasar otak yadong, kalau sampai ku temukan film itu di laptopmu awas saja!” gerutunya.Eunhyuk menciut, “Aku kan sudah berhenti chagi~” rayunya sambil menggelayut manja di bahu Ji Eun.

Hubungan Eunhyuk dan Ji Eun membaik setelah pernyataan cinta yang dilakukan Eunhyuk di SS2 Beijing setahun yang lalu.Hingga sekarang banyak yang tidak menyangka Eunhyuk bisa melakukan hal seromantis itu pada seorang wanita.

“Lalu kapan kalian akan menyusul ?” tanya Hyo Ri pada Ji Eun.Eunhyuk berdehem nyaring member isyarat, “Kenapa tanya padaku, tanyakan padanya!Mana ada wanita melamar pria” jawab Ji Eun.

Donghae tertawa nyaring, “Lho, bukannya kau yang pria dan dia yang wanita” celetuk Donghae yang diikuti jitakan dari Eunhyuk.

“Tapi aku ingin tahu bagaimana hyukkie kalau melamar wanita, apa akan seperti tahun lalu ya ?” Sungmin ikut-ikutan bertanya.

Eunhyuk berdiri dengan tegap, “Tunggu saja, kalian semua akan terkejut!Dan lagi, kau Hyo Ri jelek akan iri melihatnya” katanya menunjuk Hyo Ri.

“Mwoo?!Oppa kau…” kata-kata Hyo Ri terputus ketika MC mengatakan bahwa acara pelemparan bunga akan segera dimulai.

“Untuk apa kalian berdua masih disini, kesana cepat!Kazha!” perintah Heechul.Hyo Ri dan Ji Eun berdiri dengan ogah-ogahan dan berlari ke arah panggung,

“Heechul Oppa gak ikutan juga ?Kan harusnya Oppa yang nangkap bunga bukan Hyo Yoo onnie!” ledek Ji Eun lalu berlari sebelum dimarahi Heechul.

Mi Young sudah siap dipinggir panggung, sebuket mawar putih ditangannya sudah siap dilempar.Menurut tradisi, barang siapa yang menerima bunga tersebut akan menjadi calon penggantin berikutnya.

Untuk hari ini, barang siapa yang mendapatkan bunga tersebut mereka harus berdansa di tengah-tengah para undangan.

“Onnie berusalah, aku akan mengalah untukmu” ucap Ji Eun pada tunangan Yesung, Sung Young yang juga menantikan hari-hari bahagianya.

Sung Young tersenyum kecil, “Tak perlu mengalah, aku juga tahu kau ingin segera dilamar oleh Eunhyuk” ucapnya mengerling nakal.

“3….2…..1!!!!” Buket bunga dilempar seiring dengan teriakan para hadirin, suasanan menjadi riuh dan sulit untuk menebak siapa yang akan menerima bunga tersebut.

Hyo Ri tahu bahwa bunga itu akan datang padanya, segera menarik Ji Eun untuk menggantikan posisinya.Buket bunga tersebut mendarat dengan mulus ditangannnya.

“Hyo Ri!!!” teriak Ji Eun tapi Hyo Ri hanya tersenyum usil ke arah Ji Eun sambil memberikan semangat padanya.Para member Super Junior yang lain memberikan selamat ke arah Eunhyuk yang juga masih terkejut dengan apa yang dilihatnya.Ji Eun yang mengenakan gaun putih dengan rambut yang disanggul ke atas memegang buket bunga mawar putih yang membuatnya semakin cantik.

“Yaish, monkey!Kau mau mendahuluiku yak?!” tegur Heechul.

Tapi Eunhyuk masih terpana, Donghae lalu mendorongnya ke arah Ji Eun “Cepat, calon pengantin wanita mu sudah menunggu” Eunhyuk berjalan dengan tegap tanpa ragu lalu meraih tangan Ji Eun dan meletakkannya di pundaknya sedangkan ia meletakkan tangannya di pinggang Ji Eun.

Intro lagu TVXQ- toki wo tomete mengalun mengiri langkah mereka, wajah mereka memerah karena malu.Malu berdansa hanya berdua ditengah para hadirin.

“Kenapa bunganya kamu kasih ke Ji Eun ?” tanya Yesung. “Ahaha, memangnya kenapa ? Oppa kesel ya gara-gara Sung Young onnie ga dapet bunganya ?” tanya Hyo Ri.

Yesung menggeleng, “Kalo aku sih cukup ngelamar pake ttangkoma udah beres, tapi aku kasian sama dongsaengku tuh…” Yesung menunjuk ke arah Kyuhyun yang bermain PSP dan menjauh dari kerumunan.

Hyo Ri duduk di samping Kyuhyun, “Hei” sapanya tapi Kyuhyun malah membelakanginya.Hyo Ri tersenyum geli, “Masa’ kau tega menghancurkan rencana hyungmu, kita kan sudah mempersiapkan ini semenjak berbulan-bulan lalu bahkan saat Leeteuk oppa merencanakan untuk menikah”

“Cih, sekarang aku tanya siapa yang tadi hampir membocorkan rencananya ?” ujar Kyuhyun ketus.

“Iya, memang aku salah tadi hampir membocorkannya!Puas kau ?” balas Hyo Ri.

Mereka terdiam, “Sudahlah, jangan ngambek lagi!Lebih baik kita kesana, aku gak mau ketinggalan peristiwa penting!” Hyo Ri menarik tangan Kyuhyun dan kembali ke dekat panggung.

“Oppa, mau sampai kapan kita gini ? Aku malu” bisik Ji Eun.

Eunhyuk terdiam, melepaskan tangannya begitu pula dengan Ji Eun.Musik masih dimainkan, Junsu-Jaejoong-Yunho-Yoochun dan Changmin masih melantunkan toki wo tomete.

Eunhyuk merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah kotak berlapiskan beludru hitam, ia berlutut di hadapan Ji Eun yang kaget, “O..opp..oppa mau apa ? Jangan bikin aku malu” bisiknya.

Eunhyuk meraih tangan Ji Eun sementara tangan yang satunya memegang kotak yang berisi cincin emas putih, “Kwon Ji Eun, will you marry me ?” tanyanya penuh harap.

Riuh terdengar dari arah para undangan, Leeteuk tersenyum melihat tingkah Eunhyuk.Dia sudah tahu bahwa Eunhyuk akan melamar Ji Eun tepat pada saat hari resepsi pernikahannya digelar.

Ia meminta bantuan pada semua member untuk merahasiakannya hingga harinya tiba.Dan sekarang seorang Lee Hyuk Jae yang tidak pernah terlihat serius, berlutut dihadapan wanita pujaannya yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.

“Mianhe oppa, aku gak bisa…” ucap Ji Eun lirih membuat Eunhyuk tertunduk lemas.

Hyo Ri terkejut, “A..apa apan Ji Eun itu!” katanya gusar namun Kyuhyun menahannya.

“Aku gak bisa nolak oppa!” jawabnya lalu tertawa.

Kepala Eunhyuk langsung terangkat begitu mendengar jawaban Ji Eun, kini cincin bertahtakan batu permata berwarna hijau itu melingkar dijari manis Ji Eun.Semua hadirin bertepuk tangan bahkan Yesung merangkul Ryeowook meneteskan air mata haru.

“Yah, aku jadi janda deh” gumam Donghae dalam hati.

“Gomawo chagi ya” Eunhyuk berdiri dan memeluk Ji Eun erat.

“Cium…cium…cium” teriak Junsu dan Jaejoong dari atas panggung.Eunhyuk mengerling nakal ke arah Ji Eun dan mendekatkan wajahnya ke wajah Ji Eun.

“Kyaaa~ apa-apaan mereka” ujar Hyo Ri yang menyembunyikan wajahnya dibalik lengan Kyuhyun.

Donghae menggeleng-gelengkan kepalanya heran, “Mereka yang melakukan kenapa kau yang malu sih” celetuknya.

CUP~♥!!

Eunhyuk mengecup kening Ji Eun dengan mesra lalu memeluknya lagi. “Cih apaan itu, gak seru” komentar Heechul.

“Aniiyo, hyung!Itu konsumsi pribadi” ujar Eunhyuk genit.

Hari itu hari yang sama saat mereka merayakan hari jadi mereka yang ke dua.Namun perbedaannya, tahun lalu mereka lalui dengan tangis kesedihan namun tahun ini mereka lalui dengan tangis haru dan bahagia.Mereka belajar dari pengalaman untuk lebih bersikap dewasa dalam menghadapi segala hal.

Lee Hyuk Jae sudah menjadi dirinya lagi, dia yang selalu dianggap tidak serius telah membuktikan bahwa ia tak kalah dengan Choi Siwon yang dikenal romantis.

Lee Hyuk Jae adalah seorang truly Casanova, dan semua orang tahu bahwa dia takkan bisa lepas dari panda kecilnya yang akan segera berubah status menjadi nyonya Lee.  🙂

-The End-

April, 27th 2010 special for chiq, my last present for you…

Congrats for our graduation, Don’t wanna say goodbye,

let’s say see you again my panda ^^

Hope You’ll like it.

Popo~ ♥ :*

-NANDZ-> 3vilmagnae^^

One Love Part II

Standar

anyyeong readers sekalian yang pasti sudah saya tahu sapa aja orangnya,

Ga usah dikasih review ya, kan uda tau ampe mana part kemaren..

saya minta kommennya tetep~

mohon maaf kalo kata-katanya kurang puitis dan lebay gimanaaaa gitu~

Kalo ada kesamaan karakter dan nama itu semua bukan rekayasa semata-mata alias asli, ceritanya doang yg boongan

wkwkwkwk *menggila*

selamat membaca, ok :*

by : 3vilmagnae XD

*Eunhyuk’s POV*

Aku merasa terasing, hanya mengikuti kemana langkah kaki membawaku pergi.Menuju keramaian tapi aku merasa sendiri disini.Ponselku bordering daritadi, tak tahu siapa yang mencoba menghubungiku tapi aku tak berniat mengangkatnya.

“Hai anak muda, ayo mampir di kedai kami!” panggil seorang ajusshi dan ajjumha sambil menarikku.Aku lagi-lagi hanya mengikuti mereka yang mengajakku masuk ke dalam kedainya.

“Kau sepertinya banyak masalah, aku berikan kau diskon!Kedai kami baru saja di buka dan kau adalah pelanggan pertama kami”

Aku merogoh kantong celana dan menyerahkan beberapa lembar won pada beliau lalu duduk dipojok dan menyandarkan kepalaku pada sebuah tiang sambil memejamkan mata sejenak.

“Ini, nikmatilah” ajusshi itu meletakkan beberapa botol soju dihadapanku.Aku membuka tutup botol dan menuangkannya di sebuah gelas dihadapanku.

Satu tegukkan. Aku mengingat ketika pertama kali aku bertemu dengannya di audisi SMEnt saat aku dan main dance member SJ lainnya diminta menjadi salah satu juri tamu.

Aku menuangkan soju lagi. Aku ingat ketika dia memarahiku karena menjahili donghae—idolanya dan memanggilnya dengan sebutan ‘panda’ bukan namanya. Aku meneguk gelas ke dua.

Ketika aku melihatnya menangis karena tidak lolos audisi, dan menenangkannya.Disitulah aku merasakan getaran itu, aku jatuh cinta padanya. Gelas ketiga telah kosong.

“Na do, sarangheyo monkey” suaranya masih tergambar jelas di memoriku. Gelas ke empat kosong seiring dengan airmata yang mengalir di pipiku.

“Mianhe Oppa, kurasa ini adalah pertemuan terakhir kita…Aku memang bukan wanita yang tepat untukmu, lebih baik kita putus oppa” Aku mengerang dan mengambil sebotol Soju dan menegaknya tanpa fikir panjang.

Setiap kali memori tentangnya berkelebat di fikiranku, semakin banyak pula soju yang ku teguk.Aku tak perduli kalau aku mabuk, aku muak dengan keadaan ini.Kenapa aku tak bisa melupakannya bahkan sedetik pun ? Kau bodoh Hyuk Jae!Berapa kali Kang In hyung bilang untuk melupakannya dan mencari wanita lain yang lebih darinya.

Donghae juga sudah sering menasihatiku untuk melepaskannya, aku memang bodoh karena tidak bisa membiarkannya pergi dari sisiku.Airmataku mengalir semakin deras, aku kehilangan akal sehatku.Aku merogoh kantong mencari ponselku, tak memperdulikan 15 missed calls dari donghae dan member lain.Aku menekan nomor ponsel yang masih ku hapal dengan jelas, aku mencoba menghubunginya sekali lagi.Jika kali ini tak ada jawaban, aku berjanji pada diriku sendiri aku akan berhenti mencarinya.Aku akan melupakannya.

“Ji Eun ahhh~sarangheyo” isakku. Tak ada suara diseberangan sana. “Mianheyo…Jeongmal mianheyo~” isakku.

Aku berniat menutupnya ketika aku mendengar suara isakan tangis diseberang sana.Aku terbelalak kaget, “Ji Eun ah…Ji Eun ahh!!” panggilku masih terisak.

Aku mencoba berdiri, ingin mencari tempat yang lebih sepi dan berbicara dengannya.Tapi aku sekarang sedang mabuk, keseimbanganku terganggu.
Aku hampir menabrak sebuah kursi ketika sebuah tangan hangat menangkapnya, “Hyung!Gwenchana yo ?!” pekik donghae kaget.

“Hae-ya, Ji Eun!Dia mengangkat telfon ku!” ujarku senang.Aku menyerahkan ponselku, “Dengarkan lah…”

Donghae mengambil ponselku, aku tersenyum bahagia.Tiba-tiba saja raut wajahnya berubah, “Kau mabuk hyung” ucapnya mengembalikan ponselku.

“Tidak, tidak dengarkan lagi…Tunggu” aku menekan kembali nomor Ji Eun dan menunggu.

“Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi” Aku terduduk lemas, tidak aku tidak mungkin mengigau!Aku mendengarnya sendiri, suara Ji Eun menangis di telfon saat aku meminta maaf padanya.Aku kembali menangis, sakit.Aku sudah tidak tahan lagi.

“Hyung, uljima” donghae memelukku erat.

Ya, mungkin ini terakhir kalinya aku menangisimu Ji Eun-ah.

***

*donghae’s POV*

“Benar, ini memang nomor ponselnya…Tapi sudah tidak aktif semenjak kejadian itu” terang Hyo Ri—sahabat Ji Eun.Aku sedang menanyakan perihal nomor ponsel yang kemaren ditelfon Eunhyuk hyung.Dia berkata bahwa dia mendengar suara tangisan tapi kurasa itu pengaruh ia minum terlalu banyak.

“Apa tidak ada kabar terbaru darinya ?” Kyuhyun buka suara.Hyo Ri menggeleng, “Dia benar-benar menghilang, aku sudah menghubungi orang tuanya dan mereka tidak tahu dimana dia…Ji Eun hanya bilang kalau dia akan pergi dari Seoul entah kapan akan kembali” terangnya lagi.

Aku mengela nafas berat, Eunhyuk hyung sedang berisitrahat di dorm sekarang.Kejadian tadi malam benar-benar membuatnya terpuruk, beruntung tadi malam tidak ada ELF maupun AF yang melihat kami.

Leeteuk hyung memarahiku karena lalai mengawasinya, ya aku tahu dia sangat mengkhawatirkan Eunhyuk apalagi sebentar lagi kami akan menggelar super show di Beijing.Aku menyadarkan kepalaku disofa, lelah sangat lelah.

“Oppa, aku minta maaf karena tidak bisa membantu banyak” ujar Hyo Ri lirih.

“Ah, jangan berkata seperti itu Hyo Ri ah” kataku cepat.

“Aku akan berusaha menemukan Ji Eun!Oppa, tolong bersabarlah sedikit…

Aku akan membawa Ji Eun kehadapan Eunhyuk Oppa…” Hyo Ri menggenggam tanganku member semangat.

Aku tersenyum sambil membelai punggung tangannya yang masih menggenggam tangan ku, “Ne, gomawo yo!” jawabku.

Kyuhyun berdehem, aku tahu dia cemburu. “Jangan takut, aku takkan merebutnya darimu” ujarku tersenyum usil ke arah Kyuhyun.

***

*Eunhyuk’s POV*

Aku menyantap sarapanku dengan lahap bersama Ryeowook, Yesung hyung dan Sungmin hyung. “Nafsu makanmu bertambah ya ?” gumam Yesung hyung.Aku hanya tersenyum sambil melanjutkan makan.

Aku memang kelaparan, kejadian tadi malam membuatku kelelahan dan melewatkan makan malam.Alhasil, aku kelaparan pagi ini.

“Hari ini jadwal kita apa hyung ?” tanyaku pada Sungmin hyung.

“Latihan untuk SS2 di Beijing, ku dengar akan ada beberapa member yang diperkirakan untuk melakukan solo, tapi aku tak tahu siapa saja” jawab Sungmin hyung.

“Apa kah hyung sudah baikan ?” Ryeowook meletakkan segelas susu hangat di sampingku.

Aku menyeruputnya perlahan, “Tentu saja, aku bahkan merasa lebih baik!!” ucapku semangat.Padahal aku sendiri belum tahu bagaimana nasib ku nanti.

“Selamat pagi semua” sapa donghae yang baru datang. “Hae-ya, darimana saja kau…Aku mencarimu tadi!Aku bahkan sampai membangunkan Leeteuk Hyung” ucapku.

Donghae langsung menyuruput susu hangat milikku, “Mian hyung, ada perlu sebentar hehehe” ujarnya.Aku tersenyum melihatnya, aku benar-benar berterima kasih dengan apa yang telah ia lakukan padaku.

“Hei, kalian semua!Segera bersiap-siap!Aku tunggu dibawah” teriak Leeteuk hyung dari pintu depan.

“NE!!!” jawab kami serempak.
Aku menghela nafas panjang, ini saatnya aku kembali memulai kehidupanku.Kembali menjadi the jewel guy, Lee Hyuk Jae!!

***

*donghae’s POV*

Eunhyuk hyung sudah kembali menjadi dirinya sendiri, aku bahagia.Aku sempat khawatir dia akan begitu terus -,-

“Jadi untuk SS2 Beijing nanti akan ada beberapa member yang akan melakukan solo…” Manager hyung sedang menjelaskan konsep SS2 Beijing pada kami.Eunhyuk hyung dengan serius memperhatikan penjelasan manager hyung.

“Hyung, lagu yang dinyanyikan apakah boleh ciptaan sendiri ?” Sungmin hyung bertanya.

“Ya, akan lebih baik kalau kalian menciptakan lagu sendiri…Jadi ada kah diantara kalian yang sudah mempersiapkan lagu ?”

Aku menganggkat tangan, “Aku sudah punya satu lagu hyung” jawabku.Manager hyung mencatat di dalam agendanya, “Terhitung akan dipilih 5 member, donghae sudah mendaftarkan diri…Apa ada yang lain ?”

“Aku”

Kami semua menoleh, Eunhyuk hyung mengangkat tangan.Di…dia ? 0_o

***

*Eunhyuk’s POV*

Entah dari mana ide gila ini berasal, aku mendapatkannya secara tiba-tiba ketika Sungmin hyung bertanya apakah lagu yang akan kami nyanyikan secara solo adalah buatan sendiri dan manager hyung mengiyakannya.

Sebuah lagu, lagu yang akan merefleksikan perasaan pembuatnya.Lagu yang akan kutujukan untuknya, mungkin aku ini lelaki plin plan.Aku telah berjanji bahwa aku takkan lagi mengungkit-ungkit dirinya dalam hidupku.Tapi kali ini, aku benar-benar ingin mempersembahkan sebuah lagu untuknya.

Kejadian di café kemaren membekas di benakku.Ketika aku mengingat semua hal yang pernah ku lewati dengan Ji Eun.Aku ingat saat kami belum bersama, aku pernah bertanya padanya hadiah apa yang paling dia ingin kan.Dan dia menjawab bahwa ia ingin seseorang yang dicintainya menyanyikan sebuah lagu dihadapannya.

Aku terlambat menyadarinya, aku tak pernah bernyanyi untuknya sekali pun padahal aku adalah seorang penyanyi.Alasan dia marah saat di pameran beberapa hari lalu adalah dia cemburu.Dia cemburu aku menyanyikan lagu untuk seorang gadis yang baru aku kenal sedangkan aku tak pernah menyanyikan sebuah lagu untuknya, kekasihku.

Terlebih lagi lagu itu adalah lagu yang sangat diinginkan oleh seluruh wanita, sebuah jembatan untuk melengkapi sebuah tahap untuk menjadi seorang wanita yang seutuhnya.Dan lagu itu lagu kesukaannya.

Aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku, tidak salah memang.Tapi itu menjadi sebuah kesalahan ketika kesibukanku menyita waktuku untuk bersamanya.Penyesalan memang selalu datang terakhir, aku hanya bisa merutuki diriku sendiri sekarang.

Ketika rasa sakit menggerogoti hatiku setiap kali teringat senyum dan tawa bahagianya aku hanya bisa menangis.

Ketika sesak memenuhi rongga dada ku setiap kali aku merindukan suaranya dan semua yang ada padanya, aku lagi-lagi hanya bisa menangis.

Aku memang lelaki yang cengeng, tapi air mataku jatuh untuk sebuah alasan yang berharga.Aku kehilangan orang yang ku cintai, bukan kah itu sepadan ?

Tapi kali ini aku akan membuktikannya, aku bisa memperbaiki segalanya meskipun sudah terlambat.Sebuah lagu yang akan mewakili seluruh perasaanku untuknya, sekaligus sebagai persembahan ku hanya untuknya.

Aku mengangkat tanganku dengan mantap, “Aku”

***

Aku meremas kertas dihadapan ku untuk ke sekian kalinya.Aku sudah berkutat berjam-jam di depan meja untuk mengarang sebuah lagu.Tak semudah yang ku bayangkan. -,-a

“Hyung, ini minumlah dulu” Ryeowook menyodorkan segelas teh hangat padaku.Aku menyeruputnya pelan, “Gomawo” ujarku.

Ryeowook duduk disampingku, “Apa hyung perlu bantuan ?” tanyanya.

Aku menghela nafas, “Membuat lagu itu tak semudah yang ku bayangkan ya…Padahal aku benar-benar ingin membuatnya”

“Jangan putus asa hyung, aku yakin hyung pasti bisa…Kalau hyung ingin membuat lagu untuk seseorang, pikirkanlah semua kenangan-kenangan yang pernah hyung lewati dengannya” aku memperhatikan setiap kata yang Ryeowook ucapkan.

“Kalau hyung membuatnya dengan hati, aku yakin hasilnya pasti akan bagus” ujarnya.

“Ne, gomawo Ryeowookie…” ucapku.

Dia berdiri dari sampingku dan berjalan keluar dari kamarku, “Ah! Ya, kalau butuh bantuan aransemen beritahu aku saja…Dan lagipula hyung bisa belajar dari Donghae hyung, dia kan sudah membuat dua lagu yang dia nyanyikan selama Super Show” katanya lagi.

Aku tersenyum, “Ne, nanti aku akan belajar darinya” jawabku.

***

*Donghae’s POV*

Kemana sih si Hyo Ri, kenapa sulit sekali di hubungi ? Padahal aku berencana mengajaknya makan siang setelah latihan ini.

“Ya, hyunnie kemari!” Kyuhyun yang lewat di hadapanku langsung menoleh,

“Ada apa hyung ?” katanya langsung duduk disampingku.

“Kenapa gadismu sulit sekali di hubungi ?” tanyaku.

“Mwo ? Gadisku ? Sungmin hyung ada di dorm kok” jawabnya polos.

PLAK!

“Dasar babo, makanya jangan banyak-banyak main game!Otakmu jadi lamban!”

Kyuhyun mengelus kepalanya, “Kenapa memukulku ? Memang aku ada salah apa ?” tanyanya.

“Maksud ku Hyo Ri !” kataku cepat.Dia terdiam sebentar, “Oh dia sedang sibuk di Beijing sekarang, ada tugas dari perusahaan jadi mungkin sulit untuk dihubungi”

Aku mengangguk, yah padahal aku ingin bertanya soal keberadaan Ji Eun kepadanya.Ternyata dia sedang sibuk di Beijing.

“Ya sudah sana…” ujarku mendorongnya menjauh dariku. “Fishyyy!!!” teriaknya kesal sambil menjulurkan lidah lalu terdiam lagi,

“YAH!Hyung!Dia bukan gadisku!!” teriaknya lagi, salah tingkah.Aku tertawa, dasar sampai kapan dia mau pura-pura seperti ini.Memangnya aku buta tak bisa melihat tatapan matanya saat melihat Hyo Ri.Hyo Ri juga sama bodohnya dengan Kyuhyun, padahal mereka sama-sama saling menyukai tapi kenapa tidak jadian saja ?

“Arraseo, dia memang bukan gadismu…” ujarku.Dia tertawa menang, lalu kembali ke dalam studio. “Tapi dia calon adik ipar kami!” teriakku lagi.

“HYUUUUNGGGG!!”

Aku berlari keluar sebelum Kyuhyun melakukan aksi pembalasan.Sebaiknya aku kembali ke dorm sajalah.Baru saja aku melangkah tiba-tiba ponselku berbunyi, Hyo Ri menelfonku.

“Yobseo ?” jawabku.

“OPPPPPAAAAAAAA” teriaknya membuatku menjauhkan ponselku dari telinga.

“YA!Jangan berteriak, memangnya kau kenapa ?” tanyaku.Dan akhirnya dia mengucapkan dua kata yang bisa membuatku terduduk lemas.

***

*Eunhyuk’s POV*

Kemana si fishy itu, aku sedang butuh bantuannya sekarang! -,-

“HYUKIIEEEEEE” aku menoleh Hae berlari ke arahku dan berhenti tepat di hadapanku. “Ada apa ? Darimana saja kau ? Aku sedang mencarimu!” gerutuku.

“Ada apa mencariku ?” tanyanya.Aku menunjukkan beberapa lembar kertas ke hadapannya. “Bantu aku membuat lagu, aku tak punya inspirasi” pintaku.

Dia terlihat berfikir sejenak, “Hyung….” Kata-katanya menggantung.

“Apa ?” tanyaku.

“Ani, sudahlah lupakan…Aku harus bantu apa ?” tanyanya padaku.Aku mengamati wajahnya, sepertinya ada yang tak beres dengannya.Apa dia sedang ada masalah ?

“Hae-ya, apa kau sedang ada masalah ?” tanyaku.

Dia menggeleng cepat, “Ani, aku hanya bingung kenapa tiba-tiba hyung memutuskan untuk membuat sebuah lagu ?”

Aku terdiam, “Ini lagu untuknya, ceritanya panjang…Nantilah, sekarang yang penting kau harus membantuku bagaimana cara membuat lirik yang bagus” gerutuku.

Donghae terlihat berfikir, “Kalau memang lagu itu untuknya, hyung harus mengingat semua kenangan tentang dirinya…Misalnya kalau lagu ini sebagai permintaan maaf, liriknya harus mengandung makna bahwa hyung benar-benar menyesali semua perbuatan yang telah hyung lakukan” jelasnya panjang lebar.

“Hmm~” aku bergumam sambil berfikir, memutar kembali memori di otakku.Mencari semua kenanganku bersamanya, jangan tanya bagaimana perasaan ku sekarang.Seperti membuat luka di atas luka yang masih belum sembuh benar.Sakit.

“Aku mengerti, terima kasih fishy!” ujarku menepuk pundaknya pelan.

Donghae tersenyum simpul, “Ne, lakukan yang terbaik hyung” ucapnya.

***

Aku mengamati Iphone ku, memperhatikan tanggal yang tertera disana.Tiga adalah hari ulang tahunnya, aku tak mungkin lupa.Aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuknya, tapi bagaimana caranya ? Bahkan keberadaannya tak ku ketahui hingga sekarang.

Lagu yang kubuat sudah ku selesaikan, member yang lain memuji kepiawaan ku.Lagu itu berhasil juga karena bantuan dari Donghae dan Super Junior K.R.Y yang nanti akan melakukan featuring dengan ku.

Aku mengamati seorang bocah lelaki di taman, dia sedang berbicara dihadapan sebuah kamera.Serius, dan kadang tertawa…Memberikan ku sebuah ide, ide yang akan ku buat menjadi sebuah pertunjukkan di Beijing nanti.

***

TBC

segini dloooee~

tebak yo ditebak apa yg Hyo Ri alias saya bilang ke hae~ dua kata aja wkwkwk

Oppa sarangheyo~ ? Hae ganteng ? love you ? :p

tunggulah kelanjutannya nyehehehe~

kamsa kamsa kamsahamnida~ ^^